Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Tim Koboy Papua Pegunungan Kritik Gaya Komunikasi Gubernur: Minta Stop Lempar Tanggung Jawab
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Tanah Papua > Tim Koboy Papua Pegunungan Kritik Gaya Komunikasi Gubernur: Minta Stop Lempar Tanggung Jawab
Tanah Papua

Tim Koboy Papua Pegunungan Kritik Gaya Komunikasi Gubernur: Minta Stop Lempar Tanggung Jawab

admin
Last updated: July 3, 2025 16:26
By
admin
Byadmin
Follow:
2k Views
1 year ago
Share
SHARE

Wamena, nirmeke.com — Tim Relawan Koboy Befa-Natan Papua Pegunungan mengkritik gaya komunikasi dan sikap Gubernur Papua Pegunungan, menyebutnya tidak etis dan cenderung kekanak-kanakan dalam merespons aksi demonstrasi para pencari kerja (Pencaker).

Iklan Nirmeke

Hal itu disampaikan dalam jumpa pers di Wamena, Kamis (3/7/2025).

Ketua Tim Koboy Papua Pegunungan menegaskan bahwa Gubernur seharusnya tidak menuding pihak tertentu sebagai dalang aksi tanpa dasar dan bukti yang jelas.

“Pencaker yang demo itu sebagian besar justru adalah relawan Jones sendiri. Tapi kenapa Gubernur malah sibuk menuding pihak lawan politik tanpa data?” ujarnya.

Pernyataan Gubernur dalam beberapa kesempatan dinilai tidak mencerminkan wibawa dan etika seorang pemimpin, bahkan dianggap menyudutkan dan menyinggung nama baik Befa-Natan. Tim Koboy menyebut ini sudah terjadi hingga kedua kali.

Baca Juga:  Ribuan Masyarakat Lapago Sambut Gubernur dan Wakil Gubernur Pertama Papua Pegunungan

“Kami minta Gubernur koreksi sikap dan etika dalam berkomunikasi di ruang publik. Jangan terus-menerus menyebut kami sebagai pengganggu. Ini sudah kali kedua kami disebut-sebut seolah dalang demonstrasi. Kalau berlanjut, kami akan tempuh jalur hukum dan budaya,” tegasnya.

Tim Koboy juga menyesalkan sikap Gubernur yang terkesan lepas tangan dalam menghadapi tuntutan para pencaker, termasuk saat mereka meminta dialog resmi.

“Relawan sendiri minta waktu dialog, tapi malah dibungkam. Pencaker minta penjelasan langsung dari mulut Bapak Gubernur, tapi diarahkan ke Penjabat Gubernur. Ini namanya cuci tangan, bukan pemimpin,” kata Ketua Tim Koboy.

Dalam pernyataannya, Tim Koboy meminta Gubernur John Tabo, untuk berhenti melihat rakyat hanya dari kacamata politik. Mereka mengingatkan bahwa proses politik telah selesai sejak Mahkamah Konstitusi menetapkan Jones sebagai Gubernur terpilih Papua Pegunungan periode 2025–2029.

Baca Juga:  Menolak Lupa, 24 Tahun Biak Berdarah (Refeleksi)

“Kami tim Befa-Natan tidak pernah memprovokasi rakyat seperti yang dituduhkan. Kalau masih juga menuduh kami jadi pengganggu, maka kami akan menuntut secara hukum dan budaya. Kami ini justru pendukung pembangunan di provinsi ini,” jelasnya.

Sebagai penutup, Tim Koboy menegaskan bahwa mereka mendukung penuh kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur untuk membangun Papua Pegunungan selama lima tahun ke depan. Namun, mereka meminta pemimpin daerah bersikap bijak dan tidak terus-menerus menuding pihak lain sebagai penghambat kerja pemerintahan.

“Kami dukung 100 persen, tapi juga minta dihargai. Kami bukan lawan, dan kami bukan pengganggu. Pemimpin seharusnya merangkul, bukan memusuhi rakyat dan relawannya sendiri,” pungkasnya.(*)

Related

You Might Also Like

Keluarga dan Kuasa Hukum: Penembak Tobias Harus Dipecat dan Dihukum Berat

8 Warga Sipil Jadi Korban Operasi Militer Dalam Misi Selamatkan Pilot Susi Air

Aksi Lukatok Ketiga Untuk Membangun Gereja Manusia

Untuk Membangun Gereja Manusia, Umat Yogonima Gelar Lukatok Kelima

HMPJ Jayapura Desak Pemerintah Hentikan Sementara Proyek CSR di Usilimo, Cegah Konflik Horizontal

TAGGED:Demo Pencaker Provinsi Papua PegununganJohn Tabo – Ones PahabolTim Relawan Koboy Befa-Natan Papua Pegunungan

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Dinas Pertanian Jayawijaya Dorong BUMD Serap Hasil Petani dan Tekan Inflasi di Papua Pegunungan
Next Article Pemkab Lanny Jaya Teken MoU Rp6 Miliar dengan KAPP untuk Dukung UMKM Lokal
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

HUT HMPT ke-22, KPA Tolikara Edukasi Mahasiswa tentang HIV/AIDS
Kesehatan Pendidikan
7 minutes ago
Pencaker Papua Pegunungan Desak Pemprov Beri Kejelasan Nasib CPNS Formasi 2024
Papua Pegunungan
18 hours ago
Mardi Hiluka Kembali Pimpin KNPB Wilayah Balim-Wamena
Tanah Papua
18 hours ago
Sengketa Tanah Aikima Lebih 30 Tahun, Warga Khawatir Konflik Adat Meluas
Papua Pegunungan
18 hours ago
Baca juga
HeadlineKesehatanTanah Papua

Kelaparan Berulang Memakan Korban Jiwa di Papua

3 years ago
Catatan Aktivis PapuaTanah Papua

Gereja Main Tambang?

2 years ago
Tanah Papua

Carateker KNPI Jayawijaya Gelar Rapat Bersama OKP dan Cipayung

3 years ago
InfrastrukturTanah Papua

7 Tahun Tak Nikmati Dana Desa, Warga Wakunyama Desak Bupati Yahukimo Ganti Kepala Kampung

1 year ago
HeadlineTanah Papua

MRP Minta Aparat Keamanan Persuasif Dalam Melakukan Penyisiran di Daerah Pegunungan

4 years ago
Siaran PersTanah Papua

Siaran Pers: Pernyataan Sikap KNPB, Garda-P, dan GempaR P Peringati Hari Pengungsi Sedunia

3 years ago
LingkunganTanah Papua

Benny Mawel Ajak Mahasiswa Jayawijaya Jaga Tanah Adat

2 years ago
LingkunganSiaran PersTanah Papua

WALHI Papua Tolak Perpanjangan IUPK Freeport, Sebut Negara Abaikan Hak Masyarakat Adat

7 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?