Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Dinas Pertanian Jayawijaya Dorong BUMD Serap Hasil Petani dan Tekan Inflasi di Papua Pegunungan
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Ekonomi & Bisnis > Dinas Pertanian Jayawijaya Dorong BUMD Serap Hasil Petani dan Tekan Inflasi di Papua Pegunungan
Ekonomi & Bisnis

Dinas Pertanian Jayawijaya Dorong BUMD Serap Hasil Petani dan Tekan Inflasi di Papua Pegunungan

admin
Last updated: July 3, 2025 15:32
By
admin
Byadmin
Follow:
325 Views
1 year ago
Share
SHARE

Wamena, nirmeke.com — Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Hendrik Tetelepta, menyatakan bahwa penguatan sektor pertanian lokal sangat penting untuk menjaga ketahanan pangan serta menekan laju inflasi di wilayah Papua Pegunungan.

Iklan Nirmeke

“Dengan menanam, kita menjaga ketahanan pangan di masing-masing daerah,” ujar Hendrik dalam keterangannya, saat kegiatan panen padi bersama di Kampung Pipukmo, Distrik Hubikosi, Kabupaten Jayawijaya, pada Jumat, (27/6/ 2025).

Menurutnya, tantangan terbesar saat ini bukan hanya produksi, melainkan pemasaran hasil pertanian. Banyak petani lokal mengeluh karena hasil panen mereka tidak laku di pasaran, akibat persaingan harga dengan produk pertanian dari luar daerah.

“Kami tanam, kami bawa ke pasar, tapi tidak laku. Harga kami bersaing dengan produk luar. Ini menjadi masalah serius bagi petani lokal,” kata Hendrik.

Baca Juga:  Hadiri Expo Kopi Papua 2023, Ini Harapan Petani Kopi Asal Pegunungan Bintang

Menjawab persoalan tersebut, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya bersama pemerintah dari 8 kabupaten lainnya di Papua Pegunungan tengah mendorong pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam program 100 hari kerja. Tujuannya adalah menyerap hasil-hasil pertanian lokal dan memperkuat sistem distribusi agar petani tidak terus dirugikan.

“BUMD ini nantinya akan mengakomodasi persoalan pemasaran, menyerap produk pertanian masyarakat, dan memperkuat posisi tawar petani lokal,” jelasnya.

Hendrik menambahkan bahwa saat ini sektor pertanian merupakan komoditas unggulan di Wamena. Oleh karena itu, kapasitas produksi dari kelompok tani perlu ditingkatkan agar mampu mencukupi kebutuhan pangan di delapan kabupaten dalam wilayah Provinsi Papua Pegunungan.

Baca Juga:  Mahasiswa KKN Gandeng Dinas Terkait Tingkatkan Produksi Daun Bawang di Kampung Walelagama

Beberapa komoditas yang menjadi fokus pemerintah dalam menekan inflasi adalah bawang putih, bawang merah, cabai, dan bayam. Komoditas tersebut mengalami kenaikan harga signifikan akibat rendahnya ketersediaan produk lokal di pasar.

“Komoditas itu kini menjadi penyumbang inflasi terbesar di Papua Pegunungan, dan Jayawijaya menjadi indikator utama inflasi untuk delapan kabupaten lainnya,” pungkas Hendrik

Pemerintah daerah berharap kolaborasi lintas dinas serta pembentukan BUMD dapat menjadi solusi konkret bagi petani lokal, sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di wilayah pegunungan tengah Papua.(*)

Pewarta: Aguz Pabika

Related

You Might Also Like

Kadis Perindagkop Papua Pegunungan Kunjungi Kebun Kopi Nirmeke di Umpakalo, Dukung Usaha Petani Lokal

Pemkab Lanny Jaya Teken MoU Rp6 Miliar dengan KAPP untuk Dukung UMKM Lokal

Gelar Raker I HP-OAPP, Orang Asli Papua Diajak Jadi Pelaku Bukan Penonton

Bupati dan Wakil Bupati Yahukimo Resmikan Kolam Pemancingan & Wisata Deneru di Dekai

Isu Biaya Bengkel Rp20 Juta, Pemkab Yahukimo Turun Tangan

TAGGED:emerintah Kabupaten JayawijayaHendrik TeteleptaKelompok Tani JayawijayaKepala Dinas Pertanian Kabupaten JayawijayaTekan Inflasi di Papua Pegunungan

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Tim Coboy Papua Pegunungan Klarifikasi dan Tegaskan Tak Terlibat Aksi Pencaker di Kantor Gubernur
Next Article Tim Koboy Papua Pegunungan Kritik Gaya Komunikasi Gubernur: Minta Stop Lempar Tanggung Jawab
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Pencaker Papua Pegunungan Desak Pemprov Beri Kejelasan Nasib CPNS Formasi 2024
Papua Pegunungan
4 hours ago
Mardi Hiluka Kembali Pimpin KNPB Wilayah Balim-Wamena
Tanah Papua
4 hours ago
Sengketa Tanah Aikima Lebih 30 Tahun, Warga Khawatir Konflik Adat Meluas
Papua Pegunungan
4 hours ago
Weragin Wanimbo Dilantik sebagai Ketua Sektor KNPB Jileme
Tanah Papua
6 hours ago
Baca juga
Ekonomi & BisnisPapua Pegunungan

Kelompok Tani Sukunauak-Welasomon Blok D Keluhkan Hama dan Irigasi, 11 Hektare Sawah di Walelagama Terancam

4 weeks ago
Ekonomi & BisnisPariwisataTanah Papua

Pertama Kali Tiket Masuk FBLB Diberlakukan, Warga: Ini Festival Budaya atau Ajang Bisnis?

1 year ago
Ekonomi & BisnisPapua Pegunungan

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Papua Pegunungan Dorong Warga Lanny Jaya Kembangkan Pertanian

3 months ago
Ekonomi & BisnisPapua Pegunungan

Mama-Mama Pasar Potikelek Tolak Bantuan Sembako Wapres, Minta Modal Usaha Sesuai Janji

8 months ago
Ekonomi & BisnisSiaran PersTanah Papua

Setahun Tanpa Kepastian, Mama-Mama Papua Desak Gubernur Papua Selatan Segera Bangun Pasar

1 year ago

Melalui Muscab Ke-VI, Fred Huby Kembali Pimpin Gapensi Kabupaten Jayawijaya

4 years ago
Ekonomi & BisnisPapua Pegunungan

Dari Mimbar ke Sawah, Pendeta Yop Oagai Bangun Lumbung Pangan Papua Pegunungan

2 months ago
Ekonomi & BisnisPapua Pegunungan

Koperasi Papua Pegunungan Mulai Bergerak, Alpius Yigibalom: Dana Otsus Harus Menyentuh Langsung Masyarakat

2 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?