Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Masyarakat Wouma Geram Dengan Pernyataan Lenis Kogoya Yang Ingin Siapkan Lapangan Perang di Wouma Atas
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Tanah Papua > Masyarakat Wouma Geram Dengan Pernyataan Lenis Kogoya Yang Ingin Siapkan Lapangan Perang di Wouma Atas
Tanah Papua

Masyarakat Wouma Geram Dengan Pernyataan Lenis Kogoya Yang Ingin Siapkan Lapangan Perang di Wouma Atas

Vekson Aliknoe
Last updated: March 5, 2023 15:56
By
Vekson Aliknoe
624 Views
4 years ago
Share
SHARE

Wamena, nirmeke.com – Masyarakat Wouma kabupaten Jayawijaya bersama para tokoh adat, tokoh gereja serta tokoh pemerintah wilayah distrik Wouma dan 7 kepala kampung mengecam keras stagmen yang dikeluarkan Lenis Kogoya tanggal 30 Mei 2022 dimana ia siapkan lokasi perang di kali Uwe distrik Wouma bagian atas.

Iklan Nirmeke

Penias Matuan mewakili masyarakat Wouma yang adalah pemilik tanah Wouma, terdiri dari beberapa klen atau marga yang ada di wilayah Wouma, menolak dengan tegas tentang stekmen atau narasi yg di keluarkan oleh seorang Lenis Kogoya.

“Maka Kami dengan tegas menolak pernyataan itu, karena Wouma bukan tempat perang, dan Wouma juga bukan tempat yang tidak di huni oleh manusia, tetapi Wouma adalah tempat yang di tempati oleh manusia yang sama seperti manusia-manusia lain yang ada di seluruh tanah lembah Balim. Lenis Kogoya anda tidak bisa bicara seenaknya di media karena kami orang asli Wouma pun tidak bisa merencanakan atau merancang untuk melakukan kegiatan model apapun di bapak punya tempat,” tegasnya.

Baca Juga:  FPD Yahukimo Minta KPU Bersikap Transparan Laksanakan Pleno Tingkat Distrik Dekai Kota

Karena masyarakat Wouma juga meng-ingat tanggapan dari pemerintah daerah (wakil bupati) pada aksi penolakan deklarasi DOB, bahwa APBD pemerintah daerah bukan untuk membayar kepala manusia, cukup kejadian kemarin di Wouma.

“Lenis Kogoya anda tidak bisa menjadikan wilayah administrasi pemerintahan Jayawijaya sebagai tempat atau lapangan perang,” tegas masyarakat.

Maka masyarakat Wouma menghimbau kepada seluruh maserakat Wouma untuk selalu menjaga kestabilan situasi keamanan di wilaya Wouma secara bersama-sama. Masyarakat Wouma hingga saat ini masih trauma dengan perang suku yang terjadi beberapa bulan lalu yang telah megorbankan harta benda warga setempat.

Baca Juga:  Ini Alasan PRP Se Lapago Tidak Lakukan Aksi Demo Damai Hari Ini

Masyarakat Wouma juga menuntut dengan tegas, kepada Lenis Kogoya untuk segera mencabut pernyataan atau stekmen yang sudah anda keluarkan di media massa pada tanggal 30 Mei 2022.

Sebelumnya ketua Lembaga Masyarakat Adat Lenis Kogoya meminta kepada masyarakat Jayawijaya, pedagang dan angkot dan ojek untuk tak beroperasi pada saat pelaksanaan Peringatan 1 juni karena karena akan ada masa ingin akan melakukan atraksi di lapangan pendidikan Wamena.

Lenis memastikan akan tindak tegas apabila ada yang mengganggu, pastinya ia akan ditahan dan dikurung bersama ular,artinya kalau ganggu sama saja bunuh diri.

“Kalau ada yg mengganggu atau main kekerasan tempatnya saya sudah siapkan di kali uwe distrik wouma bagian atas, kalian mau perang disana, di kota tidak boleh ada perang,” kutip kata Lenis. (*)

Pewarta : Agus Pabika

Editor :

Related

You Might Also Like

Ikatan Keluarga Saireri Perkuat Persatuan Lewat Sosialisasi Empat Pilar MPR

Breaking News: Massa Boikot Jalan dan Duduki Polres Sorong Tolak Pemindahan 4 Tapol Papua ke Makassar

Pemkab Lanny Jaya Salurkan 5 Ton Beras untuk Korban Banjir di Tiga Distrik

Di Puncak Jaya, Oknum Polisi Tembak Mati ODGJ Karena Bawa Senapan Angin

Eskalasi Kekerasan di Papua Terus Meningkat, Mahasiswa Jayawijaya Kritik Kinerja Ketua DPR Papua

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Pagi tadi, Bendera Bintang Kejora Berkibar di Pasar Sinakma Wamena
Next Article Intan Jaya Bukan Tanah Tak Bertuan, Stop Eksploitasi Tambang Blok Wabu
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

KNPB Serukan Konsolidasi Terbuka, Soroti Situasi Darurat Kemanusiaan di Papua
Polhukam Siaran Pers Tanah Papua
2 weeks ago
LBH Papua Merauke Minta Presiden Hentikan Pelibatan TNI dalam Sengketa Tanah Adat Marga Kamuyend
Lingkungan Nasional Siaran Pers Tanah Papua
2 weeks ago
Bupati Yunus Wonda Minta Warga Stop Berkebun di Kawasan Cagar Alam Cyclop
Uncategorized
2 weeks ago
Serangan Drone Bom di Nduga, Tiga Anggota TPNPB Gugur
Polhukam Tanah Papua
2 weeks ago
Baca juga
Tanah Papua

HUT ke-69 Kota Wamena: Pemerintah Dorong Percepatan Pembangunan, Warga Titip Harapan Baru

6 months ago
HeadlineTanah Papua

LBH Papua Akan Layangkan Gugatan Hukum Terhadap Aduan Korban Perampasan Lahan Masyarakat Adat di Wamena

3 years ago
Tanah Papua

Plt Kepala Dinas PU Papua Pegunungan Diprotes: 100 Hari Tak Pernah Masuk Kantor, Kami Palang!

10 months ago
Tanah Papua

Tindakan Polisi Terhadap Pdt. Benny Giay Merusak Citra Indonesia di Mata Dunia

5 years ago
Tanah Papua

FPMN Ajak Masyarakat Sukseskan Pesta Demokrasi 2024 di Papua Pegunungan Tanpa Miras dan Napza

2 years ago
ArtikelTanah Papua

Mengenal Pos Misi Katolik Pertama di Papua

10 months ago
PolhukamTanah Papua

Pemerintah Dinilai Abai, Mahasiswa Nduga Tuntut Penanganan Segera Banjir Bandang Meborok

7 months ago
HeadlineTanah Papua

Vonis Lukas Enembe Akan Dibacakan 9 Oktober Mendatang

3 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?