Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Di Wamena, TNI Backup Pembongkaran Paksa Lahan Perkebunan Milik Masyarakat
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Headline > Di Wamena, TNI Backup Pembongkaran Paksa Lahan Perkebunan Milik Masyarakat
HeadlineTanah Papua

Di Wamena, TNI Backup Pembongkaran Paksa Lahan Perkebunan Milik Masyarakat

admin
Last updated: June 8, 2023 09:00
By
admin
Byadmin
Follow:
2k Views
3 years ago
Share
Aparat TNI dari Kodim 1702 Jayawijaya sedang backup alat berat saat pembongkaran lahan perkebunan di Wouma - Istimewa
SHARE

Wamena, nirmeke.com – Meski lokasi penempatan kantor Gubernur Provinsi Papua Pegunungan di Wouma masih bermasalah, Pemerintah dibekap aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI) di bawah pimpinan Dandim 1702 Jayawijaya terus lakukan pembongkaran paksa lahan perkebunan warga.

Iklan Nirmeke

Benyamin Lagowan, mewakili masyarakat adat Wouma menyesalkan tindakan Dandim 1702 Jayawijaya yang menurunkan anggota TNI bersenjata lengkap membackup proses pembongkaran paksa lahan perkebunan warga.

“Kami menyesalkan bekapan penuh pak Atenius Murib selaku Dandim 1702 Jayawijaya di lapangan sejak hari pertama pembongkaran lahan hingga hari terakhir dengan kekuatan militer seakan sambil menekan masyarakat pemilik hak ulayat khususnya yang kontra dengan moncong senjata,” ujar Benyamin.

Aparat TNI dari Kodim 1702 Jayawijaya sedang backup alat berat saat pembongkaran lahan perkebunan di Wouma – Istimewa

Lagowan juga mempertanyakan kepentingan Dandim 1702 Jayawijaya yang ngotot membackup proses pembongkaran lahan, seakan TNI memiliki tupoksi mengintervensi urus sipil.

“Jangan sampai kehadiran TNI ada muatan kepentingan lain, menekan dan meneror warga dengan kekuatan militer guna merampas lahan masyarakat untuk kemudian dialihfungsikan menjadi pusat perkantoran di Wouma, padahal nyatanya hingga saat ini lokasi tersebut sedang bermasalah,” ujarnya.

Baca Juga:  Perkuat Basis Gerakan Perlawanan, Sekretariat KNPB Wilayah Yalimo Diresmikan

Lanjutnya, masyarakat adat dari tiga Aliansi Wouma, Welesi dan Assolokobal merasa sangat kecewa dengan sikap pak Atenius Murib selaku Dandim 1702 Jayawijaya.

“Anak adat asli pertama putra Lapago yang berpangkat letnan kolonel tapi sudah bertindak tidak proporsional sebagai pelindung rakyat, yang mestinya tidak perlu terpengaruh urusan sipil bermotif balas dendam perang suku yang dilakukan pihak Welesi bersama aliansi afiliasinya (terhadap suku Mukoko di Wouma) ,” beber Lagowan.

Benyamin menganggap proses pembongkaran paksa lahan tersebut sebagai bentuk pengulangan Pepera jilid 2 atas suku Wio Mukoko. Dimana orang tua kami dulu kehilangan tanah-tanah adat mereka karena (ditipu) sehingga menukar dengan kapak, parang, panci kuali, garam, senter, beras dan lainnya.

Atenius Murib selalu Dandim 1702 Jayawijaya di lapangan sejak hari pertama pembongkaran lahan sedang memberikan keterangan – Istimewa

“Setelah 60 tahun para orang tua dan kami sekolah hal buruk tersebut masih terjadi. Tanah komunal sisa yang menjadi harapan kami satu-satunya, namun sekarang dicaplok dan dirampas dengan iming-iming jabatan yang ilusif dengan backupan penuh kekuatan militer melalui politik representase palsu, memanfaatkan orang-orang kami sendiri untuk membungkam masyarakat adat sebagai pemilik hak ulayat,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemda Jayawijaya Sudah Sediakan Lokasi Kantor Gubernur Tapi Bukan di Welesi

Bonny Lanni Pemula Welesi menyayangkan sikap otoriter Wamendagri dan Dandim 1702 Jayawijaya berserta beberapa oknum kepala suku dalam proses pembongkaran paksa lahan perkebunan warga di kampung Logon Owa Wouma, padahal lokasi penempatan kantor Gubernur masih terjadi pro dan kontra di tengah masyarakat tiga aliansi Welesi, Wouma dan Assolokobal.

“Pemerintah bukannya membuka ruang audiens mempertemukan pihak pro dan kontra malahan sekarang dihadapkan dengan kekuatan militer TNI bersenjata lengkap membackup proses pembongkaran, bukan menyelesaikan masalah malahan memperkeruh suasana disana,” tegasnya.

Bonny menghawatirkan proses penyerahan lahan tidak melibatkan seluruh kepala suku dan pemilik hak ulayat dampaknya akan menimbulkan konflik horizontal diantara masyarakat pro dan kontra di tiga aliansi sebab mereka bersuara karena hak kuasa atas lahan tersebut.(*)

Related

You Might Also Like

Terkait Polemik Kursi Agama MRP, Ini Tangapan Wamendagri Wempi Wetipo

Ketua DPR Papua Pegunungan Minta APBD-P 2026 Diprioritaskan untuk Korban Bencana

Lebih dari 500 Warga Lanny Jaya Nobar Film Dokumenter Pesta Babi, Serukan Jaga Tanah dan Masa Depan Papua

Masyarakat Adat dan Korban PSN di Papua hingga Nusantara Gugat UU Cipta Kerja ke MK

Sengketa Tanah Aikima Lebih 30 Tahun, Warga Khawatir Konflik Adat Meluas

TAGGED:Dandim 1702 Jayawijayapembangunan kantor Gubernur Papua Pegunungan di WelesiPro Kontra Lokasi Pembangunan Kantor Gubernur Provinsi Papua PegununganWamendagri John Wempi Wetipo

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Press Release: Hentikan Diskriminasi Terhadap Keluarga Korban Mutilasi di Timika
Next Article Penetapan Calon Anggota MRP Pokja Adat di Jayawijaya Sarat Kepentingan Panpel
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

GAMKI Lanny Jaya Gelar Rakercab dan Mahaperta, Pemuda Diajak Berperan dalam Pembangunan
Papua Pegunungan
5 days ago
Panitia PAB Serahkan 24 Anggota Baru kepada Pengurus IPMPKDPT
Pendidikan
5 days ago
Hamka Yelipele Dilantik sebagai Anggota MRP Papua Pegunungan, Keluarga Gelar Syukuran
MRP Papua Pegunungan
6 days ago
Markus Haluk Tekankan Pentingnya Budaya, Iman, dan Literasi Digital bagi Generasi Muda
Pendidikan
1 week ago
Baca juga
PolhukamTanah Papua

TPNPB: Warga Imigran Indonesia dan Orang Papua Diminta Jaga Jarak dengan Aparat Militer di Wilayah Konflik

2 months ago
Papua Pegunungan

Pemprov Papua Pegunungan Salurkan Bantuan Tahap Ketiga untuk Korban Kebakaran di Tolikara

8 months ago
Tanah Papua

Menelusuri Sejarah Perkembangan Misi Katolik di Hugulama

3 years ago
Gubernur terpilih Provinsi Papua Pegunungan, John Tabo – Ones Pahabol
Tanah Papua

Breaking News: Final Putusan MK Pasangan John Tabo – Ones Pahabol Menang

2 years ago
ArtikelCatatan Aktivis PapuaPapua Pegunungan

Aktivis Soroti Lemahnya Pengawasan Dana Otsus di Papua Pegunungan

2 months ago
Papua Pegunungan

Kemarau Panjang, Kepala Distrik Libarek Imbau Warga Hentikan Pembakaran Lahan dan Hutan

2 months ago
Pemkab Lanny JayaTanah Papua

Bupati Lanny Jaya Serahkan Bantuan Beras 61 Ton untuk 5 Distrik

1 year ago
LingkunganTanah Papua

Walhi Papua Menolak Deforestasi Hutan Adat Papua Atas Nama Pangan Nasional

1 year ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?