Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: KNPB Mnukwar Peringati 46 Tahun Manifesto Politik Papua, Serukan Referendum dan Penghentian Militerisasi
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Tanah Papua > KNPB Mnukwar Peringati 46 Tahun Manifesto Politik Papua, Serukan Referendum dan Penghentian Militerisasi
Tanah Papua

KNPB Mnukwar Peringati 46 Tahun Manifesto Politik Papua, Serukan Referendum dan Penghentian Militerisasi

admin
Last updated: December 2, 2025 11:00
By
admin
Byadmin
Follow:
27 Views
10 months ago
Share
SHARE

Manokwari, nirmeke.com — Badan Pengurus Wilayah Komite Nasional Papua Barat (BPW KNPB) Mnukwar memperingati 46 Tahun Manifesto Politik Bangsa Papua, sebuah momentum yang menurut organisasi tersebut menjadi pengingat perjalanan sejarah politik Papua dan persoalan yang mereka nilai belum terselesaikan hingga saat ini.

Iklan Nirmeke

Dalam kegiatan peringatan tersebut, KNPB Mnukwar menyampaikan pandangan historis mengenai identitas Papua sebagai bagian dari rumpun Melanesia, yang memiliki ratusan suku dan bahasa. Mereka menegaskan bahwa Papua memiliki sejarah pembentukan identitas kebangsaan sendiri melalui Nieuw Guinea Raad, termasuk penetapan nama Republik Papua Barat, Bendera Bintang Fajar, dan Lagu Kebangsaan Hai Tanahku Papua.

KNPB juga menyoroti kembali deklarasi Manifesto Politik Papua yang diumumkan pada 1 Desember 1961 oleh Komite Nasional Papua (KNP), yang dianggap sebagai tonggak penting bagi aspirasi politik masyarakat Papua saat itu.

Baca Juga:  Penolakan Keanggotaan West Papua oleh MSG dan Jalan yang Harus Ditempuh Oleh Rakyat Papua

Dalam pernyataannya, KNPB Mnukwar menilai bahwa dinamika politik internasional pada masa itu—melibatkan Belanda, Amerika Serikat, dan Indonesia—ikut mempengaruhi status Papua. Mereka menyebut Papua kemudian dianeksasi pada 1 Mei 1963, yang menurut mereka menjadi awal dari konflik politik dan pelanggaran HAM yang berlanjut hingga kini.

Organisasi tersebut menegaskan bahwa Papua tidak pernah menjadi bagian dari wilayah yang disebutkan dalam proklamasi kemerdekaan Indonesia, dan karena itu mereka menilai integrasi Papua ke Indonesia masih memiliki persoalan mendasar.

Baca Juga:  Tanpa Libatkan Pemilik Ulayat, 55 Hektar Lahan di Klaim Sepihak Pihak Bandara Sentani

Pada akhir kegiatan, KNPB Mnukwar mengeluarkan empat poin pernyataan sikap yang mereka nilai sebagai jalan penyelesaian damai atas konflik Papua:

  1. Mendorong referendum sebagai solusi damai untuk menentukan masa depan politik Papua.
  2. Meminta Presiden RI menarik pasukan TNI non-organik dari tanah Papua.
  3. Mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk melakukan intervensi dan pengawasan di Papua.
  4. Meminta Polri, khususnya Polda Papua dan Papua Barat, menghentikan kriminalisasi terhadap KNPB dan organisasi lain yang bekerja dalam isu HAM.

Ketua BPW KNPB Mnukwar, Alexander Nekenem, menegaskan bahwa seruan tersebut disampaikan dalam kerangka penyelesaian konflik secara damai.(*)

Pewarta: Grace Amelia

Related

You Might Also Like

Pater Bernardus Bofitwos Baru Ditunjuk Jadi Uskup Timika Setelah 5 Tahun Kosong

KNPB Serukan Konsolidasi Terbuka, Soroti Situasi Darurat Kemanusiaan di Papua

MRP Papua Pegunungan Usulkan Frans Pigome Jadi Presiden PT Freeport Indonesia

Wakil Gubernur Papua Pegunungan Ajak Warga Yalimo Bangkit Pasca Kerusuhan: “Tidak Boleh Ada Rasisme”

MRP Papua Pegunungan Dukung Kebijakan Pemkab Jayawijaya Berantas Miras dan Narkoba

TAGGED:46 Tahun Manifesto Politik Bangsa PapuaBPW KNPB Mnukwar

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Peringatan 1 Desember di Wamena: KNPB Serukan Pendidikan Perlawanan dan Persatuan Generasi Papua
Next Article Aliansi Mahasiswa Papua Peringati 64 Tahun Deklarasi 1 Desember, Kritik Kebijakan Negara dan Soroti Akar Konflik di Papua
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

24 Pemain Lolos Seleksi, Wamena United Putri Bidik Juara Liga Pertiwi 2026
Olaraga
3 days ago
Hak Kesulungan Politik Sebagai Simbol Dalam Kontekstasi Politik
Artikel
3 days ago
HIPMAS Papua Pegunungan Dorong Pengusaha Muda OAP Jadi Penggerak Ekonomi
Ekonomi & Bisnis Papua Pegunungan Tanah Papua
3 days ago
Jeda El Niño, Anton Wetipo Dorong Pemerintah Normalisasi Sungai Baliem
Papua Pegunungan
4 days ago
Baca juga
Tanah Papua

Nahor Nekwek, Resmi Menjabat Ketua DPC Gerindra Kabupaten Yalimo

3 years ago
PolhukamTanah Papua

Terpidana Pembunuhan Tobias Silak di Yahukimo Diduga Bebas Berkeliaran di Polres Jayawijaya, Aparat Disorot

8 months ago
Tanah Papua

PJ Bupati Lanny Jaya Minta Inspektorat Pantau Keaktifan Pimpinan OPD Ditempat Tugas

2 years ago
Tanah Papua

Atenius Murib: Kemenangan MURNI Kado Natal untuk Rakyat Jayawijaya

2 years ago
PolhukamTanah Papua

Aliansi Pelajar Se-Yahukimo Gelar Diskusi Peringati 7 Tahun Peristiwa Rasisme 2019

1 year ago
Papua Pegunungan

Masyarakat Adat Aikima Tolak 70 Sertifikat, Tuntut Tanah Ulayat Dikembalikan

1 week ago
Tanah Papua

Masyarakat Adat Tiga Distrik di Wamena Tolak Pembangunan KIPP di Lahan Perkebunan Rakyat

1 year ago
Tanah Papua

15 Februari, Jemaat GB Imanuel Toladan Sentani Gelar Pemilihan Badan Pelayanan 2026–2030

8 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?