Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Masyarakat Adat Tiga Distrik di Wamena Tolak Pembangunan KIPP di Lahan Perkebunan Rakyat
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Tanah Papua > Masyarakat Adat Tiga Distrik di Wamena Tolak Pembangunan KIPP di Lahan Perkebunan Rakyat
Tanah Papua

Masyarakat Adat Tiga Distrik di Wamena Tolak Pembangunan KIPP di Lahan Perkebunan Rakyat

admin
Last updated: July 29, 2025 16:07
By
admin
Byadmin
Follow:
1.6k Views
1 year ago
Share
SHARE

Wamena, nirmeke.com — Solidaritas Masyarakat Adat dari tiga distrik di Kabupaten Jayawijaya, yaitu Wouma, Welesi, dan Assolokobal, secara tegas menolak rencana penempatan lahan pembangunan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua Pegunungan (P3) di atas lahan perkebunan rakyat.

Iklan Nirmeke

Penolakan ini telah berlangsung sejak Juli 2022 hingga Mei 2025. Masyarakat menilai bahwa lahan yang direncanakan menjadi lokasi KIPP merupakan wilayah subur yang menjadi sumber kehidupan utama bagi ribuan warga dari berbagai suku, termasuk Lani, Yali, Mee, dan Ndugama.

“Lahan ini bukan tanah tandus atau berbukit yang tidak bisa ditanami. Ini adalah tanah datar dan subur yang selama ini menjadi tumpuan hidup kami,” demikian pernyataan tertulis Solidaritas Masyarakat Adat Wouma, Welesi, dan Assolokobal, yang diterima media, Jumat (2/5).

Menurut warga, lahan tersebut telah dimanfaatkan secara turun-temurun untuk menanam petatas, keladi, singkong, jagung, tebu, dan berbagai jenis tanaman pangan lainnya. Hasil panen dimanfaatkan untuk konsumsi keluarga serta dijual untuk memenuhi kebutuhan pendidikan, kesehatan, dan kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:  Sekolah Adat Siap Kolaborasi dengan Program Sekolah Rakyat Presiden Prabowo

“Jika lahan ini dijadikan kawasan perkantoran, lalu dari mana anak cucu kami makan? Kebun ini adalah kantor kami, dan bertani adalah profesi kami,” tegas mereka.

Penolakan tersebut semakin menguat setelah masyarakat menyaksikan video kunjungan Gubernur Papua Pegunungan ke lokasi rencana pembangunan di wilayah perbatasan Wouma dan Welesi. Menyikapi hal ini, solidaritas masyarakat adat menyampaikan empat poin rekomendasi:

  1. Meminta kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Pegunungan agar tidak membangun KIPP di atas lahan garapan masyarakat Wouma, Welesi, dan Assolokobal.
  2. Mendesak Majelis Rakyat Papua (MRP) dan DPR Provinsi Papua Pegunungan untuk menentukan lokasi KIPP yang lebih strategis dan tidak bermasalah secara sosial.
  3. Mengajak pimpinan gereja dan tokoh agama, termasuk Uskup Keuskupan Jayapura, Dewan Gereja Papua (DGP), dan Ketua Sinode dari berbagai denominasi, untuk mengadvokasi persoalan ini sebagai isu kemanusiaan dan keadilan.
  4. Memohon dukungan lembaga-lembaga independen seperti AlDP, LBH Papua, SKPKC Fransiskan Papua, serta Komnas HAM untuk melakukan analisis dan memberikan pertimbangan kepada pemerintah.
Baca Juga:  MRP Sebut 20 Kewenangan di UU Otsus Papua Tak Dijalankan Negara

Pernyataan sikap ini ditandatangani oleh perwakilan masyarakat di Wamena, Jayapura, dan Jakarta sebagai bentuk konsistensi perjuangan mereka menyelamatkan lahan pertanian rakyat.

Pernyataan sikap ini ditandatangani oleh perwakilan masyarakat dari tiga wilayah, yaitu:

  • Wamena:
    Bonny Lanny (perwakilan Distrik Welesi)
    Manu Ikinia (perwakilan Distrik Wouma)
  • Jayapura:
    Melki Wetipo (perwakilan Distrik Wouma)
    Jasman Yaleget (perwakilan Distrik Welesi)
  • Jakarta:
    Meki Wetipo (perwakilan Distrik Wouma)
    Frensius Lanny (perwakilan Distrik Welesi)

Mereka mewakili Solidaritas Masyarakat Adat Wouma, Welesi, dan Assolokobal dalam perjuangan menolak penempatan lahan pembangunan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) di area perkebunan rakyat yang selama ini menjadi sumber kehidupan utama warga.(*)

Related

You Might Also Like

Rumah Ibadah Rusak, Kebun Warga Dirampas: Pemuda Papua Laporkan TNI Non-Organik ke Komnas HAM

Umat Katolik Minta Mendagri RI Copot Ismail Asso Dari Anggota MRP Papua Pegunungan

Dua Oknum Polisi Penganiaya Pelajar di Sentani Harus Diberi Sanksi Pidana

Gelombang Aksi Serentak di Papua: Jayapura–Wamena Memanas, Isu Militerisme dan Krisis Kemanusiaan Menguat

ULMWP: Selamat Jalan Tuan Lukas Enembe: Pemimpin dan Tokoh Peradaban Bangsa Papua

TAGGED:Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP)Lahan Perkebunan RakyatMasyarakat Adat Tiga Distrik di Wamena Tolak Pembangunan KIPPSolidaritas Masyarakat Adat Wouma

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Departemen Pemuda Baptis Gelar Talk Show Pendidikan dan Lingkungan Hidup di Wamena
Next Article Forum Pemberantasan Miras dan Narkoba Ajak Pemuda Baptis West Papua Sadar Akan Ancaman Kepunahan
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

KNPB Sektor Asyah Gelar Diskusi Kolonialisme dan Konsolidasi Anggota Tahap II
Tanah Papua
6 hours ago
KNPB Sebut Papua dalam Situasi Darurat Militer dan Kemanusiaan
Tanah Papua
7 hours ago
Pemuda Sepaham Lanny Jaya Desak Investigasi Insiden yang Lukai Dua Warga Sipil di Intan Jaya
Polhukam Tanah Papua
13 hours ago
PMKRI Cabang Jayapura Gelar Konfercab XI, Bahas Isu Papua dan Regenerasi Kepemimpinan
Tanah Papua
13 hours ago
Baca juga
LingkunganTanah Papua

Lebih dari 500 Warga Lanny Jaya Nobar Film Dokumenter Pesta Babi, Serukan Jaga Tanah dan Masa Depan Papua

7 days ago
Tanah Papua

SAKTPP Desak Kapolres Yahukimo dan Kapolda Papua Ungkap Pelaku Kekerasan Seksual di Yahukimo

3 years ago
Tanah Papua

Gubernur Papua Pegunungan: Ranperda Harus Menjadi Pedoman Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pelayanan kepada Masyarakat

11 months ago
KesehatanPapua PegununganTanah Papua

Wabah dan Kelaparan Hantui Hutkimo, 23 Warga Dilaporkan Meninggal; Bantuan Pangan Mulai Disalurkan

3 months ago
Tanah Papua

Plh Gubernur Papua Berharap Anggota MRP Terpilih Dilantik Sebelum 17 Agustus

3 years ago
PendidikanTanah Papua

Kuota IPDN Provinsi PP Tidak Ada Keterwakilan OAP, Pj Kondomo Diminta Copot Kepala BKD

3 years ago
PolhukamTanah Papua

Pimpinan Gereja di Indonesia Diminta Bersuara Hentikan PSN yang Rampas Hak Masyarakat Adat Merauke

5 months ago
Tanah Papua

PSI Target Satu Kursi Fraksi Untuk DPRD Papua Pegunungan

3 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?