Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Satukan Para Sarjana, Bangun Kampung
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Pena Papua > Catatan Aktivis Papua > Satukan Para Sarjana, Bangun Kampung
Catatan Aktivis PapuaEkonomi & Bisnis

Satukan Para Sarjana, Bangun Kampung

admin
Last updated: October 30, 2023 20:58
By
admin
Byadmin
Follow:
988 Views
3 years ago
Share
Sarjana Papua terjun kampung bangun ekonomi masyarakat - Dok
SHARE
Oleh: Agustinus Kadepa

Diskusi penting tapi bukan setiap hari.  sekali dalam sebulan.  materi diskusinya adalah update yang telah dikerjakan sebulan kemudian diskusikan kendala, hambatan dan peluang serta mencari solusi.

Bangun konsep dasar pembangunan kampung,  terus dan terus memikirkan strategi dan taktik.

Kami Sarjana, kesarjanaan kami tumpul disini (dikampung). Dituntut untuk belajar lagi, dan pembelajaran kami untuk sekarang adalah belajar untuk hidup. Pembelajaran itu kami rasakan setelah keluar dari kampus.  Ilmu jitu yakni ilmu  menghidupkan. Praktis dan sesuai dengan kebutuhan kami disini, saat ini dan nanti.

Baca Juga:  Pemilu 2024 Paling Buruk di Wamena-Papua Pegunungan

Saya tidak bermaksud menyalahkan almamater, hanya saja mengkontekstualisasi pembelajaran di jurusan masing masing dengan melihat dan menafsir masa depan Papua adalah tugas berat yang tentu diemban dunia kampus masa kini.

Jujur, setelah selesai kuliah kami bingung harus buat apa. Orientasi kami hanya menjadi PNS. Namun sampai kapan formasi PNS itu kami tunggu? Bagaimana kami bisa hidup dihari hari ini? Inovasi dan kreativitas menjadi hal penting disini.

Belajar memang untuk hidup. Kata belajar melekat pada manusia baik yang sekolah maupun yang tidak sekolah. Sekarang tugas kita adalah belajar dan melakukan berdasarkan pembelajaran itu.

Baca Juga:  Masyarakat Tiga Aliansi Suku Hubula Butuh Dukungan Semua Komponen Suku di Lapago

Jangan tunggu, peluang PNS belum tentu akan tiba. Waktu sedang jalan. Para sarjana yg sedang nganggur harus satukan barisan. Diskusi hal yang bisa dilakukan, terus berbagi ilmu antar sesama,  ijazah kita  tidak jamin kita hidup saat ini tapi ilmu yang kita pelajari akan antar kita dalam kehidupan saat ini.

Maka jangan lupa baca buku, kalo tidak tahu, harus tanya, tanya pada buku, orang dan om google dan diskusi.

Saatnya Para Sarjana Satukan Barisan dan Bangun Diskusi Bulanan!

Related

You Might Also Like

Mewaspadai Sindrom Politik ” Tiba-Tiba Baik” Jelang Pemilu 2024 di Wamena

Peringati Rasisme dan New York Agreement, KNPB Akan Mobilisasi Rakyat Papua Turun Jalan

Fajar Dari Timur (Aurora ab Oriente) Benar-Benar Bersinar

Agus Logo Anggota DPRD Jayawijaya Ajak Masyarakat Untuk Kembali Berkebun

Festival Budaya 12 Suku Yahukimo, HIPMI Dorong Pemerintah Perhatikan UMKM Lokal

TAGGED:Agus KadepaKopi Arabika PaniaiPetani KopiSarjana muda Papua

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Cinta di Balik Rambut Panjang Lelaki Papua
Next Article Pesta Demokrasi 2024 di 3 DOB Dinodai Elit Politik Lokal Papua
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Dana Otsus Papua Besar, Pengawasan Lemah, Rakyat Masih Menunggu Kesejahteraan
Artikel Catatan Aktivis Papua
9 hours ago
Jejak Sunyi Bruder Eligius Fenenteruma, OFM: Fransiskan Pertama dari Orang Asli Papua
Artikel
15 hours ago
SPWP Soroti MBG di Papua, Henius: Jangan Abaikan Pendidikan dan Kesehatan
Papua Pegunungan Tanah Papua
16 hours ago
16 Ton Beras untuk Warga Kondaga, Kepala Distrik Tekankan Pembagian Merata
Papua Pegunungan
16 hours ago
Baca juga
Ekonomi & Bisnis

Memanfaatkan Hasil Bumi, Moses Mulai Angkat Kopi Lani Mendek

3 years ago
Catatan Aktivis Papua

Aparat Brutal, Hukum Dibungkam: Pendamping Hukum Diseret dan Dicekik di Tengah Aksi Damai

1 year ago
Catatan Aktivis PapuaTanah Papua

Gereja Main Tambang?

2 years ago
Catatan Aktivis Papua

Mengupas Pro-Kontra Penempatan Lokasi Kantor Gubernur Papua Pegunungan

3 years ago
Ekonomi & BisnisPendidikan

BEM FEB Uncen Gelar Seminar Ekobis, Dorong Wirausaha Muda Inovatif di Era Disrupsi

1 year ago
Catatan Aktivis Papua

Isu Naiwerek dan Propaganda Penantang: Respons Bijak bagi Orang Baliem

2 years ago
Catatan Aktivis Papua

60 Tahun Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Papua Barat (1963-2023)

3 years ago
Ekonomi & BisnisSeni & Budaya

Nikolaus Haluk, Perintis Seni Pahat di Jayawijaya

7 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?