Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: KEMAJUAN YANG MENGHANCURKAN
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Pena Papua > Catatan Aktivis Papua > KEMAJUAN YANG MENGHANCURKAN
Catatan Aktivis Papua

KEMAJUAN YANG MENGHANCURKAN

admin
Last updated: June 6, 2023 00:15
By
admin
Byadmin
Follow:
1.2k Views
3 years ago
Share
Pengusuran dan perampasan lahan di Wamena - Dok
SHARE

Oleh; Edo Gobai 

Iklan Nirmeke

Perubahan tentu akan terjadi disetiap sudut kolong langit, sudah pasti perubahan yang menghacurkan ruang hidup kebudayaan manusia adalah kejahatan, seperti arti ekosida yang disebutkan dalam berandah kajian ilmiah, anehnya hingga kini tidak ada satupun penghancur bumi manusia demi kemajuan yang dihukum.

Hanya orang bodoh dan rakus yang menyambut kemajuan menghancurkan dengan bahagia, sambil menatap tangisan jutaan anak negeri yang akan kehilangan ruang hidupnya demi kemajuan rakus, anehnya dengan ganas pencuri itu perintahkan serdadunya memburuh kaum pemilik diatas tanah airnya, sembari menghitung laba menatap marjinalisasi anak negeri disegala sendi kehidupan.

Baca Juga:  Kekejaman Amerika Serikat dan Indonesia Terhadap Bangsa Papua Barat

Sudah terlihat didepan mata anak negeri yang tergoda kenikmatan semu mengorbankan saudaranya, dengan sombongnya tawarkan kemajuan yang menihilkan tanah leleuhur kepada pencuri, sayang hanya demi kemewahan anak negeri itu rela putuskan hubungan generasi penerus dengan tanah airnya, bahkan rela menjadikan saudaranya tamu diatas tanah airnya.

Dalam kecemasan sang penjaga dusun menatap buldoser membabat habis rumah leluhur, mengilas tempat sakral istanah para penjaga marga, kemajuanmu meluluh lantarkan hubungan manusia dengan alam raya pemberi kehidupan, hanya untuk menopang kerakusanmu bumipun kau tendang hingga keujung amukan air bah.

Baca Juga:  Pesan Perpisahan Untuk Pilot Philip Mark Merthens

Semoga masih terdengar suara kritis kaum pecinta kehidupan, walaupun stiqma penghambat kemajuan melilit mereka masih terus berdiri merebut buminya dari tangan keserahkaan, pemupukan modalmu tidak akan membendung mentari harapan yang telah bersinar untuk bumi, kemajuanmu adalah limbah beracun pengusir sang penjaga dusun di tanah airku.

Anak Jalanan Gerilyawan 46
5 Juni 2023

)* Advokat LBH Papua

Related

You Might Also Like

Mengenang Filep Karma Bapak Ideologis Bangsa Papua

Kematian Dokter Muda Clemens Wopari Hingga Paul Fonataba: Ironi Anak Negeri Cendrawasih di Atas Tanah Airnya

Penolakan Keanggotaan West Papua oleh MSG dan Jalan yang Harus Ditempuh Oleh Rakyat Papua

Minta Orang Papua Tahu Diri, Menteri Bahlil Dikecam: Jangan Peralat Papua Untuk Jilat Presiden

Peran Utama Militer Kolonial Di Wilayah Jajahan

TAGGED:Catatan Aktivis PapuaPerampasan Lahan di Papua

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Gelar Mimbar Bebas, Rakyat Papua melawan Rasisme Desak Victor Yeimo Bebaskan Tanpa Syarat
Next Article Mitos Manarmakeri dan Gerakan Koreri di Papua Barat
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

KNPB Yahukimo Sebut Penangkapan Aktivis Kemanusiaan Cederai Hukum, Kone Kobak Akhirnya Dibebaskan
Tanah Papua
5 days ago
Mahasiswa Papua Demo soal Kasus Dogiyai di Kementerian HAM
Berita Foto Nasional Papua Tengah Polhukam
2 weeks ago
Mahasiswa Papua di Makassar Aksi 63 Tahun Aneksasi, Dihadang Aparat dan Ormas di Monumen Mandala
Polhukam Tanah Papua
3 weeks ago
Komisi C DPRK Jayawijaya Soroti Krisis Layanan Kesehatan, Pendidikan, hingga Masalah Sosial dalam Rekomendasi LKPJ
Papua Pegunungan Tanah Papua
3 weeks ago
Baca juga
ArtikelCatatan Aktivis Papua

Simbol Sakral Bukan Kostum Politik

4 months ago
ArtikelCatatan Aktivis PapuaPerempuan & Anak

“Kami Bukan Sekadar Konten” Perempuan Papua Menggugat Objektifikasi di Media Sosial

11 months ago
Catatan Aktivis Papua

Pesan Perpisahan Untuk Pilot Philip Mark Merthens

2 years ago
Catatan Aktivis PapuaHeadline

Stigma Mata-Mata Militer Terhadap Nakes dan Guru di Papua Semakin Menguat Pasca Revisi UU TNI

1 year ago
Catatan Aktivis Papua

Aparat Brutal, Hukum Dibungkam: Pendamping Hukum Diseret dan Dicekik di Tengah Aksi Damai

12 months ago
Catatan Aktivis Papua

Mengupas Pro-Kontra Penempatan Lokasi Kantor Gubernur Papua Pegunungan

3 years ago
Catatan Aktivis Papua

Isu Naiwerek dan Propaganda Penantang: Respons Bijak bagi Orang Baliem

2 years ago
Raga Kogeya Koordinator Pengungsi Nduga di Wamena - Yefta/nirmeke
Catatan Aktivis PapuaTanah Papua

Raga Kogeya: Pengungsi Nduga Masih Diabaikan Oleh Pemerintah Indonesia

2 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?