Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Gelar Mimbar Bebas, Rakyat Papua melawan Rasisme Desak Victor Yeimo Bebaskan Tanpa Syarat
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Polhukam > Gelar Mimbar Bebas, Rakyat Papua melawan Rasisme Desak Victor Yeimo Bebaskan Tanpa Syarat
PolhukamTanah Papua

Gelar Mimbar Bebas, Rakyat Papua melawan Rasisme Desak Victor Yeimo Bebaskan Tanpa Syarat

admin
Last updated: June 5, 2023 23:46
By
admin
Byadmin
Follow:
1.8k Views
3 years ago
Share
Rakyat Papua yang tergabung dalam front Rakyat Papua Melawan Rasisme RPMR melakukan aksi Mimbar Bebas di Halaman Asrama Mimika perumnas I Waena, Senin (5/6/2023) - for Nirmeke
SHARE

Jayapura, nirmeke.com – Rakyat Papua Yang tergabung dalam front Rakyat Papua Melawan Rasisme RPMR melakukan aksi Mimbar Bebas di Halaman Asrama Mimika perumnas I Waena, Senin (5/6/2023).

Iklan Nirmeke

Aksi mimbar bebas itu dilakukan untuk mendesak Pengadilan Negeri Jayapura untuk segera bebaskan Victor Yeimo tanpa syarat.

Aksi mimbar dihadiri oleh organisasi gerakan, organisasi kemahasiswaan pelajar dan rakyat Papua di kota Jayapura.

Dalam aksi mimbar bebas tersebut berbagai komponen yang hadir menyampaikan orasi-orasi politik dan mendesak pemerintah Indonesia kepolisian Jaksa dan pengadilan negeri Jayapura untuk bebaskan Victor Yeimo.

Wene Kilungga Penanggung jawab kegiatan mengatakan Victor Yeimo adalah korban Rasisme Dikriminalisasi oleh negara untuk membungkam dan membatasi ekspresi politik yang dijamin oleh undang-undang.

Kriminalisasi aktivis pro-demokrasi membatasi hak kritis dan hak kritikan bagian dari hak Demokrasi. VY bukan aktor dibalik praktek rasisme secara fisik maupun verbal secara struktural terhadap orang papua selama 60 tahun,” katanya.

Rakya Papua menilai penegakkan hukum tidak adil terhadap orang asli karena selalu diskriminatif, tidak pernah ada keadilan di meja hijau dalam ketukan palu hakim melalui pengadilan.

Baca Juga:  KNPB Bersama Rakyat Yahukimo Mendesak Negara Bebaskan Victor Yeimo

“Proses hukum dijalani sangat terpanjang 36 kali menjalani persidangan, hingga putusan pada tanggal 5 VY sangat diskriminasi. Seharusnya VY diputuskan vonis bebas namun Majelis Hakim menghukum VY 8 bulan penjara dengan pasal basi.”

Aksi bisu Rakyat Papua di depan PN Jayapura tuntut pembebasan Victor Yeimo – Dok

Lanjutnya, Majelis Hakim menghukum VY tidak juga mengunakan pasal makar dan pasal penghasutan yang dituduhkan oleh jaksa penuntut umum. Hakim juga tidak menggunakan fakta fakta persidangan.

Hakim menggunakan pasal yang tidak memiliki kekuatan hukum karena pasal 154 dan pasal 155 yang sesungguhnya sudah digugurkan oleh Mahkamah Agung MK sehingga tidak relevan dianggap pasal sampah.

“Jika berdasarkan fakta fakta persidangan maka VY harus divonis bebas demi hukum dan keadilan pada tanggal 5 Mei 2023, hakim memvonis 8 bulan penjara dikurangi masa tahanan maka VY harus dibebaskan pada tanggal 27 Mei 2023. Namun Jaksa penuntut umum naik banding atas putusan hakim pada 12 Mei 2023. Setelah Jaksa naik banding pengadilan mengeluarkan surat perpanjangan penahanan selama 30 hari pada tanggal 14 Mei 2023,” ujarnya.

Baca Juga:  Besok, Gerakan Sion Kids Akan Long Mars di Kota Jayapura

Dilihat dari proses hukum dijalankan oleh VY sangat diskriminatif bagian dari praktek rasisme itu sendiri.

Dalam kegiatan mimbar tersebut bukan hanya melakukan operasi orasi-orasi tetapi menyanyi, baca puisi -Puisi tentang ketidakadilan dan penindasan di Papua.

Akhir dari orasi-orasi dan pembacaan puisi dilakukan pembacaan statement bersama mendesak pembebasan Victor Yeimo tanpa syarat.

Pernyataan sikap yang dibacakan oleh Kenias Bayage penanggung jawab aksi mimbar bebas dan koordinator Front Rakyat Papua melawan Rasisme diantaranya:

  1. kami yang tergabung dalam Front Rakyat Papua melawan rasisme RPMR mendesak Negara berhentikan kriminalisasi dan diskriminasi penegakkan hukum terhadap Victor Yeimo melalui pengadilan negeri kelas 1A J
  2. Kami mendesak Negara melalui Pengadilan Negeri Jayapura berhenti memperpanjang masa penahanan Victor Yeimo
  3. Kami mendesak segera bebaskan victor Yeimo tanpa syarat demi hukum sesuai dengan fakta persidangan di Pengadilan Negeri kelas 1A Jayapura. (*)

Related

You Might Also Like

Mahasiswa Lanny Jaya Gelar Diskusi Tentang Dampak Revisi RUU TNI di Jayapura

Sebelas Aktivis Katolik Ditangkap Usai Aksi Damai di Katedral Merauke

SPPMPP Tegaskan Jabatan Sekda Papua Pegunungan Harus Diisi Putra Asli Lapago

TPNPB–OPM Wilayah Yahukimo Klaim Bertanggung Jawab atas Penembakan 2 Pilot di Danowage–Korowai Batu

Front Justice Desak Penuntasan Kasus Penembakan Tobias Silak, Nilai Proses Hukum Lambat dan Tidak Transparan

TAGGED:Bebaskan Victor Yeimo tanpa SyaratKasus Rasisme di PapuaVictor Yeimo Korban Rasisme Papua

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Tokoh Papua Ingatkan Wamendagri Jangan Rusak Kebun dan Tatanan Adat Orang Hubula
Next Article KEMAJUAN YANG MENGHANCURKAN
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Mahasiswa Papua di Makassar Aksi 63 Tahun Aneksasi, Dihadang Aparat dan Ormas di Monumen Mandala
Polhukam Tanah Papua
2 days ago
Komisi C DPRK Jayawijaya Soroti Krisis Layanan Kesehatan, Pendidikan, hingga Masalah Sosial dalam Rekomendasi LKPJ
Papua Pegunungan Tanah Papua
2 days ago
Pegiat Literasi Salurkan Buku Bacaan untuk Pemuda Gereja Baptis Onggeme, Dorong Generasi Muda Cintai Pendidikan
Pendidikan Sastra
2 days ago
Komisi B DPRK Jayawijaya Soroti Sektor Pertanian, Koperasi, dan Pasar dalam Rekomendasi LKPJ 2026
Papua Pegunungan Tanah Papua
2 days ago
Baca juga
Tanah Papua

Jadikan Rumah Bersama Semua Suku, Pemerintah Segera Benahi Tapal Batas di Nabire

3 years ago
LingkunganTanah Papua

Mahasiswa Dan Tokoh Empat Distrik Yahukimo Tolak Tambang Pt Tawang Mineral Indonesia

4 months ago
Tanah Papua

Asosiasi MRP Dorong Penggantian PP 54/2004 dan PP 64/2008 demi Penguatan Peran Orang Asli Papua

6 months ago
Tanah Papua

Skandal Suap DPD RI: 95 Nama Diserahkan ke KPK

1 year ago
Tanah Papua

Pemberian Hibah Mobil ke Pemprov Papua Pengunungan Bentuk Penghianatan Kesejahteraan Masyarakat Lanny Jaya

3 years ago
PendidikanPolhukamTanah Papua

Polisi Tangkap Empat Mahasiswa Uncen Saat Aksi Peringati New York Agreement

7 months ago
NasionalPendidikanTanah Papua

Anggota DPR RI Arianto Kogoya Hadiri Seminar Nasional BEM Uncen, Tekankan Pentingnya Pendidikan Inklusif di Papua

5 months ago
NasionalPolhukamTanah Papua

TPNPB Klaim Tembak Tiga Aparat di Mile 50 Tembagapura dan Rampas Dua Senjata

3 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?