Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Kekejaman Amerika Serikat dan Indonesia Terhadap Bangsa Papua Barat
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Pena Papua > Catatan Aktivis Papua > Kekejaman Amerika Serikat dan Indonesia Terhadap Bangsa Papua Barat
Catatan Aktivis Papua

Kekejaman Amerika Serikat dan Indonesia Terhadap Bangsa Papua Barat

admin
Last updated: July 31, 2023 12:01
By
admin
Byadmin
Follow:
1.3k Views
3 years ago
Share
Infografis kemiskinan di Indonesia - Ist
SHARE

Oleh; Yefta Lengka

Iklan Nirmeke
“Amerika serikat dan Indonesia adalah perampok sumber daya alam milik orang Papua barat”.

Mereka (Amerika serikat dan Indonesia serta kroninya) merampok pada siang hari di Papua Barat. Mereka merampok di hadapan orang Papua Barat sebagai pemilik sah. Mereka merampok harta milik orang Papua Barat di hadapan Tuhan. Mereka merampok dihadapan Jerman, Australia dan Amerika serikat serta negara-negara lain yang pernah datang membawa Injil di tanah Papua Barat. Mereka menyaksikan pembantaian orang Papua barat, perampasan sumber daya alam milik orang Papua Barat.

Pertanyaan kami adalah mengapa mereka diam dan tonton perlakuan tidak manusiawi dan merendahkan nilai kemanusiaan serta praktek politik devide et Impera di Papua Barat?

Dilansir dari cnbcindonesia.com bahwa; PT Freeport-McMoran Inc mencatatkan pendapatan US$ 22,78 miliar atau setara Rp 341,70 triliun (asumsi kurs Rp 15.000/US$) sepanjang tahun 2022.

Lalu operasi di Indonesia nilainya mencapai Rp US$ 8,43 miliar (Rp 126,39 triliun).

Total pendapatan operasi Freeport di Indonesia sebelum penyesuaian mencapai US$ 9,39 miliar (Rp 140,84 triliun). Pendapatan dari penjualan tembaga tercatat US$ 6,02 miliar, penjualan emas US$ 3,24 miliar dan penjualan perak US$ 134 juta.

Sepanjang tahun lalu Freeport menambang 1,57 miliar pound (783,5 ribu ton) tembaga naik 17,29% dari tahun 2021. Sementara itu penjualan tembaga tahun 2022 mencapai 1,58 miliar pound (791 ribu ton) naik 20,21% dari tahun sebelumnya.

Baca Juga:  Genap Satu Tahun, Indonesia Abaikan Pilot Philip Marthens Ditangan Brigjen Egianus Kogeya

Produksi emas juga meningkat 31,24% menjadi 1,80 juta troy ons (55,92 ton), dengan penjualan naik 34,25% menjadi 1,81 juta troy ons (56,33 ton).

Dengan demikian penjualan emas, tembaga dan perak dapat mencapai nilai yang sangat besar secara signifikan dari tahun sebelumnya. Ini menandakan bahwa kualitas kerja karyawan serta alat yang digunakan semakin banyak dan naik level. Termasuk wilayah tambang semakin meluas.

Sementara kehidupan orang Papua barat semakin melarat di negerinya sendiri. Lantas Pemilik tambang emas terbesar dunia di tanah Amungsa, Papua Barat adalah orang Papua Barat yang sah.

Lebih dari itu, cnbcindonesia.com juga mendokumentasikan serta mencatat 10 daerah termiskin di Indonesia. Dan Papua adalah Provinsi termiskin nomor 1 di Indonesia. Ini adalah hal yang sangat mencederai sekaligus menyadarkan orang Papua Barat bahwasanya Amerika Serikat dan Indonesia adalah perampok sumber daya alam milik orang Papua Barat sekaligus menjajah orang Papua Barat.

Sejak berdirinya PT Freeport di tanah Amungsa Papua Barat pada 7 April 1967 hingga kini, kondisi kehidupan orang Papua Barat tidak menjadi yang lebih baik. Tetapi semakin hari semakin memburuk.

Dunia tahu bahwa bahwa wilayah Indonesia timur (Papua) adalah tanah konflik yang berkepanjangan akibat pencaplokan Indonesia atas Papua Barat yang tidak sesuai dengan mekanisme dan hukum internasional. Sehingga konflik setiap tahun tidak pernah usai, konflik di Papua Barat selalu mengakibatkan banyak sekali pengungsi. Para pengungsi itu terdiri dari; ibu hamil, bayi dan balita, anak-anak, remaja, orang dewasa dan bahwa lansia.

Baca Juga:  Politik Kriminal di Papua

Mereka meninggalkan rumah mereka, terpisah dari keluarga, tinggalkan kebun dan mata pencaharian mereka dan berlari serta bersembunyi di hutan belantara dengan pakaian seadanya. Mereka tahan dingin, tahan hujan, tahan lapar, tahan panas dan bahkan sampai beberapa bayi dan lansia mati di sana. Apakah PT Freeport Indonesia milik orang Papua Barat itu dapat berkontribusi terhadap pengungsi di wilayah Papua Barat?

Di Papua banyak anak-anak pribumi Papua yang putus sekolah akibat ketidakmampuan orang tua dalam membiayai pendidikan. Apakah Freeport dapat memberikan bantuan kepada seluruh siswa dan mahasiswa pribumi Papua yang orang tuanya tidak mampu ataukah memperkaya anak-anak pejabat termasuk anak-anak non pribumi?

Orang Papua Barat selama ini menjadi konsumen aktif di negara Indonesia tanpa memproduksi apapun berbasis industri. Apakah PT Freeport memberikan kontribusi pembangunan industri seperti pabrik makanan, daur ulang sampah dan lain sejenisnya?

Belum dengan perusahaan migas di Sorong, Perusahaan kelapa sawit dan perusahaan anakan lainnya di Papua Barat.

Bersambung…

Related

You Might Also Like

Hendaknya Uskup Agung Merauke Berpihak Pada Masyarakat Adat Wogikel dan Wanam

ULMWP Milik Rakyat Papua Bukan Milik Kelompok

Sastra Sebagai Gerakan Politik di Papua

Bunuh Sandera Pilot Philip Mark Marthens

Ketika Kita Berkata Jujur Tentang Papua, Maka Papua Sesungguhnya Bukan Indonesia

TAGGED:Kekejaman Amerika Serikat dan Indonesia Terhadap Bangsa Papua BaratPT Freeport-McMoran IncSDA Papua

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Indonesia Hadir “Tanpa Diundang” di MACFest 2023
Next Article Kampung Tua Krisi Bokoi Tabelanusu Akan Dijadikan Objek Wisata Rohani
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

MRP Papua Pegunungan Soroti Dugaan Tertutupnya Pengelolaan Dana Otsus, Desak Evaluasi Kabag Keuangan
MRP Papua Pegunungan Papua Pegunungan
1 day ago
Refleksi 100 Hari Kerja, Sekretaris MRP Papua Pegunungan Fokus Perbaikan Tata Kelola
MRP Papua Pegunungan Papua Pegunungan Tanah Papua
1 day ago
IKBD-KLPUW2 Gelar Ibadah Paskah Bersama di Jayapura, Tekankan Spiritualitas dan Kebersamaan
Pendidikan
1 day ago
MRP Papua Pegunungan Tegaskan Kepala Daerah Tak Berwenang Ubah Hasil Pansel DPRK
MRP Papua Pegunungan Papua Pegunungan Tanah Papua
6 days ago
Baca juga
ArtikelCatatan Aktivis Papua

Dana 15 Miliar Untuk Gereja Ditengah Ribuan Umat Gereja Terendam Musibah Banjir Sungai Balim

11 months ago
Catatan Aktivis PapuaSiaran Pers

Masyarakat Tiga Aliansi Suku Hubula Butuh Dukungan Semua Komponen Suku di Lapago

3 years ago
Catatan Aktivis PapuaEkonomi & Bisnis

Satukan Para Sarjana, Bangun Kampung

3 years ago
Catatan Aktivis Papua

JALAN TUA DEMOKRASI

3 years ago
Catatan Aktivis Papua

Konten Bobon Santoso Bentuk Eksploitasi Komodifikasi Atas Identitas Dan Penderitaan Bangsa Terjajah di Papua

2 years ago
Catatan Aktivis Papua

Saat Jalan Damai Dipasung Senjata (Sabda Minggu)

3 years ago
Catatan Aktivis Papua

Mengupas Pro-Kontra Penempatan Lokasi Kantor Gubernur Papua Pegunungan

3 years ago
Catatan Aktivis PapuaPolhukam

Menanti Pembebasan Sandera Pilot Susi Air

3 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?