Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Bangsa Papua Dibawah Bayang-Bayang Pemilu Kolonial
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Pena Papua > Catatan Aktivis Papua > Bangsa Papua Dibawah Bayang-Bayang Pemilu Kolonial
Catatan Aktivis Papua

Bangsa Papua Dibawah Bayang-Bayang Pemilu Kolonial

admin
Last updated: February 6, 2024 11:33
By
admin
Byadmin
Follow:
3k Views
2 years ago
Share
Potret Pemilu di Papua - Dok
SHARE

Oleh: Victor Yeimo

Iklan Nirmeke

Kita bangsa Papua sedang berdiri di persimpangan sejarah, di bawah bayang-bayang pemilu kolonial yang tidak lebih dari sandiwara yang mengaburkan hak-hak kita. Pemilu hanyalah ilusi kebebasan yang diatur oleh penjajah untuk menutupi kenyataan penjajahan yang masih terus berlangsung.

Demokrasi kolonial dalam pemilu bagi rakyat jajahan bukanlah ekspresi kehendak rakyat, melainkan instrumen yang digunakan penjajah untuk mengekang suara dan mengendalikan takdir bangsa jajahan.

Pemilu bagi kita adalah panggung sandiwara kolonial untuk membatasi pilihan kita dan terus memelihara dominasi penjajah. Pemilu dalam konteks penjajahan bukanlah cermin demokrasi sejati, tetapi lebih kepada legitimasi penjajahan yang diterapkan melalui ilusi partisipasi rakyat.

Baca Juga:  Kolonialisme Primitif di Papua

Demokrasi kolonial melalui pemilu bukanlah bentuk pemberdayaan rakyat, melainkan alat untuk menjaga hegemoni ekonomi dan politik penjajah di atas segalanya. Pemilu dalam penjajahan adalah cara licik penjajah untuk memanipulasi jalannya pemerintahan demi memenuhi hasrat ekonomi dan politik mereka sendiri, tanpa memperhitungkan kesejahteraan rakyat.

Referendum adalah panggilan untuk menentukan nasib kita sendiri, bukan diatur oleh pihak asing. Pemilu kolonial hanya menggiring kita dalam arus sistem yang memanfaatkan kita. Bangsa terjajah harus bisa melepaskan diri dari permainan itu dan tunjukkan bahwa kita berdiri bersama dalam kebebasan sejati.

Dalam referendum, kita tidak hanya memilih, tetapi menyuarakan keinginan untuk kemerdekaan yang sesungguhnya. Referendum bukan hanya solusi demokratis, tetapi juga tindakan yang sesuai dengan moral dan hukum internasional

Baca Juga:  Kepahlawanan dan Patriotisme

Hukum internasional memberikan pengakuan bahwa setiap bangsa berhak menentukan status politiknya tanpa campur tangan eksternal yang merugikan. Referendum menjadi alat yang diperbolehkan dan diakui dalam perspektif hukum internasional untuk mengungkapkan keinginan rakyat akan bentuk pemerintahan dan status politik mereka.

Referendum bukan hanya hak kita, tetapi juga kewajiban untuk membuktikan bahwa kita dapat menjadi arsitek masa depan kita sendiri. Mari bersama-sama, rakyat yang terjajah, bangunlah kebebasan kita.

Lampu Merah, Waena

Related

You Might Also Like

Agama Katolik dan Adat di Huwulrama-Jayawijaya

Pentingnya Proteksi Dan Konservasi Kali Baliem Dari Pendangkalan Sampah

Wamena Seperti Anak Kehilangan Induk

Diskriminasi Rasial di Indonesia Takkan Pernah Hilang Cepat

Strategi Wayang Kulit Jawa dalam Mengatur OAP di Tingkat Nasional

TAGGED:Bangsa PapuaPapua MerdekaPotret Pemilu di PapuaVictor Yeimo

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Bawaslu Kabupaten Puncak Jaya Membantah Menyetujui Pemalangan Kantor Bawaslu
Next Article Ini Tuntutan Umat Katolik Dekenat Pegunungan Tengah Terhadap Pelaku Pelecehan Uskup Jayapura
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Pra Festival Budaya Lembah Baliem Siap Digelar, 12 Objek Wisata Sajikan Budaya Asli Hubula
Pariwisata Seni & Budaya Tanah Papua
3 days ago
DPR Papua Tengah Didesak Bentuk Tim Investigasi Intan Jaya
Polhukam Tanah Papua
3 days ago
Konferensi VIII PGBP Wilayah Wamena Dibuka, Fokus Perkuat Pelayanan dan Siapkan Generasi Muda Papua
Papua Pegunungan
4 days ago
Pemuda Papua Pegunungan Kritik Bobon Santoso: Jangan Jadikan Kami Objek Konten
Polhukam Tanah Papua
4 days ago
Baca juga
Catatan Aktivis PapuaHeadline

Alasan Pelajar di Papua Pegunungan Tolak Makan Bergizi Gratis

1 year ago
Catatan Aktivis Papua

Mewaspadai Sindrom Politik ” Tiba-Tiba Baik” Jelang Pemilu 2024 di Wamena

3 years ago
Catatan Aktivis Papua

Membaca Analisa Dr. Velix Wanggai 2017: Pemilu 2024 Penentu Eksistensi OAP Lapago Papua Pegunungan

3 years ago
Catatan Aktivis PapuaSeni & Budaya

Kebudayaan Dan Kekuasaan

2 years ago
Catatan Aktivis Papua

EMPOWERMENT SOSIALISME

3 years ago
Catatan Aktivis Papua

KEMAJUAN YANG MENGHANCURKAN

3 years ago
Catatan Aktivis PapuaTanah Papua

PMKRI, Uskup Mandagi, dan PSN

2 years ago
Catatan Aktivis Papua

Genap Satu Tahun, Indonesia Abaikan Pilot Philip Marthens Ditangan Brigjen Egianus Kogeya

2 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?