Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Masyarakat Tiga Aliansi Suku Hubula Butuh Dukungan Semua Komponen Suku di Lapago
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Pena Papua > Catatan Aktivis Papua > Masyarakat Tiga Aliansi Suku Hubula Butuh Dukungan Semua Komponen Suku di Lapago
Catatan Aktivis PapuaSiaran Pers

Masyarakat Tiga Aliansi Suku Hubula Butuh Dukungan Semua Komponen Suku di Lapago

admin
Last updated: April 10, 2023 11:55
By
admin
Byadmin
Follow:
683 Views
3 years ago
Share
Kordinator Lintas Tiga Aliansi Distrik Wouma, Welesi dan Assolokobal di Jayapura - Agus Pabika/Nirmeke
SHARE

Oleh; Benyamin Lagowan 

Iklan Nirmeke

Saat menulis ini, ada suasana mendesak dan terkejar oleh aktivitas beberapa pihak tiga hari belakangan. Utamanya mengenai kunjungan private otoritas keamanan negara.

Dalam hal ini Dandim 1702 Wamena dan Kapolres Jayawijaya ke lokasi yang ‘diwacanakan’ diserahkan sepihak untuk dijadikan sebagai lokasi penempatan kantor Gubernur Provinsi Papua Pegunungan di Welesi (Uelesi sebenarnya), Wouma dan Assolokobal beberapa waktu lalu.

Dan juga yang terjadi hari ini, Selasa, 04 April dimana ada kunjungan tim kementerian PUPR untuk melakukan pengukuran dan pengambilan gambar lokasi penempatan Kantor Gubernur dan perkantoran lainnya di wilayah sebagaimana dimaksud di atas. Seolah apa yang dikatakan oleh beberapa pihak betul. Bahwa diamnya pemerintah karena sedang menunggu pencairan anggaran.

Bahwa setelah kegiatan tersebut dan cairnya anggaran tentu diprediksi selanjutnya akan dilakukan peletakan batu pertama (secara paksa) oleh rezim Jokowi di lokasi di atas. Padahal kenyataannya, hingga saat ini belum ada kejelasan dan sosialisasi dari Pemprov Papua Pegunungan terhadap semua elemen masyarakat adat tiga aliansi dan lainnya.

Bahwa kenyataannya mengenai pemilihan, penyerahan dan keputusan lokasi penempatan kantor Gubernur Provinsi Papua Pegunungan belum disepakati antar semua elemen anggota kelompok masyarakat tiga aliansi, baik yang ada di Wamena maupun di luar Wamena. Antar yang tua dan muda. Antar yang kepu/bodoh dan pintar. Antar seluruh pemangku adat dan intelektual, antar otorita denominasi gereja dan serluruh umat. Antar wanita dan pria. Antar suku kerabat, petani penggarap dan tuan tanah dst dll.

Baca Juga:  Begini Respon Mendagri Soal Laporan Komnas HAM Terkait Polemik Lokasi di Welesi

Yang mana mereka ini semua dihadirkan dan didengar pandangan mereka karena merekalah yang paling tidak akan terancam kena dampak atas ambisi penempatan lokasi Kantor pemerintah itu. Bukan sekelompok kecil elit yang sudah tidak pernah lagi berkebun, mengolah tanah dan hidup dengan berganntung dari hasil olah tanah itu.

Dengan demikian, masih terjadi pro dan kontra karena ada perbedaan pandangan tertentu di internal masyarakat tiga aliansi dan sekitarnya. Sehingga pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, mustinya perlu harus kembali mengadakan audiensi ulang mengenai status wilayah itu agar diputuskan secara komprehensif, transparan dan demokratis dalam musyawarah.

Oleh karena itu, untuk mencapai dan meminta pemerintah Provinsi Papua Pegunungan membuka diri agar berkenan duduk kembali berdialog terbuka dengan seluruh elemen masyarakat ketiga aliansi, maupun lainnya, maka dibutuhkan dukungan dari seluruh masyarakat suku-suku kerabat di Lapago yang lahir besar dan merupakan saudara kandung kami, yaitu kawan-kawan masyarakat adat suku Yali, Lanny, Nduga, Walak, Mee, Non Papua, orang barat (Eropa) dan Asia lainnya yang kini berada di Balim Wamena Jayawijaya.

Baca Juga:  Kebudayaan Dan Kekuasaan

Dengan kesadaran kritis bahwa apapun yang akan terjadi di Uelesi, Wouma dan Assolokobal dan masyarakat Huwula umumnya, tentang status atas tanah adat yang akan diputuskan, dikemudian hari tentu akan menjadi patokan (rule model) atau rujukan bagi daerah lain di Lapago.

Oleh karena itu, agar ada solusi terbaik yang menguntungkan antar kami, pihak pemilik di tiga aliansi atau lebih kurang, kami memohon dukungan, simpati dan solidaritas dengan keterlibatan aktif dalam aksi-aksi yang akan kami lakukan beberapa waktu ke depan.

Dengan demikian, harapannya kita dapat menjaga dan melindungi tanah adat yang tersisa, yang adalah mama kita, harta kekayaan warisan leluhur satu-satunya ini.

Demikian noe, nagor, nare, nenggam, norewi, nogar, Telep, Yepmum, kinaonak, nyalawok.

Jayapura, 04 April 2023

 

Hormat Kami,

Kordinator Lintas Tiga Aliansi Distrik Wouma, Welesi dan Assolokobal di Jayapura.

Related

You Might Also Like

FMPRP Manokwari Serukan Aksi Longmarch Peringati Hari HAM Internasional 10 Desember

25 Tahun Biak Berdarah, Negara Lindungi Pelaku Kejahatan

EMPOWERMENT SOSIALISME

PT MNM Serobot Tanah Ulayat Yei, Warga Jagebob Lawan PSN Merauke

Strategi Wayang Kulit Jawa dalam Mengatur OAP di Tingkat Nasional

TAGGED:Masyarakat Tiga Aliansi Suku HubulaPro Kontra Lokasi Pembangunan Kantor Gubernur Provinsi Papua PegununganTanah Masyarakat Adat Welesi

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article MRP Kecam Pemberian Nama Marga Numberi Terhadap Menteri Sosial Tri Rismaharini
Next Article Mengurai Fakta Kasus Penyanderaan Nduga Antara Tahun 1996 dan 2023
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

BPN Jayawijaya Amankan Dokumen dan Buku Tanah Sengketa Aikima
Papua Pegunungan
23 hours ago
Masyarakat Adat Aikima Tolak 70 Sertifikat, Tuntut Tanah Ulayat Dikembalikan
Papua Pegunungan
23 hours ago
Mahasiswa Tolikara di Bali Terusir dari Kontrakan, Dana Pemondokan Belum Dikirim Pemda
Pendidikan
23 hours ago
ASBWI Papua Pegunungan Siap Gelar Piala Pertiwi 2026
Olaraga
3 days ago
Baca juga
ArtikelCatatan Aktivis PapuaPapua Pegunungan

Aktivis Soroti Lemahnya Pengawasan Dana Otsus di Papua Pegunungan

2 months ago
PolhukamSiaran Pers

West Papua Darurat HAM dan Demokrasi, Sekjen PBB Kapan Kunjungi Papua?

2 years ago
Catatan Aktivis PapuaSeni & Budaya

Kebudayaan Dan Kekuasaan

2 years ago
Siaran PersTanah Papua

Dukung Keanggotaan Penuh ULMWP di MSG, Aksi Dukungan Digelar Secara Nasional di Seluruh West Papua (Sorong – Merauke)

3 years ago
Catatan Aktivis Papua

Bangsa Papua Dibawah Bayang-Bayang Pemilu Kolonial

3 years ago
Catatan Aktivis PapuaEditorial

Orang Papua Terjebak Dalam Skenario Kolonial Dan Kapitalis Untuk Kepentingan Investasi

2 years ago
Catatan Aktivis PapuaEditorial

Daftar Beberapa Operasi Militer yang Terjadi di Papua Dari Tahun 1961 Hingga 2023

3 years ago
PolhukamSiaran Pers

Tim HAM Temukan Bukti Peluru dan Ganja di Lokasi Konflik Yahukimo

1 year ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?