Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Solidaritas Merauke Desak Komnas HAM Rekomendasikan Penghentian PSN Merauke ke Presiden
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Lingkungan > Solidaritas Merauke Desak Komnas HAM Rekomendasikan Penghentian PSN Merauke ke Presiden
LingkunganSiaran PersTanah Papua

Solidaritas Merauke Desak Komnas HAM Rekomendasikan Penghentian PSN Merauke ke Presiden

admin
Last updated: August 19, 2025 16:10
By
admin
Byadmin
Follow:
956 Views
1 year ago
Share
SHARE

Jakarta, nirmeke.com – Koordinator Solidaritas Merauke, Franky Samperante, mendesak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menerbitkan rekomendasi kepada Presiden Republik Indonesia untuk menghentikan pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Merauke, Papua Selatan. PSN tersebut dinilai melanggar hak hidup, hak masyarakat adat, dan merusak lingkungan hidup.

Iklan Nirmeke

Franky menyebut proyek ini diduga belum memiliki dokumen lingkungan dan tidak melibatkan masyarakat adat sejak awal proses penyusunan analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal). “Masyarakat terdampak langsung, maupun organisasi lingkungan hidup, tidak dilibatkan sejak awal pembahasan kerangka acuan dan penilaian Amdal. Mereka juga belum mendapatkan akses informasi terkait dokumen lingkungan,” ujarnya dalam konferensi pers, Senin (14/4/2025).

Lebih lanjut, Franky menegaskan bahwa proyek ini mengandung potensi pelanggaran HAM yang signifikan. Pernyataan ini sejalan dengan temuan Komnas HAM yang dituangkan dalam surat rekomendasi bernomor 189/PM.00/R/III/2025, yang ditujukan kepada Gubernur Papua Selatan dan Bupati Merauke.

Surat tersebut merupakan respons atas pengaduan masyarakat adat dari suku Malind, Maklew, Khimaima, dan Yei yang diajukan pada 23 Oktober 2024. Pengaduan difasilitasi oleh Yayasan Pusaka dan LBH Papua Pos Merauke, menyangkut dugaan pelanggaran terhadap hak atas tanah ulayat, mata pencaharian, dan lingkungan hidup.

Ketua Komnas HAM Atnike Nova Sigiro mengungkapkan bahwa proyek PSN tersebut telah menyebabkan perampasan kawasan hutan dan lahan ulayat masyarakat adat. “Hal ini berdampak langsung terhadap kelangsungan hidup masyarakat adat,” ujarnya dalam konferensi Solidaritas Merauke pada 14 Maret 2025.

Baca Juga:  Antisipasi Gangguan Kamtibmas, PSU Di Distrik Wamena Kota Harus Dikawal Ketat Penyelenggara dan Kepolisian

Komnas HAM juga telah mengirimkan surat permintaan keterangan kepada sejumlah lembaga pemerintah dan militer, termasuk Kementerian ATR/BPN, Kementerian Kehutanan, Pemprov Papua Selatan, Pemkab Merauke, serta Panglima TNI.

Dalam temuan Komnas HAM, terungkap bahwa PSN Merauke mencakup lahan seluas sekitar dua juta hektare, sebagian besar berada di kawasan hutan dan wilayah adat. Banyak dari wilayah tersebut merupakan hutan sagu dan rawa-rawa yang menjadi sumber penghidupan masyarakat.

Legalitas hak ulayat di wilayah tersebut juga dinilai lemah, hanya didasarkan pada pemetaan partisipatif yang belum memiliki kekuatan hukum. Pemerintah telah menetapkan konsesi untuk perkebunan dan pertanian di kawasan HPK dan HPL tanpa melibatkan masyarakat adat secara substansial. Beberapa perusahaan, seperti PT Global Papua Abadi dan PT Murni Nusantara Mandiri, diketahui telah memperoleh Hak Guna Usaha (HGU) di Distrik Tanah Miring dan Jagebob.

Dampak ekologis juga mulai dirasakan. Franky mencatat terjadi banjir di sejumlah distrik, serta ancaman hilangnya sumber pangan lokal seperti sagu dan ubi akibat pembukaan lahan besar-besaran.

Komnas HAM juga menyoroti keterlibatan TNI yang dinilai memperburuk situasi. Sebanyak 2.000 pasukan TNI dan 300 alat berat dikerahkan di kawasan proyek, yang menimbulkan rasa takut dan intimidasi bagi warga adat.

Komnas HAM menilai proyek ini berpotensi melanggar berbagai hak dasar, termasuk hak atas tanah, lingkungan yang sehat, ketahanan pangan, partisipasi dalam pengambilan keputusan, serta rasa aman. Proyek PSN Merauke juga dinilai tidak sejalan dengan konstitusi dan konvensi internasional seperti Konvensi ILO 169.

Baca Juga:  Aliansi Masyarakat Adat Wouma-Welesi Beri Surat Kuasa ke PAHAM Papua

Lima Rekomendasi Komnas HAM

Komnas HAM dalam surat resminya menyampaikan lima rekomendasi utama kepada Gubernur Papua Selatan dan Bupati Merauke:

1. Meningkatkan keterlibatan masyarakat adat dalam perencanaan dan pengelolaan sumber daya alam melalui prinsip Free, Prior, and Informed Consent (FPIC).

2. Melakukan pemetaan tanah ulayat secara partisipatif dan berbasis hukum.

3. Memberikan pengakuan hukum terhadap hak ulayat, termasuk penyusunan regulasi perlindungan masyarakat adat.

4. Meningkatkan transparansi dalam penetapan kawasan HPK dan HPL.

5. Menjamin keberlanjutan sosial dan ekonomi masyarakat adat dalam setiap kebijakan dan proyek pembangunan.

Koordinator Subkomisi Penegakan HAM Komnas HAM, Uli Parulian Sihombing, menyebut rekomendasi ini sebagai bentuk penghormatan terhadap hak-hak masyarakat adat. “Pemerintah harus memastikan proyek-proyek yang melibatkan tanah adat memberikan manfaat yang adil dan berkelanjutan,” katanya.

Tuntutan kepada Presiden dan Pemerintah Pusat

Solidaritas Merauke mendesak agar Komnas HAM mengembangkan rekomendasinya menjadi surat resmi kepada Presiden RI serta kementerian terkait, termasuk Kementerian Pertahanan, Kementerian Pertanian, Kementerian Investasi, Kementerian Kehutanan, dan Kementerian ATR/BPN.

“Kami juga mendesak agar dilakukan investigasi mendalam terhadap potensi pelanggaran HAM berat dalam proyek PSN Merauke. Ini penting untuk memastikan hak-hak masyarakat adat tidak terus-menerus dikorbankan atas nama pembangunan,” ujar juru bicara Solidaritas Merauke, Teddy J. Wakum.

Narahubung:
Franky Samperante – +62 811 1256 019
Teddy J. Wakum – +62 822 4245 0431

Related

You Might Also Like

Pelaku Pencaplokan Nama Owasiwasika Bukan Lain Pembunuh Sejarah dan Identitas Wilayah Huwulama

Pimpinan Gereja di Papua Desak Kemendagri RI Lantik Anggota MRP Terpilih

Anggota DPRK Yahukimo Salurkan Bantuan untuk Raker Klasis Baliem Selatan

Keluarga dan Warga Yahukimo Desak Polisi Tegakkan Keadilan untuk Vicktor Deyal

Masyarakat Adat Tiga Distrik di Wamena Tolak Pembangunan KIPP di Lahan Perkebunan Rakyat

TAGGED:Deklarasi Tolak PSN MeraukeKonsolidasi Solidaritas MeraukeLBH Papua Merauke

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Buka Forum Gabungan Perangkat Daerah, Pemkab Jayawijaya Fokus Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat
Next Article Mama-Mama Papua Desak DPR Papua Selatan Setujui Anggaran Pembangunan Pasar Khusus
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

KNPB Yahukimo Sebut Penangkapan Aktivis Kemanusiaan Cederai Hukum, Kone Kobak Akhirnya Dibebaskan
Tanah Papua
18 hours ago
Mahasiswa Papua Demo soal Kasus Dogiyai di Kementerian HAM
Berita Foto Nasional Papua Tengah Polhukam
1 week ago
Mahasiswa Papua di Makassar Aksi 63 Tahun Aneksasi, Dihadang Aparat dan Ormas di Monumen Mandala
Polhukam Tanah Papua
3 weeks ago
Komisi C DPRK Jayawijaya Soroti Krisis Layanan Kesehatan, Pendidikan, hingga Masalah Sosial dalam Rekomendasi LKPJ
Papua Pegunungan Tanah Papua
3 weeks ago
Baca juga
Tanah Papua

Breaking News! Pesawat TNI AU yang Diduga Ditumpangi Panglima TNI Tergelincir di Bandara Timika

3 years ago
Tanah Papua

FPD Yahukimo Minta KPU Bersikap Transparan Laksanakan Pleno Tingkat Distrik Dekai Kota

2 years ago
PolhukamTanah Papua

KNPB Sentani Desak PBB Tinjau Kembali Roma Agreement, Tegaskan Hak Penentuan Nasib Sendiri Bangsa Papua

8 months ago
Kabar DaerahPapua TengahPendidikan

Pemuda Pemudi GIDI Sion Nabire Perkuat Komitmen Empat Pilar MPR RI

4 months ago
LingkunganTravel

Habema: Benteng Hijau Papua yang Kian Memudar

9 months ago
Siaran PersTanah Papua

Dukung Keanggotaan Penuh ULMWP di MSG, Aksi Dukungan Digelar Secara Nasional di Seluruh West Papua (Sorong – Merauke)

3 years ago
HeadlineTanah Papua

Majelis Rakyat Papua Pegunungan Serukan Pemilu Damai untuk 8 Kabupaten pada Pilgub dan Pilbup 27 November 2024

2 years ago
HeadlineTanah Papua

Asosiasi Wartawan Papua Resmi Dilaunching di Jayapura

3 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?