Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: KNPB Yahukimo Nyatakan Dekai Darurat Keamanan, Soroti Penangkapan Warga Sipil
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Polhukam > KNPB Yahukimo Nyatakan Dekai Darurat Keamanan, Soroti Penangkapan Warga Sipil
PolhukamSiaran PersTanah Papua

KNPB Yahukimo Nyatakan Dekai Darurat Keamanan, Soroti Penangkapan Warga Sipil

admin
Last updated: February 24, 2026 13:07
By
admin
Byadmin
Follow:
118 Views
2 months ago
Share
Dalam konferensi pers, Senin (23/2/2026) pukul 12.40 WIT, Badan Pengurus KNPB Wilayah Yahukimo - dok
SHARE

Dekai, nirmeke.com — Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Yahukimo menyampaikan pernyataan sikap atas situasi keamanan di Kota Dekai yang dinilai berada dalam kondisi darurat akibat meningkatnya penangkapan terhadap warga sipil dalam dua bulan terakhir.

Iklan Nirmeke

Dalam konferensi pers, Senin (23/2/2026) pukul 12.40 WIT, Badan Pengurus KNPB Wilayah Yahukimo, melalui Ruben Wakla, menyebut operasi keamanan sejak Januari hingga Februari 2026 berdampak luas terhadap masyarakat sipil, termasuk pelajar dan perempuan.

“Kami melihat dampak konflik bersenjata di Yahukimo terus meningkat. Pada 20 hingga 22 Februari terjadi penangkapan massal terhadap warga sipil, terutama anak-anak muda dan pelajar,” ujarnya.

KNPB mencatat, sejak 9 Januari hingga 22 Februari 2026, lebih dari 30 warga sipil ditangkap dalam berbagai operasi penyisiran di Kota Dekai. Rincian yang disampaikan antara lain enam warga sipil pada 9 Januari, delapan pemuda pada 17 Januari, dua aktivis KNPB pada 31 Januari, dua pemuda kampung pada 14 Februari, empat perempuan termasuk seorang anak berusia tujuh tahun pada 18 Februari, 10 pelajar pada 20–21 Februari, 11 warga sipil pada 21 Februari, serta satu aktivis KNPB dan tiga warga sipil pada 22 Februari.

Baca Juga:  Breaking News: Massa Boikot Jalan dan Duduki Polres Sorong Tolak Pemindahan 4 Tapol Papua ke Makassar

Menurut KNPB, penangkapan dilakukan aparat gabungan yang terdiri dari Operasi Damai Cartenz, Satgas Operasi Habema, Kodim 1715 Yahukimo, dan Polres Yahukimo.

KNPB menuding aparat melakukan penangkapan tanpa surat perintah yang jelas serta melakukan penyisiran hingga ke rumah-rumah warga dengan pengawasan drone dan patroli rutin.

“Tindakan aparat yang tidak humanis dan disertai intimidasi serta teror meresahkan masyarakat. Banyak warga keluar dari penahanan dalam kondisi babak belur,” kata perwakilan KNPB.

KNPB menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran terhadap hukum nasional maupun hukum humaniter internasional, terutama karena menyasar anak sekolah, perempuan, dan warga sipil.

“Penangkapan yang hanya didasarkan pada kecurigaan tanpa bukti transparan mencederai hukum dan HAM,” tegas mereka.

KNPB juga mengklaim sejumlah harta benda warga turut diamankan dan saat ini berada di Mapolres Yahukimo.

Baca Juga:  Beli Bensin, Dituduh TPNPB: Son Balingga Ditahan Tanpa Dasar Hukum di Koramil Yahukimo

Menyikapi situasi tersebut, KNPB mendesak Polres Yahukimo dan Kodim 1715 Yahukimo menghentikan operasi penyisiran serta membebaskan warga sipil yang masih ditahan.

KNPB juga menyerukan penghentian sementara aktivitas sekolah, perkantoran, dan kegiatan ekonomi di Kota Dekai apabila penangkapan terus berlanjut.

“Jika penangkapan tidak dihentikan, kami menyerukan seluruh rakyat Yahukimo menghentikan aktivitas di Kota Dekai. Namun jika dihentikan, aktivitas akan berjalan normal,” ujarnya.

Dalam pernyataan yang sama, KNPB meminta penyelesaian konflik bersenjata di Papua melalui perundingan politik antara Pemerintah Indonesia dan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) dengan mediasi pihak ketiga yang netral, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Mereka juga menyoroti dampak situasi keamanan terhadap fasilitas sipil, termasuk dua gereja GKI dan GIDI di Jalan Gunung, Dekai, yang disebut telah dikosongkan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun TNI terkait pernyataan KNPB tersebut. (*)

Sumber: jelatanewspapua

Related

You Might Also Like

PMKRI Jayapura Kutuk Tindakan Biadap Oknum Anggota TNI Yang Menyiksa Warga Sipil di Papua

Pengamat Militer Desak Jokowi dan DPR Buka Dialog Selesaikan Konflik di Papua

Relawan Rampai Nusantara Papua Minta Wapres Gibran Buka Kembali Penerbangan Internasional Bandara Biak

Ratusan Orang Hadiri Dideklarasi International Sion Kids Movement di Kota Jayapura

Gelar Mimbar Bebas, Rakyat Papua melawan Rasisme Desak Victor Yeimo Bebaskan Tanpa Syarat

TAGGED:KNPB YahukimoKodim 1715 YahukimoOperasi Damai CartenzPenangkapan Warga Sipil di YahukimoPolres YahukimoSatgas Operasi HabemaTPNPB

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Longsor Terjang Distrik Pronggoli Yahukimo, 91 Bangunan Terdampak
Next Article Tolak Perubahan Nama Huwulama, DPRK Jayawijaya Diminta Hentikan Raperda Bermasalah
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Tak Terbukti Bersalah, Hakim Bebaskan Terdakwa Kasus Nakes Anggruk 2025
Polhukam Tanah Papua
1 day ago
Mahasiswa Papua di Gorontalo Demo, Desak Pengusutan Dugaan Pelanggaran HAM di Puncak
Nasional Pendidikan Tanah Papua
3 days ago
Ini 4 Poin Tuntutan Demo di Wamena Hari Ini
Papua Pegunungan Polhukam Tanah Papua
3 days ago
Sempat Ricuh di DPR Papua Pegunungan, Aspirasi Massa Akhirnya Diterima Pimpinan DPRP
Papua Pegunungan Polhukam Tanah Papua
3 days ago
Baca juga
InfrastrukturTanah Papua

Aliansi Wio–Woma Klarifikasi Sikap soal Lokasi Kantor Pemerintahan Papua Pegunungan

9 months ago
Tanah Papua

Wabup Yahukimo Hadiri Penutupan Sidang Konferensi GIDI Klasis Momuna di Moruku

7 months ago
InfrastrukturTanah Papua

Bupati dan Wakil Bupati Yahukimo Resmikan Sejumlah Fasilitas Pelayanan Dasar di Distrik Ubalihi

10 months ago
HeadlineTanah Papua

Meski Tidak Terbukti Makar, Viktor Yeimo Divonis Penjara Delapan Bulan

3 years ago
Tanah Papua

Mei Mendatang, Para Uskup Regio Papua Akan Umumkan Hari Misi Katolik di Tanah Papua

3 years ago
PendidikanTanah Papua

Bupati Yahukimo Resmikan Gedung Perpustakaan Daerah, Simbol Komitmen Pembangunan Pendidikan

12 months ago
PolhukamTanah Papua

FSPM-PRP Makassar Desak Pembebasan 4 Tapol Papua di Momentum 63 Tahun Perjanjian Roma Agreement

7 months ago
Polhukam

57 Pastor Pribumi Papua Serukan Referendum Untuk Papua

6 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?