Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Apa Itu “Wim Luka Tok”? Atraksi Langka Ini Akan Tampil di Pra-FBLB Pasir Putih
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Ekonomi & Bisnis > Apa Itu “Wim Luka Tok”? Atraksi Langka Ini Akan Tampil di Pra-FBLB Pasir Putih
Ekonomi & BisnisPapua PegununganPariwisata

Apa Itu “Wim Luka Tok”? Atraksi Langka Ini Akan Tampil di Pra-FBLB Pasir Putih

admin
Last updated: August 3, 2026 23:10
By
admin
Byadmin
Follow:
33 Views
3 weeks ago
Share
Atraksi Langka Ini Akan Tampil di Pra-FBLB Pasir Putih - (Foto: AP/Nirmeke)
SHARE

Wamena, nirmeke.com – Sebanyak 12 objek wisata yang tergabung dalam Himpunan 12 Wisata Alam dan Kampung Budaya Wamena akan menggelar Pra Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) pada 6 Agustus 2026 di kawasan Wisata Pasir Putih, Distrik Pisugi, Kabupaten Jayawijaya. Kegiatan tersebut diinisiasi sebagai bentuk komitmen masyarakat adat dalam menjaga, merawat, dan memperkenalkan warisan budaya Lembah Baliem kepada generasi muda maupun wisatawan.

Iklan Nirmeke

Festival yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIT itu digelar menjelang Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) yang diselenggarakan pemerintah. Melalui kegiatan tersebut, para pengelola wisata berharap wisatawan yang datang ke Wamena tidak hanya menyaksikan agenda utama FBLB, tetapi juga mengunjungi destinasi wisata budaya yang dikelola masyarakat.

Sekretaris Himpunan 12 Wisata Alam dan Kampung Budaya Wamena, Paulus Himan, mengatakan gagasan penyelenggaraan festival lahir dari pertemuan seluruh pengelola wisata pada 9 Juli 2026. Saat itu, mereka sepakat memanfaatkan momentum kedatangan wisatawan domestik dan mancanegara untuk memperkenalkan kekayaan budaya yang masih terjaga di kampung-kampung adat.

“Kami mendapat informasi bahwa banyak wisatawan, termasuk dari mancanegara, sudah memesan hotel di Wamena untuk menghadiri Festival Budaya Lembah Baliem. Karena itu kami ingin menghadirkan Festival Mini agar mereka juga datang mengunjungi objek-objek wisata yang kami kelola,” ujar Paulus.

Ia menegaskan, konsep festival yang disiapkan berbeda dengan atraksi perang-perangan yang selama ini identik dengan Festival Budaya Lembah Baliem.

Menurutnya, festival akan lebih menonjolkan perjalanan kehidupan masyarakat adat Hubula secara utuh, mulai dari masa kanak-kanak, proses pendewasaan, perkawinan, hingga berbagai permainan tradisional yang diwariskan secara turun-temurun.

Baca Juga:  KAPP Lanny Jaya Klaim Kualitas Terbaik Batu Bata Merah Wilayah Lapago Ada Di Lanny Jaya

Salah satu atraksi utama adalah Wim Luka Tok, permainan tradisional anak-anak yang menggambarkan proses pembentukan karakter sebelum seseorang memasuki usia dewasa. Selain itu, pengunjung juga akan disuguhkan demonstrasi panahan tradisional, permainan adat, hingga prosesi budaya yang melibatkan masyarakat setempat.

“Kami ingin menunjukkan budaya yang asli, bukan sekadar pertunjukan. Semua yang ditampilkan merupakan warisan leluhur yang masih hidup sampai sekarang,” katanya.

Selain atraksi budaya, festival juga melibatkan pelaku UMKM lokal yang akan menjual berbagai produk khas masyarakat pegunungan seperti kopi lokal, buah nanas, aneka suvenir, serta hasil kerajinan tangan masyarakat adat.

Paulus menjelaskan, Himpunan 12 Wisata terdiri atas berbagai destinasi yang menawarkan kekayaan budaya dan alam, mulai dari kampung budaya, wisata alam, hingga kawasan goa yang tersebar di wilayah Hugulama dan sekitarnya.

Menurutnya, seluruh pengelola telah siap menerima kunjungan wisatawan selama rangkaian Festival Budaya Lembah Baliem berlangsung.

“Kami siap melayani wisatawan domestik maupun mancanegara. Kalau ingin melihat rumah adat yang asli, budaya yang asli, serta kehidupan masyarakat yang masih terjaga, datanglah ke 12 objek wisata kami,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa seluruh kegiatan yang dipertontonkan merupakan budaya autentik masyarakat Lembah Baliem yang hingga kini masih dipelihara oleh masyarakat adat.

Karena itu, Pra Festival ini menjadi ruang edukasi sekaligus media pelestarian budaya agar generasi muda tidak kehilangan identitasnya di tengah perkembangan zaman.

Baca Juga:  Tiga Pertemuan Rahasia " Hotel Maraw"

“Kami percaya budaya ini adalah kekayaan yang tidak dimiliki daerah lain. Karena itu kami berkewajiban menjaganya bersama-sama,” kata Paulus.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat, pemerintah, tokoh adat, gereja, serta seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung penyelenggaraan festival tersebut agar berjalan aman dan sukses.

“Ini bukan hanya kegiatan 12 wisata, tetapi bagian dari upaya menjaga warisan budaya leluhur masyarakat Lembah Baliem agar tetap hidup untuk generasi mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, anggota Himpunan 12 Wisata, Sony, menjelaskan bahwa festival tahun ini mengusung konsep berbeda dari kegiatan budaya pada umumnya.

Menurutnya, panitia ingin menghadirkan gambaran utuh tentang kehidupan masyarakat Hubula, bukan hanya mempertontonkan perang adat seperti yang selama ini dikenal masyarakat luas.

“Kami ingin masyarakat melihat proses kehidupan orang tua dulu, mulai dari perkawinan, bakar batu, permainan anak-anak, hingga proses pembentukan karakter sebelum seseorang memasuki masa dewasa. Semua itu akan ditampilkan secara berurutan,” katanya.

Atraksi utama bertajuk Wim Luka Tok akan menjadi ikon festival. Permainan tradisional tersebut menggambarkan kehidupan anak-anak Hubula yang kemudian berkembang menjadi simbol keberanian dan kedewasaan dalam kehidupan masyarakat adat.

Sony mengatakan konsep tersebut dipilih karena selama ini belum banyak ditampilkan dalam festival budaya berskala besar.

Menurutnya, Pra Festival menjadi ruang untuk memperlihatkan sisi lain kebudayaan Hubula yang kaya akan nilai pendidikan, kebersamaan, dan filosofi hidup masyarakat pegunungan.(*)

Pewarta: Aguz Pabika

Related

You Might Also Like

Pendeta Bangun Penggilingan Padi Swadaya, Alpius: Ini Contoh Kemandirian Masyarakat

Pemkab Yahukimo Luncurkan Penyaluran Bantuan Pangan ke 51 Distrik

Pemkab Lanny Jaya Teken MoU Rp6 Miliar dengan KAPP untuk Dukung UMKM Lokal

Seruan Kembali ke Pangan Lokal, Kritik Ketergantungan Beras dan Ancaman Alih Fungsi Lahan

Pemuda Beam–Kuyawage Nyatakan Papua Darurat Kemanusiaan, Desak Hentikan Militerisme di Lanny Jaya

TAGGED:Himpunan 12 Wisata Alam dan Kampung Budaya WamenaPra Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB)Wim Luka Tok

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article KNPB Mamberamo Tengah Gelar Aksi Damai, Tolak Militerisme dan Soroti Krisis Kemanusiaan
Next Article MRP Papua Pegunungan dan DPRP Perkuat Koordinasi Bahas Regulasi dan Dukungan Kelembagaan
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Kelompok Tani Sukunauak-Welasomon Blok D Keluhkan Hama dan Irigasi, 11 Hektare Sawah di Walelagama Terancam
Ekonomi & Bisnis Papua Pegunungan
4 hours ago
KNPB Wilayah Balim Tolak Pendataan Ulang Pengungsi, Dorong Penyelesaian Konflik melalui Pihak Ketiga
Polhukam Tanah Papua
6 hours ago
Kebakaran Lahan Kepung Wamena, Api Muncul di Sejumlah Wilayah Saat Kemarau Melanda
Papua Pegunungan
6 hours ago
TPNPB: Warga Imigran Indonesia dan Orang Papua Diminta Jaga Jarak dengan Aparat Militer di Wilayah Konflik
Polhukam Tanah Papua
1 day ago
Baca juga
Papua PegununganPendidikan

Rekrutmen Honorer K2 Dinilai Sarat Kepentingan, Guru Lama Dikorbankan hingga Palang SD Inpres Muliama

6 months ago
Papua PegununganTanah Papua

Peserta Seleksi DPRK Datangi Kesbangpol, Pertanyakan Hasil yang Belum Diumumkan

5 months ago
Ekonomi & BisnisPerempuan & Anak

Dari Rumah Sederhana di Wamena, Noken Rasta Menjelajah Indonesia hingga PNG

6 months ago
Papua Pegunungan

KADIN Papua Pegunungan Serahkan Hewan Kurban untuk Masjid Agung Baiturrahman Wamena

3 months ago
Papua PegununganPendidikan

Aktivis HAM Papua Pegunungan Kecam Pembubaran Diskusi Mahasiswa di Wamena

2 months ago
Papua PegununganPerempuan & Anak

PKK Yahukimo Gelar Pelatihan Awana, Perkuat Kapasitas Guru dan Pengasuh Sekolah Minggu

2 months ago
OlaragaPapua Pegunungan

Liga 4 Segera Bergulir, PSSI Papua Pegunungan Pastikan 12 Klub Turun Lapangan

7 months ago
Ekonomi & Bisnis

Agus Logo Anggota DPRD Jayawijaya Ajak Masyarakat Untuk Kembali Berkebun

1 year ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?