Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Konflik Berdarah Meletus di Kapiraya, Pemerintah Papua Tengah Diminta Bertindak Cepat
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Polhukam > Konflik Berdarah Meletus di Kapiraya, Pemerintah Papua Tengah Diminta Bertindak Cepat
PolhukamTanah Papua

Konflik Berdarah Meletus di Kapiraya, Pemerintah Papua Tengah Diminta Bertindak Cepat

admin
Last updated: November 27, 2025 11:58
By
admin
Byadmin
Follow:
12 Views
7 months ago
Share
SHARE

Iklan Nirmeke

Nabire, nirmeke.com — Konflik antarwarga kembali pecah di wilayah Kapiraya hingga menimbulkan korban jiwa dan kerusakan pemukiman. Serangan yang terjadi beruntun selama beberapa hari terakhir menimbulkan ketegangan serius antara warga Kampung Wakiya dan Kampung Mogodagi.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa serangan pertama dilakukan oleh kelompok warga Kampung Wakiya terhadap warga Mogodagi, mengakibatkan beberapa orang luka-luka. Situasi semakin memburuk pada 24 November 2025, ketika kelompok gabungan warga Wakiya di bawah pimpinan Kepala Kampung setempat kembali melakukan penyerangan kedua.

Dalam insiden itu, seorang warga Mogodagi ditikam dan dibakar bersama rumahnya, sementara sejumlah rumah lain milik warga Mogodagi juga ikut dibakar. Korban luka bertambah dan warga mulai mengungsi ke lokasi aman.

Baca Juga:  Louching Indeks Kerawanan Pemilu, Bawaslu Lanny Jaya Minta Semua Pihak Jaga Netralitas

Akar Konflik: Tapal Batas dan Sengketa Tambang

Sumber masyarakat menyebutkan bahwa konflik dipicu oleh, Belum adanya tapal batas adat yang jelas antara suku Mee dan suku Komoro. Perebutan lahan tambang emas Kapiraya yang sejak lama menjadi titik sensitif antar-kelompok. Dan Ketidakjelasan batas wilayah serta perebutan sumber daya alam ini disebut memperbesar potensi benturan fisik di lapangan.

Desakan Terhadap Pemerintah Papua Tengah

Melalui sebuah surat terbuka, masyarakat dan tokoh setempat mendesak Gubernur Papua Tengah, DPR Papua Tengah, MRP Papua Tengah, serta pemerintah Kabupaten Deiyai, Dogiyai, dan Mimika untuk turun tangan menangani konflik yang disebut berpotensi meluas.

Baca Juga:  Pemkab Yahukimo Resmikan Gedung Gereja GIDI Jemaat Siloam Dekai

Ada empat tuntutan utama yang disampaikan:

  1. Pemerintah segera mendamaikan dan menghentikan konflik bersenjata di Kapiraya.
  2. Menangkap para pelaku kekerasan dan memprosesnya secara hukum.
  3. Menetapkan tapal batas adat antara suku Komoro dan suku Mee.
  4. Menentukan batas administratif antara Kabupaten Deiyai, Dogiyai, dan Mimika.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah provinsi maupun kabupaten terkait langkah penanganan konflik tersebut. Warga berharap intervensi cepat pemerintah dapat mencegah jatuhnya korban lebih banyak serta memulihkan keamanan di Kapiraya.(*)

Related

You Might Also Like

Dewan Adat Tabi Dan Saireri Desak Mendagri Segera Lantik Anggota MRP Terpilih Periode 2023-2028

Anggota DPR RI Arianto Kogoya Hadiri Seminar Nasional BEM Uncen, Tekankan Pentingnya Pendidikan Inklusif di Papua

Pelayanan “Orang Dalam” di Dukcapil Jayawijaya Disorot, OAP Mengantre Subuh Dipulangkan

Musyawarah Besar Suku Wio Dorong Keamanan Sosial dan Pengelolaan Wilayah Berkelanjutan di Wamena

Papua Darurat Kekerasan Seksual Perempuan dan Anak

TAGGED:Konflik Berdarah Meletus di KapirayaSuku KomoroSuku MeeTapal Batas dan Sengketa Tambang

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Seni, Musik, dan Aksi Peduli Hutan Papua Bersama WALHI & KORK Papua
Next Article IPMNI DPC Jayapura Kirim Bantuan untuk Korban Longsor di Distrik Dal dan Meborok, Nduga
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Ketua Baru KPA Jayawijaya Tonius Wenda dan Pengurus Bergerak Cepat, Renovasi Honai Kantor KPA dan Shelter Sebelum Memulai Pelayanan Keluar - Foto: Dok. KPA Jayawijaya
Tonius Wenda Tancap Gas Benahi KPA Jayawijaya
Kesehatan Papua Pegunungan
23 hours ago
Kepala Distrik Bugukgona Salurkan Bibit Kelinci dan Ikan, Dorong Kemandirian Ekonomi Kampung
Ekonomi & Bisnis Papua Pegunungan
2 days ago
KNPI Yahukimo Bentuk Panitia Verifikasi OKP, Dorong Persatuan Pemuda dan Pemulihan Kondisi Daerah
Papua Pegunungan
2 days ago
Masyarakat Adat Yahukimo Tolak Pembangunan Pos TNI di Dekai, Sebut Abaikan Aspirasi Warga
Papua Pegunungan Polhukam
2 days ago
Baca juga
Tanah Papua

Jaring Aspirasi Masyarakat, MRP Papua Pegunungan Bertemu Tokoh-tokoh Adat Suku Wio

2 years ago
PolhukamTanah Papua

Ratusan TNI Non-Organik Masuk Ugem Tanpa Izin: Pemerhati HAM Papua Kecam Aksi Sepihak

10 months ago
LingkunganSiaran PersTanah Papua

PT MNM Serobot Tanah Ulayat Yei, Warga Jagebob Lawan PSN Merauke

9 months ago
Tanah Papua

DPD LIN Provinsi Papua Pegunungan Harapkan Pemilihan Gubernur dan Bupati Berjalan Aman dan Damai

2 years ago
PendidikanPolhukam

BREAKING NEWS: Aparat Hadang Aksi Damai Front Mahasiswa Yahukimo di Dekai

5 months ago
Siaran PersTanah Papua

LBH Papua Merauke: Presiden Prabowo Wajib Terima Hasil Sidang MPL PGI sebagai Bentuk Pemenuhan HAM

4 months ago
Tanah Papua

Mahasiswa 7 Wilayah Adat Asal Papua Kota Studi Provinsi Gorontalo Demo Tolak Transmigrasi di Tanah Papua

2 years ago
HeadlineTanah Papua

Uskup Pro Investasi Serta Ancaman Kehadiran Tentara di Lokasi PSN

2 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?