Jayapura, nirmeke.com – Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Numbay melalui Sektor Asyah menggelar diskusi terbuka dan konsolidasi anggota tahap II pada Jumat (19/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti anggota KNPB Sektor Asyah dan membahas tema mengenai praktik kolonialisme di Papua.
Diskusi menghadirkan Ketua KNPB Wilayah Numbay, Hosea Yeimo, sebagai pemateri utama. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pandangannya mengenai kolonialisme dan perkembangan sistem kekuasaan dunia dari masa ke masa.
Menurut Hosea Yeimo, kolonialisme merupakan sistem yang digunakan suatu negara untuk menguasai wilayah dan masyarakat lain. Ia mengaitkan konsep tersebut dengan berbagai perkembangan sosial, politik, dan ekonomi yang menurutnya turut memengaruhi kondisi Papua saat ini.
Dalam pemaparannya, Hosea juga menyinggung perkembangan sistem sosial mulai dari masyarakat komunal, perbudakan, feodalisme hingga kapitalisme. Menurutnya, sistem-sistem tersebut memiliki pengaruh terhadap hubungan manusia dengan lingkungan, budaya, dan sumber daya alam.
Selain membahas aspek sejarah dan teori kolonialisme, diskusi juga menyoroti berbagai persoalan yang menurut peserta berkaitan dengan kondisi sosial, ekonomi, budaya, dan sumber daya alam di Papua.
Usai menyampaikan materi, Hosea Yeimo mengajak peserta diskusi untuk terus meningkatkan kesadaran kritis terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Papua.
“Kita perlu memahami berbagai persoalan yang terjadi dan mengenali akar masalahnya agar dapat menentukan langkah yang tepat dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KNPB Sektor Asyah, Peres Wakla, menilai berbagai persoalan yang terjadi di Papua perlu menjadi perhatian bersama. Ia menyebut dampak yang dirasakan masyarakat meliputi aspek sosial, budaya, dan pengelolaan sumber daya alam.
Senada dengan itu, Sekretaris KNPB Sektor Asyah, Mungguwar Pahabol, mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan pemahaman terhadap berbagai persoalan yang berkembang di Papua serta memperkuat kesadaran kolektif dalam menyikapinya.
Diskusi yang berlangsung secara terbuka tersebut ditutup dengan sesi penyampaian pandangan peserta dan perumusan kesimpulan bersama. Para peserta menilai pentingnya peningkatan kesadaran politik dan sosial masyarakat dalam memahami berbagai dinamika yang terjadi di Papua.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda konsolidasi internal KNPB Sektor Asyah yang dilakukan secara bertahap kepada anggota dan simpatisan organisasi.(Red)*
