Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: KNPB Sebut Papua dalam Situasi Darurat Militer dan Kemanusiaan
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Tanah Papua > KNPB Sebut Papua dalam Situasi Darurat Militer dan Kemanusiaan
Tanah Papua

KNPB Sebut Papua dalam Situasi Darurat Militer dan Kemanusiaan

admin
Last updated: June 19, 2026 23:56
By
admin
Byadmin
Follow:
32 Views
3 months ago
Share
KNPB Bacakan Pernyataan sikap tersebut disampaikan melalui siaran pers yang diterbitkan di Jayapura, Jumat (19/6/2026)
SHARE

Jayapura, nirmeke.com – Badan Pengurus Pusat Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menyatakan bahwa situasi keamanan dan kemanusiaan di Tanah Papua sepanjang Mei hingga Juni 2026 semakin memprihatinkan. Pernyataan tersebut disampaikan melalui siaran pers yang diterbitkan di Jayapura, Jumat (19/6/2026).

Iklan Nirmeke

Dalam pernyataannya, KNPB menilai telah terjadi berbagai peristiwa yang menurut mereka berdampak terhadap warga sipil di sejumlah wilayah Papua, antara lain Yahukimo, Intan Jaya, Merauke, Lanny Jaya, Maybrat, Puncak, dan Jayapura.

KNPB mencatat sejumlah peristiwa yang mereka sebut berkaitan dengan penangkapan warga sipil, dugaan penembakan, konflik bersenjata, pengungsian masyarakat, pembangunan pos militer di wilayah sipil, hingga sengketa tanah adat yang dikaitkan dengan pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN).

Selain itu, organisasi tersebut juga menyoroti meningkatnya jumlah warga yang mengungsi akibat konflik bersenjata di Papua. KNPB mengutip laporan Human Rights Monitor yang menyebut jumlah pengungsi internal di Papua mencapai lebih dari 122 ribu jiwa hingga Juni 2026.

Baca Juga:  Lambat Tangani Banjir Meborok, Anggota DPRK Nduga Kritik Pemerintah dan Minta Hentikan Operasi Militer

Menurut KNPB, berbagai peristiwa tersebut perlu mendapatkan perhatian serius karena dinilai berkaitan dengan perlindungan hak asasi manusia dan hukum humaniter internasional.

“Kami melihat adanya situasi yang semakin mengkhawatirkan bagi masyarakat sipil di berbagai wilayah Papua. Negara harus memastikan perlindungan terhadap hak-hak warga sipil dan menghentikan berbagai tindakan yang berpotensi menimbulkan pelanggaran HAM,” demikian isi pernyataan KNPB.

Dalam siaran pers tersebut, KNPB juga memberikan apresiasi kepada para pembuat film dokumenter Pesta Babi, yakni Dandhy Laksono, Cipri Dale, Victor Mambor, serta sejumlah organisasi dan media yang terlibat dalam produksi film tersebut. Menurut KNPB, film itu telah membuka ruang diskusi publik mengenai persoalan kemanusiaan, konflik, serta hak-hak masyarakat adat di Papua.

Baca Juga:  KNPB Tegaskan Disiplin Perjuangan, Klarifikasi Pernyataan Jubir TPNPB

Melalui pernyataan resminya, KNPB menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Pemerintah Indonesia, di antaranya membuka akses bagi media dan lembaga independen untuk melakukan pemantauan di Papua, menghentikan tindakan yang dianggap mengancam warga sipil, menghentikan penggunaan senjata peledak di wilayah sipil, serta mendorong penyelesaian konflik melalui dialog damai.

KNPB juga menyerukan kepada gereja, organisasi kemanusiaan, masyarakat sipil, dan komunitas internasional untuk memberikan perhatian terhadap situasi kemanusiaan di Papua.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, belum terdapat tanggapan resmi dari pemerintah maupun aparat keamanan terkait berbagai poin yang disampaikan dalam siaran pers KNPB tersebut.(Red)*

Related

You Might Also Like

Pendeta Bangun Penggilingan Padi Swadaya, Alpius: Ini Contoh Kemandirian Masyarakat

Bupati Jayapura: Pemalangan Tanah Bisa Hambat Investasi dan Lapangan Kerja

Tindakan Polisi Terhadap Pdt. Benny Giay Merusak Citra Indonesia di Mata Dunia

Senator Lis Tabuni: Pengiriman Transmigrasi ke Tanah Papua Bukan Solusi

Kekerasan Berbasis Rasis Terhadap Rakyat Papua Terus Meningkat 6 Tahun Terakhir di Papua 

TAGGED:KNPBPapua Darurat Militer dan KemanusiaanProyek Strategis Nasional (PSN)

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Pemuda Sepaham Lanny Jaya Desak Investigasi Insiden yang Lukai Dua Warga Sipil di Intan Jaya
Next Article KNPB Sektor Asyah Gelar Diskusi Kolonialisme dan Konsolidasi Anggota Tahap II
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Pemkab Yahukimo Salurkan Bantuan Beras ke Enam Distrik Terdampak Kekeringan
Papua Pegunungan
7 hours ago
Kesal dan Terbebani Persoalan Hidup, Ibu Aniaya Anak hingga Meninggal di Sentani
Kriminal
1 day ago
333 Rumah Menunggu Dipulihkan, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Nasional Tanah Papua
1 day ago
Kontrakan Belum Dibayar Pemda, Mahasiswa Lanny Jaya di Bali Terusir
Pendidikan
2 days ago
Baca juga
PolhukamTanah Papua

KNPB Yahukimo Gelar Aksi Damai, Soroti Situasi Keamanan dan Kemanusiaan di Papua

1 month ago
ArtikelTanah Papua

Mengenal Pos Misi Katolik Pertama di Papua

1 year ago
Tanah Papua

Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Tokoh Intelektual Tolikara Tentang DOB

4 years ago
Papua PegununganPolhukamTanah Papua

Sempat Ricuh di DPR Papua Pegunungan, Aspirasi Massa Akhirnya Diterima Pimpinan DPRP

5 months ago
Papua PegununganTanah Papua

Tolak Perubahan Nama Huwulama, DPRK Jayawijaya Diminta Hentikan Raperda Bermasalah

7 months ago
Papua PegununganPendidikanSastraSeni & Budaya

Sekolah Adat Hugulama Diharapkan Jadi Rumah Belajar Budaya bagi Generasi Muda

7 months ago
PariwisataTanah Papua

TACB Jayawijaya Dorong Penetapan 15 Objek Cagar Budaya Wilayah Hugulama

2 years ago
Tanah Papua

Kekerasan di Papua Telan Ratusan Korban Jiwa, Mayoritas Warga Sipil

4 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?