Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Lambat Tangani Banjir Meborok, Anggota DPRK Nduga Kritik Pemerintah dan Minta Hentikan Operasi Militer
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Polhukam > Lambat Tangani Banjir Meborok, Anggota DPRK Nduga Kritik Pemerintah dan Minta Hentikan Operasi Militer
PolhukamTanah Papua

Lambat Tangani Banjir Meborok, Anggota DPRK Nduga Kritik Pemerintah dan Minta Hentikan Operasi Militer

admin
Last updated: November 11, 2025 18:42
By
admin
Byadmin
Follow:
7 Views
7 months ago
Share
Evakuasi korban Banjir Bandang Distrik Meborok Nduga - Dok
SHARE

Wamena, nirmeke.com — Anggota DPRK Nduga, Leri Gwijangge, menyoroti lambannya penanganan bencana banjir dan longsor yang terjadi di Distrik Meborok dan Dal pada 1 November 2025. Bencana tersebut menelan 23 korban jiwa, dengan 10 jenazah telah ditemukan dan 13 orang lainnya masih hilang hingga kini.

Iklan Nirmeke

Dalam keterangannya kepada media di Wamena, Leri menyampaikan kekecewaannya terhadap minimnya respons dan koordinasi dari pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten. Ia menyebut, hingga kini belum ada tim pencarian resmi yang diturunkan ke lokasi terdampak, terutama di sepanjang aliran Sungai Yuguru.

“Kami sudah sampaikan berulang kali kepada pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten, bahkan ke Basarnas, tapi tidak ada respon. Masyarakat tidak bisa melakukan pencarian karena trauma dan kehadiran aparat TNI di sepanjang Kali Yuguru, Distrik Meborok,” ujar Leri.

Baca Juga:  Bupati Jayawijaya Minta Sriwijaya Air Rekrut Putra-Putri Papua Pegunungan sebagai Awak Kabin

Menurutnya, akses menuju Distrik Meborok hanya bisa ditempuh melalui jalur udara, namun hingga saat ini belum ada upaya pembukaan akses tersebut. Ia mendesak agar pemerintah daerah dan provinsi segera turun tangan untuk menanggapi krisis kemanusiaan ini.

“Kami mohon kepada Gubernur Papua Pegunungan dan Wakil Gubernur untuk melihat ini sebagai masalah kemanusiaan. Negara itu bisa ada karena rakyat, provinsi dan kabupaten juga ada karena rakyat — bukan hanya karena hutan atau wilayah luas,” tegasnya.

Leri juga menyerukan penghentian operasi militer di wilayah Meborok, agar masyarakat dapat melakukan pencarian korban tanpa rasa takut.

Baca Juga:  Michelle Kurisi ''Dihabisi TPN PB Atau TNI-Polri?''

“Kalau sudah ada aparat keamanan di sana, seharusnya pemerintah bisa memfasilitasi pencarian. Tapi ini malah tertutup, tidak ada akses, tidak ada izin. Ada apa sebenarnya di balik ini?” katanya.

Ia menilai, sikap pemerintah yang tidak tanggap dan tertutup justru memperdalam ketidakpercayaan masyarakat terhadap negara.

“Kami sudah berulang kali koordinasi dengan Dandim Kabupaten Nduga untuk bantu buka akses, tapi jawabannya selalu ‘nanti’. Artinya tidak ada niat baik. Kami minta pimpinan TNI dan Polri serius membantu kami buka akses ke Distrik Meborok. Jangan pura-pura dengar tapi tidak dengar, lihat tapi tidak lihat,” pungkasnya.(*)

Related

You Might Also Like

Refleksi 100 Hari Kerja, Sekretaris MRP Papua Pegunungan Fokus Perbaikan Tata Kelola

KPU Lanny Jaya Minta Masyarakat Kawal Suara dan Berani Laporkan Kecurangan di Lapangan

Lis Tabuni Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI kepada Mahasiswa Puncak Jaya di Nabire

Gubernur Papua Pegunungan Ancam Tempuh Jalur Hukum Terkait Penyalahgunaan Dana Lahan Kantor Gubernur

Aliansi Masyarakat Adat Wouma-Welesi Beri Surat Kuasa ke PAHAM Papua

TAGGED:Anggota DPRK NdugaBanjir Meborok NdugaLeri GwijanggeOperasi Militer di Nduga

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Mahasiswa Nduga Desak Pemerintah dan Aparat Hentikan Konflik di Kenyam
Next Article Distrik Libarek Gelar Musrembang Kampung, Bahas Prioritas Pembangunan Tahun 2026
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

KADIN Papua Pegunungan Serahkan Hewan Kurban untuk Masjid Agung Baiturrahman Wamena
Papua Pegunungan
4 days ago
Polres Jayapura Kerahkan 113 Personil Amankan Shalat Iduladha 1447 Hijriah
Tanah Papua
4 days ago
Bupati Yunus Wonda: Konflik Papua Pegunungan Jangan Dibawa ke Kabupaten Jayapura
Tanah Papua
4 days ago
KNPB Yahukimo Sebut Penangkapan Aktivis Kemanusiaan Cederai Hukum, Kone Kobak Akhirnya Dibebaskan
Tanah Papua
1 week ago
Baca juga
Tanah Papua

Peringati Hari Pahlawan Nasional, Wakil Bupati Fredi Ginia Tabuni Komit Bangun dari Kampung ke Kota

7 months ago
Tanah Papua

MRP Papua Pegunungan Usulkan Frans Pigome Jadi Presiden PT Freeport Indonesia

8 months ago
Tanah Papua

PJ Semuel: Setiap Usulan Harus Utamakan Prioritas Pembangunan Daerah

1 year ago
LingkunganPolhukamSiaran PersTanah Papua

Masyarakat Adat Malind Gugat Izin Proyek Jalan 135 Km di Merauke ke PTUN Jayapura

3 months ago
Tanah Papua

Langgar PP 106/2021, Seleksi DPRK Yalimo Dinyatakan Cacat Hukum

12 months ago
Papua PegununganPolhukamTanah Papua

Sempat Ricuh di DPR Papua Pegunungan, Aspirasi Massa Akhirnya Diterima Pimpinan DPRP

1 month ago
Tanah Papua

Keluarga dan 12 Suku Yahukimo Tolak ‘Bayar Nyawa’, Tuntut Keadilan untuk Vicktor Deyal

9 months ago
Tanah Papua

Mahasiswa, OKP Cipayung dan Masyarakat Papua Pegunungan Tolak Program Transmigrasi

2 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?