Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Keluarga dan 12 Suku Yahukimo Tolak ‘Bayar Nyawa’, Tuntut Keadilan untuk Vicktor Deyal
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Tanah Papua > Keluarga dan 12 Suku Yahukimo Tolak ‘Bayar Nyawa’, Tuntut Keadilan untuk Vicktor Deyal
Tanah Papua

Keluarga dan 12 Suku Yahukimo Tolak ‘Bayar Nyawa’, Tuntut Keadilan untuk Vicktor Deyal

Vekson Aliknoe
Last updated: September 7, 2025 16:04
By
Vekson Aliknoe
220 Views
11 months ago
Share
Hari Penutupan Duka Vicktor Deyal: Keluarga dan 12 Suku Yahukimo Tolak “Bayar Nyawa”, Tegaskan Proses Hukum Harus Jalan - (Aliknoe/Nirmeke)
SHARE

Yahukimo, nirmeke.com – Penutupan duka atas kematian almarhum Vicktor Deyal, korban dugaan penganiayaan oknum polisi Polsek Yahukimo, diwarnai sikap tegas keluarga dan masyarakat. Mereka menolak penyelesaian adat berupa “bayar nyawa” dan mendesak agar kasus tersebut diproses melalui jalur hukum negara.

Iklan Nirmeke

Kepala suku Kimyal yang juga perwakilan keluarga korban, Efesus Balyo, menegaskan bahwa nyawa manusia tidak bisa ditukar dengan uang maupun barang.

“Yang kami minta hanya hukum ditegakkan sesuai dengan undang-undang Republik Indonesia. Nyawa ada di tangan Tuhan, bukan untuk ditukar dengan kompensasi apa pun,” ujarnya, Minggu (07/09/2025).

Prosesi penutupan duka dan pengantaran jenazah Vicktor Deyal diikuti ribuan masyarakat dari 12 suku, 51 distrik, dan 517 kampung. Dalam aksi tersebut, mereka bersatu menuntut kepolisian segera mengusut dan menghukum oknum pelaku.

Baca Juga:  Mahasiswa Lapago Minta Pemerintah Selesaikan Persoalan Pro Kontra Lokasi Penempatan Kantor Gubernur

Keluarga juga membantah isu yang menyebut korban mengonsumsi minuman keras sebelum ditangkap.

“Itu informasi menyesatkan. Tuntutan kami jelas: keadilan ditegakkan, pelaku dicopot dari keanggotaan polisi, dan diadili sesuai hukum yang berlaku,” tambah Efesus Balyo.

Koordinator lapangan duka, Yanis Soll, menegaskan bahwa penutupan duka bukan akhir perjuangan.

“Vicktor mati di tangan oknum polisi melalui penangkapan liar dan penganiayaan brutal. Kami meminta LBH Papua dan Komnas HAM Papua mengawal kasus ini sampai ada putusan yang adil,” ujarnya.

Selain menuntut keadilan untuk korban, keluarga juga menyinggung maraknya keterlibatan oknum aparat di Yahukimo dalam peredaran miras, narkoba, perjudian, dan praktik prostitusi. Mereka meminta Polres Yahukimo menindak tegas karena hal itu dinilai merusak tatanan sosial masyarakat.

Baca Juga:  LBH Papua: 58 Tahun Freeport Beroperasi, Hak Buruh dan Masyarakat Adat Masih Terabaikan

Informasi terbaru menyebutkan, tim Propam Polda Papua telah tiba di Dekai untuk memeriksa oknum polisi yang diduga terlibat. Keluarga menyambut langkah ini, namun menegaskan akan terus mengawal kasus hingga tuntas.

“Kami akan kawal sampai pelaku diusut, dicopot dari jabatan, dan saksi mata yang tahu kejadian diperiksa,” kata Yunani Balyo, perwakilan keluarga korban.

Keluarga dan masyarakat mendasarkan sikapnya pada Pasal 28A–J UUD 1945 tentang hak asasi manusia, khususnya hak untuk hidup.

“Hak fundamental Vicktor sudah dicabut secara kejam, dan ini tidak bisa didiamkan,” tegas keluarga dalam pernyataannya. (*)

Pewarta: Vekson Aliknoe

Related

You Might Also Like

Polisi Tangkap Empat Mahasiswa Uncen Saat Aksi Peringati New York Agreement

Sekolah Adat Santo Yohanes Pembaptis II Diresmikan: Upaya Menyelami dan Merawat Jati Diri Papua

Satu Tahun Kasus Penembakan Tobias Silak: Teriakan Keadilan dari Seorang Ayah

Atenius Murib: Kemenangan MURNI Kado Natal untuk Rakyat Jayawijaya

HUT ke-80 RI di Papua Pegunungan Berlangsung Khidmat, Gubernur Tabo Tekankan Persatuan

TAGGED:Front Justice for Vicktor DeyalKomnas HAM PapuaLBH Papua

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Jembatan Gantung Gelok Beam–Gamelia Mulai Dibangun, DPR Papua Pegunungan Ikut Kawal
Next Article Mahasiswa Lanny Jaya Desak Pemkab Segera Cairkan Bantuan Studi, Ancam Gelar Aksi di Kemendagri
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Aksi KNPB di Makassar Sempat Ricuh, Massa Kawal Tuntutan Papua Zona Darurat Kemanusiaan
Nasional Tanah Papua
18 hours ago
Tapol Papua Tolak New York Agreement, Soroti PSN dan Dugaan Pelibatan OAP sebagai Informan
Nasional Tanah Papua
18 hours ago
Cipayung Jayawijaya Soroti Operasi Militer, Tolak PSN dan Pertanyakan Program MBG di Papua
Papua Pegunungan Tanah Papua
18 hours ago
Agus Kossay Apresiasi Kapolres Jayawijaya Buka Ruang Demokrasi bagi Massa KNPB
Polhukam Tanah Papua
19 hours ago
Baca juga
Ekonomi & BisnisMRP Papua PegununganPapua Pegunungan

MRPP Apresiasi Inisiatif Warga Welesi Bangun Ekonomi Mandiri Lewat Koperasi Desa Merah Putih

4 weeks ago
Kabar DaerahNasionalPapua TengahPendidikan

Lis Tabuni Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI kepada Pelajar dan Mahasiswa Lanny Jaya di Nabire

7 months ago
Tanah Papua

MRP Papua Pegunungan Usulkan Frans Pigome Jadi Presiden PT Freeport Indonesia

10 months ago
OlaragaPapua Pegunungan

KONI Papua Pegunungan Luncurkan Website Pusat Data Atlet

5 months ago
PendidikanTanah Papua

Aksi Lukatok Ketiga Untuk Membangun Gereja Manusia

3 years ago
Tanah Papua

Pj Bupati Jayawijaya Apresiasi Kegiatan Seminar Kebudayaan Lembah Balim Dalam Menjaga Warisan Budaya Leluhur

2 years ago
KesehatanPapua Pegunungan

Pemkab Yahukimo Salurkan 1 Ton Beras untuk Hutkimo, 22 Warga Meninggal akibat Wabah dan Kelaparan

6 months ago
LingkunganTanah Papua

Walhi Papua Menolak Deforestasi Hutan Adat Papua Atas Nama Pangan Nasional

11 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?