Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Kebakaran Lahan Kepung Wamena, Api Muncul di Sejumlah Wilayah Saat Kemarau Melanda
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Tanah Papua > Papua Pegunungan > Kebakaran Lahan Kepung Wamena, Api Muncul di Sejumlah Wilayah Saat Kemarau Melanda
Papua Pegunungan

Kebakaran Lahan Kepung Wamena, Api Muncul di Sejumlah Wilayah Saat Kemarau Melanda

admin
Last updated: August 24, 2026 11:18
By
admin
Byadmin
Follow:
49 Views
2 months ago
Share
kebakaran hutan di Distrik Wadangku kabupaten Jayawijaya beberapa waktu lalu - (Foto: Istimewa)
SHARE

Wamena, nirmeke.com — Musim kemarau yang melanda Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, mulai memunculkan ancaman serius bagi masyarakat. Kebakaran hutan dan lahan dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah sekitar Wamena dan kawasan perkampungan, sementara kondisi lahan yang semakin kering membuat api lebih mudah menjalar.

Iklan Nirmeke

Sejumlah laporan masyarakat yang beredar melalui media sosial dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan adanya kebakaran lahan di beberapa titik Jayawijaya. Informasi tersebut antara lain menyebut kebakaran di kawasan Pugima, Wouma/Welesi, Witawaya, hingga wilayah perbatasan Jayawijaya–Mamberamo Tengah.

Di media sosial Info Wamena, masyarakat juga melaporkan munculnya kebakaran hutan dan lahan di sejumlah titik Kabupaten Jayawijaya. Dalam unggahan lainnya, asap kebakaran terlihat menyelimuti sebagian kawasan Wamena dan diduga berasal dari kebakaran hutan dan lahan di beberapa lokasi.

Laporan tersebut memperlihatkan bahwa persoalan kebakaran tidak lagi hanya terjadi di satu lokasi. Kondisi kemarau membuat vegetasi, semak dan rumput mengering sehingga api berpotensi bergerak cepat, terutama ketika disertai angin.

Pugima hingga Wouma Dilaporkan Terbakar

Pada awal Agustus, kebakaran hutan terjadi di Distrik Pugima, yang lokasinya relatif dekat dengan Kota Wamena.

Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Satpol PP Kabupaten Jayawijaya mengerahkan dua unit mobil pemadam dan delapan personel setelah menerima laporan masyarakat. Petugas bersama kepolisian kemudian menuju lokasi dan berhasil mengendalikan api sehingga tidak sampai merembet ke permukiman warga.

Kebakaran juga dilaporkan terjadi di kawasan Wouma/Welesi. Informasi mengenai kebakaran lahan di kawasan tersebut kembali muncul melalui media sosial ketika kondisi kemarau masih berlangsung.

Sementara itu, laporan lain di media sosial menyebut kebakaran terjadi di Kampung Wiligima, Distrik Witawaya. Kebakaran tersebut dilaporkan berdampak pada sejumlah bangunan tradisional milik warga, termasuk satu honai laki-laki, tiga honai perempuan, dapur dan kandang ternak. Informasi tersebut masih perlu diverifikasi lebih lanjut oleh pihak berwenang terkait jumlah kerugian dan penyebab kebakaran.

Baca Juga:  Kebijakan Publik di Papua Pegunungan Dinilai Perlu Pengawasan Masyarakat

Laporan masyarakat lainnya juga menyebut adanya kebakaran lahan di wilayah perbatasan Jayawijaya–Mamberamo Tengah.

Kemarau Panjang, Ancaman Tidak Hanya Api

Ancaman kebakaran menjadi lebih serius karena Jayawijaya saat ini masih berada dalam periode kemarau.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas III Wamena memperkirakan musim kemarau di Papua Pegunungan berlangsung hingga akhir Agustus 2026. Kemarau di wilayah Jayawijaya sendiri telah berlangsung sejak sekitar April.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Satpol PP Jayawijaya, Karman, sebelumnya mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan. Menurutnya, suhu yang tinggi dan angin kencang pada puncak kemarau dapat memperbesar potensi kebakaran.

Masyarakat juga diminta tidak membakar sampah maupun melakukan pembakaran di sekitar lahan kering tanpa pengawasan karena percikan api kecil dapat berkembang menjadi kebakaran luas.

Lahan Pertanian Ikut Terancam

Bagi masyarakat Jayawijaya, persoalan kebakaran lahan tidak dapat dipisahkan dari persoalan pangan.

Lahan pertanian masyarakat di sekitar Wamena dan distrik-distrik sekitarnya menjadi sumber utama untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Ketika kemarau berlangsung panjang, tanah menjadi kering dan tanaman pangan berisiko mengalami gagal tumbuh maupun gagal panen.

Kondisi seperti ini bukan persoalan baru di wilayah pegunungan. Kajian mengenai kondisi kemarau di Jayawijaya pada tahun-tahun sebelumnya juga pernah mencatat dampak kekeringan terhadap lahan pertanian, sumber air dan tanaman pangan masyarakat. Pada kondisi kemarau berat, lahan pertanian menjadi sulit ditanami karena tanah mengeras dan sumber air warga ikut berkurang.

Baca Juga:  Perindag Jayawijaya Bongkar Dugaan Kecurangan Takaran di Pasar Wamena, Pedagang Terancam Sanksi Pidana

Karena itu, kebakaran lahan yang terjadi saat ini perlu dilihat lebih luas. Api bukan hanya membakar rumput atau semak, tetapi berpotensi merusak lahan produktif yang menjadi tempat masyarakat menanam ubi jalar, sayuran dan berbagai tanaman pangan lainnya.

Jika kemarau berlangsung lebih panjang dan kebakaran terus muncul, masyarakat berpotensi menghadapi persoalan berlapis: kekeringan, kebakaran lahan, kerusakan tanaman pangan dan berkurangnya sumber air.

Warga Diminta Waspada

Pemerintah daerah bersama petugas pemadam kebakaran dan aparat keamanan telah melakukan penanganan terhadap sejumlah laporan kebakaran. Namun luasnya wilayah dan kondisi geografis Jayawijaya membuat keterlibatan masyarakat menjadi sangat penting.

Masyarakat diminta segera melaporkan apabila melihat titik api atau kepulan asap dari kawasan hutan dan lahan.

Informasi yang beredar di media sosial juga perlu ditindaklanjuti dengan verifikasi lapangan agar titik-titik kebakaran dapat segera diketahui dan ditangani sebelum api mendekati permukiman.

Situasi ini sekaligus menjadi peringatan bagi pemerintah daerah untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi dampak kemarau, bukan hanya dengan memadamkan api setelah kebakaran terjadi, tetapi juga memastikan ketersediaan air, perlindungan lahan pertanian dan ketahanan pangan masyarakat.

Sebab bagi masyarakat kampung di sekitar Wamena, lahan bukan sekadar hamparan tanah.

Lahan adalah sumber pangan, sumber penghidupan dan salah satu penopang kehidupan keluarga. Ketika lahan terbakar dan tanaman gagal tumbuh, dampaknya akan dirasakan jauh lebih lama daripada api yang berkobar.(*)

Laporan | Redaksi Nirmeke

Related

You Might Also Like

Cipayung Jayawijaya Soroti Operasi Militer, Tolak PSN dan Pertanyakan Program MBG di Papua

Kabag Ops Polres Jayawijaya Sebut Aksi Ribuan Pelajar SPWP Berjalan Aman

Kadistrik Bugukgona Turun Kampung, Pastikan Pembangunan dan Pelayanan Berjalan

Pendropan dan Pertukaran Personel TNI Non-Organik di Distrik Ibele Terus Berlanjut, Warga Pertanyakan Hasil Audiensi

Mama-Mama Pasar Potikelek Tolak Bantuan Sembako Wapres, Minta Modal Usaha Sesuai Janji

TAGGED:Dampak El Nino di Papua PegununganKebakaran Lahan Kepung Wamena

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article TPNPB: Warga Imigran Indonesia dan Orang Papua Diminta Jaga Jarak dengan Aparat Militer di Wilayah Konflik
Next Article KNPB Wilayah Balim Tolak Pendataan Ulang Pengungsi, Dorong Penyelesaian Konflik melalui Pihak Ketiga
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Alpius Yigibalom Serahkan Bantuan Rp100 Juta dari Gubernur untuk Konferensi ke-15 Gereja Baptis West Papua
Papua Pegunungan
2 hours ago
Ketua Baptis Misionaris Australia Tiba di Wamena, Siap Ikuti Rangkaian Yubelium ke-70 Tahun
Papua Pegunungan
3 hours ago
HMPJ Jayapura Minta Bupati Jayawijaya Hadiri Penerimaan Anggota Baru, 81 Peserta Terdata
Pendidikan
3 hours ago
DPM FISIP Uncen Gelar Sidang Pleno I, Perkuat Fungsi Perwakilan Mahasiswa
Pendidikan
3 hours ago
Baca juga
Papua Pegunungan

Ketua DPR Papua Pegunungan Minta APBD-P 2026 Diprioritaskan untuk Korban Bencana

4 weeks ago
Papua PegununganTanah Papua

SPPMPP Tegaskan Jabatan Sekda Papua Pegunungan Harus Diisi Putra Asli Lapago

7 months ago
Papua Pegunungan

DPRK Otsus Belum Dilantik, Yos Elopere: Jangan Tuding DPR, SK dan Anggaran Belum Ada

3 weeks ago
MRP Papua PegununganPapua Pegunungan

MRP Papua Pegunungan Keluhkan Anggaran: Delapan Bulan Hanya Terima Gaji, Kunjungan Kerja dan Reses Terhenti

3 months ago
Papua Pegunungan

Hujan Es Hebohkan Tiga Distrik di Lanny Jaya, Rumah Warga Tampak Seperti Diselimuti Salju

2 months ago
Ekonomi & BisnisPapua Pegunungan

Pendeta Bangun Penggilingan Padi Swadaya, Alpius: Ini Contoh Kemandirian Masyarakat

3 months ago
Papua Pegunungan

DPR Papua Pegunungan Panggil BGN Bahas Aspirasi Pelajar soal MBG

1 month ago
Papua PegununganTanah Papua

Komisi B DPRK Jayawijaya Soroti Sektor Pertanian, Koperasi, dan Pasar dalam Rekomendasi LKPJ 2026

6 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?