Sentani, nirmeke.com — Ketua Harian Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Tolikara, Yalimer Kogoya, S.Pd., memberikan edukasi mengenai pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS kepada anggota Ikatan Keluarga Besar Wunin, KAI, Lianogoma, Numba, dan Konda (WUNUKKAL) dalam kegiatan Penerimaan Anggota Baru (MABA) di Kota Studi Jayapura, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Panitia MABA WUNUKKAL tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran generasi muda mengenai HIV/AIDS, termasuk risiko penularan serta langkah-langkah pencegahannya di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Dalam penyampaian materi, Yalimer Kogoya menekankan pentingnya pemahaman yang benar mengenai HIV/AIDS sebagai salah satu langkah untuk mencegah penularan dan meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan.
Menurutnya, edukasi kepada generasi muda penting dilakukan secara berkelanjutan agar mereka memiliki pengetahuan yang memadai serta mampu mengambil langkah yang tepat dalam menjaga kesehatan diri maupun lingkungan sosial.
Kegiatan tersebut diikuti anggota dan peserta MABA WUNUKKAL. Materi yang disampaikan diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk meningkatkan pemahaman sekaligus turut berperan dalam upaya pencegahan HIV/AIDS di tengah masyarakat.
Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya, Ketua WUNUKKAL, Dilenus Kogoya, bersama Panitia MABA menyerahkan piagam penghargaan kepada Yalimer Kogoya.
Piagam tersebut diberikan atas kesediaan Yalimer memberikan edukasi mengenai pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS kepada anggota WUNUKKAL.
Dilenus Kogoya berharap kegiatan edukasi tersebut dapat meningkatkan kesadaran anggota, khususnya generasi muda, mengenai pentingnya pencegahan HIV/AIDS.
Ia juga mengajak seluruh anggota WUNUKKAL untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang sehat serta menghindari stigma dan diskriminasi terhadap orang yang hidup dengan HIV.
“Kita perlu meningkatkan pemahaman tentang HIV/AIDS agar tidak terjadi stigma dan diskriminasi terhadap orang yang hidup dengan HIV. Edukasi seperti ini penting untuk membangun kesadaran dan kepedulian bersama,” ujar Dilenus.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan kepada pemateri.(*)
Pewarta: Maru Yanengga

