Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Mirisnya Wajah Pendidikan Di Era Otsus Jilid 2
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Pendidikan > Mirisnya Wajah Pendidikan Di Era Otsus Jilid 2
Pendidikan

Mirisnya Wajah Pendidikan Di Era Otsus Jilid 2

admin
Last updated: March 6, 2023 14:59
By
admin
Byadmin
Follow:
684 Views
4 years ago
Share
SHARE

*Oleh; Emanuel Gobay, S.H.,MH

Iklan Nirmeke

Pendidikan menjadi salah satu bidang pokok dalam impelementasi UU Otsus di Tanah Papua namun fakta pemenuhan hak pendidikan di tanah papua seperti tidak berjalan sesuai target. Fakta kasus Mahasiswa Papua di luar negeri yang kesulitan menjadi pembuka wajah miris bidang pendidikan di Era Otsus Jilid Dua karena terjadi pada saat pembahasan Kebijakan Otsus Jilid Dua di Bahas oleh Legilator Terhormat di Senayan.

Selain itu, fakta anak-anak di wilayah Konflik Bersenjata yang terjadi sejak tahun 2018 sampai tahun 2022 baik di Kabupaten Nduga terus berpindah ke Kabupaten Intam Jaya, Kabupaten Mimika, Puncak Papua, Puncak Jaya, Yahokimo, Pegunungan Bintang hingga Masuk ke Kabupaten Maybrat semuannya menyisikan fakta pengungsian yang mayoritas diisi oleh Perempuan, Anak dan Orang Tuan turut menyumbangkan fakta penelantaran hal atas pendidikan bagi anak-anak Penggungsi yang berada di Kamp Penggungsian yang terpaksa putus sekolah karena kekosongan sekolah.

Terlepas dari itu, Pemanfaatkan Gedung Sekola meniadi Markas Keamanan jiga menunjukan praktek pembungkamana hak atas pendidikan sehingga banyak murid yang mengeluh bahkan melakukan protes terbuka dengan cara mendesak pemerintah untuk perintahkan Kemanan keluar dari Sekolah agar para murid bisa mendapatkan hak atas pendidikan sebagaimana yang dilakukan oleh Pelajar SMA di Yahokimo. Fakta lain terlihat melalui aksi Protes Mahasiswa Kabupaten Mambramo Tengah yang memalang kantor Perwakilan Mambramo Tengah di Sentani dalam rangka menuntut realisasi dana pendidikan bagi Mahasiswa Mamteng khususnya di Kota Studi Jayapura.

Baca Juga:  Kepala Daerah Harus Orang Asli Papua Bukan Solusi

Semua fakta diatas secara langsung menunjukan wajah pendidikan di Tanah papua yang memprihatinkan dimasa masa UU Otsus Jilid Dua yang terabaikan padahal UU Otsus Papua baru setahun diberlakukan. Fakta itu secara langsung mempertanyakan bagaimana pengolahan dana pendidikan dijalankan di Masa UU Otsus Jilid Dua ini, terlepas dari itu juga mempertanyakan seperti apa peran Wapres RI yang adalah Ketua Tim Pelaksana Otsus Di Tanah Papua sebab pasca UU Nomor 2 Tahun 2021 diberlakukan Wapres RI yang ditunjuk sebagai Ketua Pelaksanaan Otsus di Tanah Papua.

Melalui kekosongan kursi di Sebuah Sekolah di Kabupaten Jayapura yang diberitakan pada bagian utama media cetak Cenderawasih Pos secara langsung menampilkan wajah buram Potret Pendidikan Di Tanah Papua. Potret Buram tersebut disebutkan karena Kabupaten Jayapura merupakan kabupaten yang terletak di daerah yang mudah dijangkau namun faktanya demikian. Dengan dasar itu, secara langsung sudah bisa dibayangkan betapa mirisnya wajah pendidikan di Kabupaten-Kabupaten yang jaraknya sulit dijangkau.

Baca Juga:  AMP mendukung mahasiswa Uncen tolak MoU

Untuk apa punya banyak Daerah Otonomi Baru baik dalam bentuk Propinsi, Kabupaten dan Kota di Tanah Papua jika faktanya hak dasar seperti Hak Pendidikan saja tidak mampu dipenuhi secara maksimal oleh Negara melalui Pemerintah Propinsi Papua dan Kabupaten Kota didalamnya. Untuk apa punya Dana Otsus besar-besar jika faktanya di Kabupaten yang mudah di Akses saja belum memiliki fasilitas pendukung pemenuhan Hak atas Pendidikan yang memadai sebagaimana yang terjadi di sebuah sekolah di Kabupatem Jayapura.

Harapannya semua Kepala Daerah Fokus pemunuhi Hak Atas Pendidikan di wilayahnya masing-masing jangan hanya sibuk mengejar jabaran pasca menjabat sebagai Kepala Daerah di Daerahnya masing-masing. Semoga Kepala Daerah bisa mendesak Wakil Presiden Republik Indonesia yang adalah Ketua Tim Pembangunan Papua Pasca Pemberlakuan UU Nomor 2 Tahun 2021 untuk memenuhi Hak Atas Pendidikan Di Tanah Papua sebab Pemenuhan Hak Atas Pendidikan adalah Tanggungjawab Negara melalui Pemerintah sesuai dengan perintah Pasal 28i ayat (4) UUD 1945.

Negara Segera Penuhi Hak Atas Pendidikan Orang Asli Papua!

*) Direktur Lembaga Bantuan Hukum Papua

Related

You Might Also Like

Benny Mawel Dukung Launching Universitas Katolik Fajar Timur, Tonggak Baru Pendidikan Tinggi di Papua

Aksi Lukatok Untuk Biaya Pendidikan dan Kesehatan Umat Katolik di Kampung Yogonima

Pengurus Sekolah Adat Siap Gelar Festival Sekolah Adat Hugulama I Tahun 2026

AMP mendukung mahasiswa Uncen tolak MoU

Bertahan di Tengah Globalisasi: Sekolah Adat Harus Jadi Prioritas!

TAGGED:Otsus PapuaWajah Pendidikan di Papua

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Puluhan Anak Muda Gaungkan Global Climate Strike di Kota Jayapura
Next Article Potret Puluhan Anak Muda Gaungkan Global Climate Strike di Kota Jayapura
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

30 Atlet Taekwondo Jayawijaya Dipersiapkan Hadapi Papua Open dan Pra-PON
Olaraga
13 hours ago
HUT HMPT ke-22, KPA Tolikara Edukasi Mahasiswa tentang HIV/AIDS
Kesehatan Pendidikan
18 hours ago
Pencaker Papua Pegunungan Desak Pemprov Beri Kejelasan Nasib CPNS Formasi 2024
Papua Pegunungan
2 days ago
Mardi Hiluka Kembali Pimpin KNPB Wilayah Balim-Wamena
Tanah Papua
2 days ago
Baca juga
Pendidikan

Mahasiswa Tolikara di Seluruh Indonesia Kompak Tuntut Pemkab Penuhi Hak Pemondokan

1 year ago
Papua PegununganPendidikan

Ribuan Pelajar SPWP di Wamena Longmarch ke DPR Papua Pegunungan, Tolak MBG dan Tuntut Sekolah Gratis

7 days ago
Pendidikan

Dinas Pendidikan Ingatkan Sekolah Tak Lakukan Pungli Jelang Penerimaan Siswa Baru

3 years ago
PendidikanTanah Papua

Lanny Jaya Jadi Pelopor Sekolah Rakyat di Papua Pegunungan

1 year ago
LingkunganPendidikan

Front Anti Investasi dan Militerisme Bali Tolak PSN Cetak Sawah di Jayawijaya

10 months ago
PendidikanSastra

Potret Pendidikan di Kampung Yogonima

2 years ago
Papua PegununganPendidikanSastra

Sekolah Adat Hugulama Diharapkan Jadi Pusat Pendidikan Budaya di Papua Pegunungan

8 months ago
Pendidikan

IKBD-KLPUW2 Gelar Penerimaan Anggota Baru, Dorong Generasi Muda Berpikir Kritis di Era Digital

2 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?