Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Mas Yewen Hadir di Dogiyai, Perkuat Literasi Humor Lewat Mop dan Stand Up Comedy
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Pendidikan > Mas Yewen Hadir di Dogiyai, Perkuat Literasi Humor Lewat Mop dan Stand Up Comedy
PendidikanSastraTanah Papua

Mas Yewen Hadir di Dogiyai, Perkuat Literasi Humor Lewat Mop dan Stand Up Comedy

admin
Last updated: December 9, 2025 07:59
By
admin
Byadmin
Follow:
38 Views
10 months ago
Share
SHARE

Iklan Nirmeke

Dogiyai, nirmeke.com — Kehadiran Mas Yewen, komika nasional, di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, memberi warna baru bagi perkembangan humor, khususnya stand up comedy di kalangan generasi muda Papua. Dalam kunjungan tersebut, Mas Yewen membina dan melatih para humoris muda untuk memahami perbedaan antara tradisi Mop Papua dan format stand up comedy modern.

Selain itu, para peserta juga dibekali teknik menulis naskah, menyusun alur cerita (storyline), hingga mengedit video konten humor untuk media digital.

Hasil dari proses pembinaan tersebut ditampilkan dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Noken Sedunia yang digelar di halaman SMA Negeri 2 Dogiyai, Rabu–Kamis (3–4 Desember 2025). Kegiatan ini terselenggara atas dukungan Bupati Dogiyai Tebai Yudas dan Wakil Bupati Yuliten Anou melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Dogiyai yang dipimpin Karungga Tebai.

Pemerintah daerah juga membuka ruang bagi para humoris wilayah Mepago untuk membentuk wadah organisasi humor pertama yang secara resmi mendapatkan pembinaan pemerintah. Penampilan para humoris pun berhasil menarik perhatian dan antusiasme masyarakat.

Pertunjukan dibagi dalam tiga sesi, yakni penampilan humoris Mepago, kolaborasi humoris Mepago bersama Mas Yewen, serta penampilan tunggal Mas Yewen sebagai penutup.

Baca Juga:  Musyawarah Besar Suku Wio Dorong Keamanan Sosial dan Pengelolaan Wilayah Berkelanjutan di Wamena

Dorong Lahirnya Stand Up Indo Nabire

Sebagai tindak lanjut agenda bersama tersebut, disepakati sejumlah rencana pengembangan, antara lain:

  1. Pembentukan Stand Up Indo Nabire sebagai ruang belajar dan tampil bagi generasi muda pecinta humor.
  2. Penyelenggaraan pelatihan stand up comedy secara berkelanjutan.
  3. Mendorong komika muda Papua untuk berkompetisi di tingkat nasional serta tampil di berbagai ajang bersama humoris Mepago.

Koordinator Sastra Papua (Ko’Sapa), Hengky Yeimo, menegaskan bahwa di tengah pesatnya perkembangan media sosial, komunitas kreatif di ruang digital membutuhkan pembinaan yang serius agar menghasilkan karya berkualitas.

“Orang Papua harus berani melangkah lebih maju dalam konteks pemberdayaan manusia di ruang maya. Bukan sekadar mencari gaya, tetapi sebagai bentuk eksistensi dan kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman,” ujar Hengky.

Sastra Lisan dan Literasi Budaya

Hengky juga menjelaskan bahwa sastra lisan merupakan warisan budaya yang hidup melalui tradisi bertutur, seperti dongeng, mitos, legenda, pantun, syair, lagu rakyat, hingga peribahasa. Sastra lisan menjadi penyimpan nilai moral, sejarah, norma sosial, dan petuah hidup masyarakat.

Dalam konteks modern, literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kecakapan mengolah informasi, berpikir kritis, memahami simbol, hingga berkomunikasi melalui berbagai media, termasuk literasi digital dan budaya. Sastra lisan menjadi bagian penting dari literasi budaya tersebut.

Baca Juga:  Dewan Adat Tabi Dan Saireri Desak Mendagri Segera Lantik Anggota MRP Terpilih Periode 2023-2028

Mop Papua dan Stand Up Comedy

Salah satu bentuk sastra lisan Papua yang populer adalah Mop atau Mob, yakni cerita jenaka khas Papua yang menggunakan Bahasa Melayu Papua (BMP). Mop berfungsi sebagai hiburan, sarana kritik sosial, sekaligus perekat komunikasi antarwarga.

Menariknya, Mop memiliki titik temu dengan stand up comedy modern yang sama-sama bertumpu pada kemampuan bertutur, mengamati realitas sosial, dan kreativitas dalam mengolah bahasa. Bedanya, Mop lahir dari tradisi lokal, sementara stand up comedy berkembang melalui format panggung modern yang lebih sistematis.

Kini, Mop tidak hanya menjadi nostalgia budaya, tetapi juga sumber kreativitas yang diangkat ke panggung-panggung modern. Banyak komika Papua mulai memadukan Mop dengan stand up comedy sebagai cara memperkenalkan kekhasan humor Papua ke tingkat nasional.

Persilangan Tradisi dan Modernitas

Sastra lisan, literasi, Mop, dan stand up comedy membentuk satu ekosistem kebudayaan yang saling menguatkan. Di Papua, persilangan antara tradisi dan modernitas ini menunjukkan bahwa budaya lokal tidak tertinggal oleh zaman, melainkan mampu bertransformasi menjadi kekuatan kreatif baru bagi generasi muda.(*)

Related

You Might Also Like

Pendeta Bangun Penggilingan Padi Swadaya, Alpius: Ini Contoh Kemandirian Masyarakat

Masyarakat Adat Yahukimo Tolak Pembangunan Pos TNI di Dekai, Sebut Abaikan Aspirasi Warga

Rakyat West Papua Wilayah Saireri Konsisten Mendukung Agenda Keanggotaan Penuh ULMWP di MSG

Wakil Bupati Yahukimo Tinjau Lokasi Longsor di Holuwon, Salurkan Bantuan dan Beri Penguatan kepada Warga

Tolak Perubahan Nama Huwulama, DPRK Jayawijaya Diminta Hentikan Raperda Bermasalah

TAGGED:Hengky YeimoKomunitas Sastra PapuaMas Yewen Hadir di DogiyaiPerkuat Literasi Humor Lewat MopStand Up Comedy

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article HMPJ Lantik Pengurus Baru di Jayapura, Mahasiswa Soroti Ketidakhadiran Pemda Jayawijaya
Next Article KNPB Sektor Ninmin Peringati 25 Tahun Tragedi Abepura Berdarah, Desak Negara Tuntaskan Pelanggaran HAM
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Pencaker Papua Pegunungan Desak Pemprov Beri Kejelasan Nasib CPNS Formasi 2024
Papua Pegunungan
12 hours ago
Mardi Hiluka Kembali Pimpin KNPB Wilayah Balim-Wamena
Tanah Papua
12 hours ago
Sengketa Tanah Aikima Lebih 30 Tahun, Warga Khawatir Konflik Adat Meluas
Papua Pegunungan
12 hours ago
Weragin Wanimbo Dilantik sebagai Ketua Sektor KNPB Jileme
Tanah Papua
14 hours ago
Baca juga
LingkunganPolhukamTanah Papua

Nyalakan Tungku Adat di DPRK Biak, Kepala Suku Tegas Tolak Militerisme dan PSN: Tanah Adat Bukan Objek Negara

8 months ago
PendidikanTanah Papua

Universitas Katolik Fajar Timur Papua dan Harapan Sebuah Peradaban

7 months ago
Tanah Papua

Skandal Suap DPD RI: 95 Nama Diserahkan ke KPK

2 years ago
Papua Pegunungan

Pemkab Yahukimo Musnahkan Minuman Beralkohol, Muncul Desakan Usut Dugaan Pemasokan dari Oknum Aparat

4 weeks ago
PolhukamTanah Papua

Mahasiswa Papua di Makassar Aksi 63 Tahun Aneksasi, Dihadang Aparat dan Ormas di Monumen Mandala

5 months ago
PendidikanTanah Papua

Mahasiswa Lapago Minta Pemerintah Selesaikan Persoalan Pro Kontra Lokasi Penempatan Kantor Gubernur

3 years ago
MRP Papua PegununganPapua Pegunungan

MRP Papua Pegunungan dan DPRP Perkuat Koordinasi Bahas Regulasi dan Dukungan Kelembagaan

2 months ago
LingkunganTanah Papua

Walhi Papua Menolak Deforestasi Hutan Adat Papua Atas Nama Pangan Nasional

1 year ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?