SENTANI, NIRMEKE.COM — Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan Negeri (STAKPN) Burere Sentani dan Sekolah Tinggi Teologi (STT) Walter Post Sentani, Kabupaten Jayapura, menggelar aksi penggalangan dana untuk membantu masyarakat terdampak bencana alam di Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan.
Aksi solidaritas tersebut dilakukan di dua lokasi, yakni pertigaan lampu merah Bandara Sentani dan pertigaan lampu merah Pasar Lama Sentani, Sabtu (12/9/2026).
Ketua Senat Mahasiswa STAKPN Sentani, Jelia Jagani, mengatakan aksi tersebut merupakan langkah awal mahasiswa untuk menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat Kuyawage yang terdampak bencana.
“Ini merupakan aksi awal yang kami mahasiswa lakukan. Aksi ini dilakukan oleh semua fakultas yang ada di kampus STAKPN,” kata Jelia kepada wartawan Nirmeke.com di Sentani, Sabtu (12/9/2026).
Menurut Jelia, mahasiswa dari lima fakultas turun langsung melakukan penggalangan dana. Aksi dimulai sekitar pukul 07.00 WIT dan direncanakan berlangsung hingga pukul 16.00 WIT.
Ia mengatakan mahasiswa tidak hanya menerima bantuan dalam bentuk uang. Masyarakat yang ingin membantu dalam bentuk pakaian, obat-obatan maupun kebutuhan lainnya dapat menyerahkannya melalui posko umum di Asrama Nimin, Waena.
“Hari ini kami lakukan penggalangan dana di lampu merah Pasar Lama berupa uang. Tapi kalau ada bapak dan ibu yang berniat membantu dalam bentuk pakaian, obat-obatan atau apa saja, bisa langsung ke posko umum yang ada di Asrama Nimin di Waena,” ujarnya.
Jelia mengatakan seluruh hasil penggalangan dana akan dikumpulkan terlebih dahulu di posko induk. Bantuan tersebut direncanakan diserahkan pada Senin, 14 September 2026.
Aksi solidaritas serupa juga dilakukan mahasiswa STT Walter Post Sentani di pertigaan lampu merah Bandara Sentani.
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STT Walter Post Sentani, West Tabuni, mengatakan aksi tersebut merupakan aksi pertama mahasiswa kampusnya untuk membantu masyarakat terdampak bencana di Kuyawage.
“Ini aksi pertama yang kami lakukan di pertigaan lampu merah Bandara Sentani. Tujuan dari aksi penggalangan dana hari ini untuk korban bencana alam yang terjadi di Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, akibat kekeringan dan badai es,” jelas West.
Selain menggalang dana, mahasiswa STT Walter Post juga menyiapkan bantuan berupa barang sesuai kemampuan mereka, termasuk pakaian, obat-obatan dan peralatan dapur.
Aksi tersebut dimulai sekitar pukul 07.00 WIT dan direncanakan berlangsung hingga pukul 14.00 WIT.
“Selain kami bantu berupa uang, kami akan bantu juga berupa pakaian, obat-obatan dan alat dapur. Hasil yang kami kumpulkan nanti akan kami antar ke posko umum di Asrama Nimin,” katanya.
Sementara itu, Ketua Senat STT Walter Post Sentani, Nomina Elopore, mengatakan aksi penggalangan dana dilakukan karena mahasiswa melihat kondisi masyarakat yang terdampak bencana di Kuyawage.
“Kita berharap dengan apa yang bisa kami berikan ini dapat membantu mereka di sana, baik lewat apa saja yang kami berikan maupun doa. Mungkin kita tidak bisa ada di sana melihat mereka secara langsung,” ucap Nomina.
Aksi tersebut menjadi bentuk solidaritas mahasiswa di Sentani terhadap masyarakat Kuyawage yang tengah menghadapi dampak bencana dan kondisi sulit di wilayahnya.(*)
Pewarta: Yance Wenda

