Jayapura, nirmeke.com – 138 Peserta anggota baru Himpunan Mahasiswa Pelajar Jayawijaya (HPMJ) kota studi Jayapura hari ini, Kamis (10/10/2024), mengikuti kegiatan Seminar Sehari bertempat di Balai Puspenka Hawai Sentani, Papua.
Kegiatan Penerimaan Anggota Baru (PAB) tersebut secara resmi dibuka oleh Pj Sekda Jayawijaya Pilatus Lagowan ditandai dengan penamatan memtek peserta baru.
Dalam Sambutannya PJ Sekda kabupaten Jayawijaya memberikan apresiasi kepada Pengurus HMPJ yang terus mendorong anggota baru untuk aktif berorganisasi dan berpikir kritis di bangku pendidikan.
“Untuk adik-adik Mahasiswa aktif dalam organisasi, tapi juga jangan lupa tanggung jawab untuk selesaikan studi (kuliah) harus tepat waktu,” ujarnya.
Ia juga meminta HMPJ dapat melahirkan pemikir-pemikir yang kritis untuk kembali ke Jayawijaya memberikan kontribusi kongkrit untuk pembangunan Jayawijaya lebih baik lagi.
“Tolong agar adik-adik mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan baik saat kuliah. Belajar sesuai konteks, kembangkan diri lalu kembali bangun daerah,” harapnya.
Ia juga berharap Mahasiswa Jayawijaya yang ada didalam naungan HMPJ dan asrama Pemda untuk manfaatkan baik fasilitas dan dukungan finansial yang diberikan Pemda baik melalui Beasiswa dan Biaya studi akhir untuk selesaikan kuliah.
“3 Tahun masa kuliah, kalian harus aktif mengembangkan diri. Jangan pasif tapi kembangkan potensi yang kalian miliki,” ujarnya.
Sementara itu Ketua Panitia MPAB, Riki Huby menjelaskan kegiatan tersebut mengusung tema “Strategi kebijakan dalam peningkatan SDM dan upaya perlindungan dari ancaman deforestasi dan genosida di Papua (Jayawijaya)”.
Ketua Panitia MPAB, Riki Huby menjelaskan bahwa, kegiatan tersebut bertujuan untuk membentuk pola pikir dan juga karakter mahasiswa baru asal Jayawijaya.
Sebab itu, para peserta dijejali berbagai materi selama kegiatan berlangsung mulai dari 10-12 Oktober 2024.
“Dalam masa penerimaan anggota baru pada kami terima 166 peserta maba yang berasal dari 40 distrik di Kabupaten Jayawijaya,”kata Riki.
Dari 166 peserta ini, sambung Riki, ada juga peserta dari kalangan pelajar yang berjumlah 44 orang dan sisanya itu mahasiswa baru. (*)
