Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Masyarakat Adat Libarek Tetapkan Hukum Adat dan Tata Aturan Baru
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Tanah Papua > Masyarakat Adat Libarek Tetapkan Hukum Adat dan Tata Aturan Baru
Tanah Papua

Masyarakat Adat Libarek Tetapkan Hukum Adat dan Tata Aturan Baru

admin
Last updated: November 15, 2025 22:49
By
admin
Byadmin
Follow:
14 Views
7 months ago
Share
Sidang tersebut sekaligus mengesahkan dokumen Berita Acara Putusan Hukum Adat dan Peradilan Adat Libarek - (AP/Nirmeke)
SHARE

Wamena, nirmeke.com — Masyarakat Adat Libarek menetapkan hukum adat dan tata aturan baru sebagai respons atas meningkatnya tekanan pembangunan dan maraknya persoalan sosial yang terjadi di enam distrik wilayah tersebut.

Iklan Nirmeke

Penetapan ini dilakukan dalam Sidang Adat yang dihadiri tokoh adat, pemerintah distrik, gereja, dan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, di halaman kantor distrik Libarek, Sabtu, (15/11/2025).

Tokoh adat Libarek, sekaligus kepala sub suku, Yohanes Aligitago Marian, menegaskan bahwa pembangunan yang semakin masif justru mempersempit ruang hidup masyarakat adat dan menggerus tatanan hukum adat yang menjadi fondasi sosial di Lembah Baliem.

“Pembangunan makin besar, tapi ruang gerak masyarakat adat makin tersempit. Tatanan adat mulai rusak. Inisiatif ini harus didukung semua pihak agar adat tetap eksis,” ujarnya.

Baca Juga:  Beri Ijin Perusahan Kelapa Sawit, Suku Awyu Gugat Dinas PTSP Provinsi Papua di PTUN Jayapura

Ia mendorong agar aturan yang telah disepakati ini disampaikan hingga ke tiap klan dan suku agar dipahami dan dijalankan secara kolektif.

Plt. Kepala Distrik Libarek, Yohanes Alua, menyoroti bahwa konflik sosial yang berulang menyebabkan pembangunan tertinggal dan kerugian materi masyarakat meningkat, termasuk hilangnya babi dan uang dalam penyelesaian sengketa.

“Masalah sosial terus menghambat pembangunan. Kesepakatan adat ini harus jadi acuan bersama. Tidak boleh ada yang melanggar,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa penetapan aturan ini penting untuk melindungi masa depan generasi muda Libarek, termasuk menjaga tanah adat agar tidak direbut oleh pendatang akibat kelalaian masyarakat menjaga batas wilayah.

Dari pemerintah kabupaten, Sekda Jayawijaya, Petrus Mahuse, menyebut langkah Libarek sebagai terobosan penting sekaligus alarm bagi distrik lain.

Baca Juga:  Dandim Jayawijaya Tanggapi Penolakan Warga Ibele Terhadap Kehadiran TNI Non-Organik

“Selama 30 tahun saya di sini, tidak pernah ada inisiatif penyusunan hukum adat seperti ini. Libarek harus jadi role model,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa pembangunan akan masuk lebih agresif seiring status Papua Pegunungan sebagai provinsi baru. Karena itu, pemerintah daerah meminta masyarakat tetap memegang nilai sakral adat, menjaga tanah, dan mewaspadai masuknya budaya luar yang memicu meningkatnya masalah sosial.

Pemerintah Kabupaten Jayawijaya memastikan dukungan untuk penerapan hukum adat ini, termasuk pelibatan aparat keamanan guna menjaga ketertiban sosial dan adat.

Dengan penetapan aturan ini, Distrik Libarek berharap dapat menjadi barometer bagi wilayah lain di Lembah Baliem dalam menjaga kedaulatan adat sekaligus menghadapi tekanan pembangunan yang tak terelakkan.(*)

Pewarta: Aguz Pabika

Related

You Might Also Like

SK Gubernur Dipersoalkan, Dugaan Abaikan Hasil Pansel DPRK Picu Gejolak Publik

Menolak Kehadiran Korem di Muliama, Mahasiswa: Kehadiran Aparat Identik Dengan Teror dan Intimidasi Warga Sipil

Ketua DPRP: Jangan Stigma Warga Papua Separatis dari Penampilan Gimbal dan Janggut

Festival Budaya Lanny Jaya ke-4 Digelar, Bupati Aletinus: Mari Jaga Budaya dan Bahasa Daerah

Sempat di Hadang Polisi, KNPB Gelar Aksi di Lapangan Zakeus Abepura

TAGGED:Hukum Adat LibarekMasyarakat Adat LibarekPetrus MahusePlt. Kepala Distrik LibarekSekda JayawijayaTokoh adat LibarekYohanes Alua

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article AMPPTAP Gelar Seminar Kritik Proyek Strategis Nasional di Jayawijaya
Next Article Libarek Menjadi Pelopor Penetapan Hukum Adat di Jayawijaya
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Ketua Baru KPA Jayawijaya Tonius Wenda dan Pengurus Bergerak Cepat, Renovasi Honai Kantor KPA dan Shelter Sebelum Memulai Pelayanan Keluar - Foto: Dok. KPA Jayawijaya
Tonius Wenda Tancap Gas Benahi KPA Jayawijaya
Kesehatan Papua Pegunungan
1 day ago
Kepala Distrik Bugukgona Salurkan Bibit Kelinci dan Ikan, Dorong Kemandirian Ekonomi Kampung
Ekonomi & Bisnis Papua Pegunungan
2 days ago
KNPI Yahukimo Bentuk Panitia Verifikasi OKP, Dorong Persatuan Pemuda dan Pemulihan Kondisi Daerah
Papua Pegunungan
2 days ago
Masyarakat Adat Yahukimo Tolak Pembangunan Pos TNI di Dekai, Sebut Abaikan Aspirasi Warga
Papua Pegunungan Polhukam
2 days ago
Baca juga
HeadlinePolhukamTanah Papua

Warga ditembak, Senator Lis Tabuni: Negara harusnya jadi pelindung

2 months ago
Tanah Papua

Pemuda Baptis West Papua Gelar Peringatan HUT ke-20 dan Natal di Wunume, Dihadiri 353 Gereja

6 months ago
LingkunganSiaran PersTanah Papua

PT MNM Serobot Tanah Ulayat Yei, Warga Jagebob Lawan PSN Merauke

9 months ago
Tanah Papua

Merasa Dirugikan, Calon Anggota KPU 3 Kabupaten Minta Timsel Berhentikan Proses Seleksi

3 years ago
Siaran PersTanah Papua

Pemda Sorong Terbitkan SK Pengakuan Perlindungan dan Penghormatan Hak Masyarakat Hukum Adat dan Wilayah Adat

2 years ago
EditorialTanah Papua

Cadangan Minyak Indonesia 3,95 Miliar Barel, Terbanyak di Papua

3 years ago
Papua PegununganTanah Papua

Pemkab Yahukimo Luncurkan Penyaluran Bantuan Pangan ke 51 Distrik

4 months ago
Papua PegununganPendidikanSastra

Sekolah Adat Hugulama Diharapkan Jadi Pusat Pendidikan Budaya di Papua Pegunungan

4 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?