Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: AMPPTAP Gelar Seminar Kritik Proyek Strategis Nasional di Jayawijaya
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Lingkungan > AMPPTAP Gelar Seminar Kritik Proyek Strategis Nasional di Jayawijaya
LingkunganPendidikanTanah Papua

AMPPTAP Gelar Seminar Kritik Proyek Strategis Nasional di Jayawijaya

Agus Wilil
Last updated: November 16, 2025 00:06
By
Agus Wilil
ByAgus Wilil
Follow:
12 Views
5 months ago
Share
Mahasiswa AMPPTAP Gelar Seminar Kritik Proyek Strategis Nasional di Jayawijaya - (Agus Wilil/Nirmeke)
SHARE

Jayapura, Nirmeke.com — Aliansi Mahasiswa Pemuda Peduli Tanah Adat Papua (AMPPTAP) menyelenggarakan seminar sehari di Aula Asrama Nayak II, Kota Jayapura, pada Sabtu (15/11/2025). Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 21.30 WIT itu dihadiri puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jayapura.

Iklan Nirmeke

Seminar tersebut mengangkat tema: “Pembangunan Untuk Siapa? Suara Mahasiswa Menggugat Proyek Strategis Nasional (PSN) yang Menciptakan Ketidakadilan dan Kerusakan Lingkungan di Papua Pegunungan.”

Dalam forum diskusi, mahasiswa menyoroti maraknya Proyek Strategis Nasional (PSN) yang saat ini tengah berjalan di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Mereka menilai program tersebut mengancam lingkungan hidup, tanah adat, serta berpotensi memicu konflik vertikal dan horizontal di masyarakat.

PSN disebut sebagai bagian dari program unggulan Presiden Prabowo Subianto yang digenjot dalam 100 hari kerja pertama. Namun, menurut mahasiswa, proyek yang diklaim membawa kesejahteraan itu justru membuka ruang eksploitasi sumber daya alam dan mempercepat perampasan tanah masyarakat adat.

Baca Juga:  Seminar Sehari dan LKK HMPJ Diharapkan Mengasah Intelektual Mahasiswa Jayawijaya

Para peserta juga menilai bahwa sejumlah regulasi perlindungan masyarakat adat tidak dijalankan dengan baik, sementara kekuatan aparat keamanan sering menjadi alat untuk melancarkan pembangunan dan investasi.

Ketua Koordinator AMPPTAP Wilayah Wamena, Melki Marian, menegaskan bahwa mahasiswa akan terus mengawal isu ini. Ia menyebut PSN sebagai ancaman besar bagi masyarakat adat di Papua Pegunungan.

“Kita perlu membangun kekuatan, konsolidasi, dan memberikan pemahaman kepada masyarakat. Jika pembangunan dipaksakan, kami siap melakukan perlawanan. Kami siap melumpuhkan Kota Wamena,” tegasnya.

Dalam seminar tersebut, AMPPTAP menyampaikan lima poin sikap:

  1. Mahasiswa bertanggung jawab mengawal kebijakan, sebagai agen kontrol sosial atas seluruh program pemerintah pusat dan daerah.
  2. Pemerintah dinilai mengambil kebijakan secara sepihak sehingga memicu konflik di masyarakat adat.
  3. Mahasiswa menilai pentingnya analisis AMDAL yang komprehensif serta edukasi kepada masyarakat mengenai dampak positif dan negatif proyek.
  4. Menolak tegas PSN dan proyek cetak sawah padi di Jayawijaya karena dinilai merampas ruang hidup masyarakat adat.
  5. Mendesak Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan mencabut izin PSN, serta membuka dialog dengan lembaga terkait untuk memastikan AMDAL dilakukan dengan benar dan tidak merugikan masyarakat.
Baca Juga:  AMPPTAP Desak Penarikan Militer dan Hentikan Perampasan Tanah Adat di Tanah Papua

AMPPTAP menyatakan akan terus mengawal seluruh proses terkait PSN dengan berbagai cara, termasuk diskusi publik, seminar, edukasi masyarakat, hingga aksi demonstrasi. Mereka menyebut kebijakan PSN sebagai persoalan serius yang mengancam keberlangsungan hidup masyarakat adat.(*)

Pewarta: Agus Wilil

Related

You Might Also Like

Mengenal Pos Misi Katolik Pertama di Papua

Aksi Mahasiswa di Jayapura Kecam Kekerasan Aparat dan Penahanan 4 Pimpinan NRFB di Sorong

Dinas Pendidikan Yahukimo dan BP KPMY Verifikasi Data Penerima Beasiswa 2025

IPMNI DPC Jayapura Kirim Bantuan untuk Korban Longsor di Distrik Dal dan Meborok, Nduga

Sidang Kasus Pembunuhan Thobias Silak di PN Wamena Ditunda, Pengacara Desak Saksi Hadir Langsung

TAGGED:Aliansi Mahasiswa Pemuda Peduli Tanah Adat Papua (AMPPTAP)Proyek Strategis Nasional di Jayawijaya

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article 83 Warga Yahukimo Mengungsi Usai Himbauan Operasi Militer di Dekai
Next Article Masyarakat Adat Libarek Tetapkan Hukum Adat dan Tata Aturan Baru
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Ko dan Sa Pu Tanah Papua, Tidak Sedang Dibangun, Ia Sedang Dijajah dan Kuasai Ulang
Artikel Pena Papua Tanah Papua
5 hours ago
Pemprov Papua Pegunungan Ajak Warga Lanny Jaya Kembali ke Kebun, Siapkan Skema Serap Hasil Petani
Ekonomi & Bisnis Papua Pegunungan Tanah Papua
2 days ago
Keluarga Korban Bersama 9 Kepala Distrik Dan 2  DPRK Laporkan Kasus Penembakan Yemis Yohame ke Polres Yahukimo
Polhukam Tanah Papua
2 days ago
Korban Terus Berjatuhan, DPD RI Kritik Ketiadaan Arah Penyelesaian Konflik Papua
Nasional Polhukam Tanah Papua
2 days ago
Baca juga
Tanah Papua

Rekrutmen Anggota MRP Papua Pegunungan Harus Selektif

3 years ago
HeadlineTanah Papua

Belum ada Titik Terang, Pencarian Pilot Susi Air Diperluas ke Yahukimo dan Puncak

3 years ago
Seni & BudayaTanah Papua

Festival Budaya Lanny Jaya ke-4 Digelar, Bupati Aletinus: Mari Jaga Budaya dan Bahasa Daerah

9 months ago
Tanah Papua

HUT ke-69 Kota Wamena: Pemerintah Dorong Percepatan Pembangunan, Warga Titip Harapan Baru

5 months ago
Tanah Papua

Komite Nasional Papua Barat Wilayah Numbay Kembali Dipimpin Hosea Yeimo

2 months ago
Tanah Papua

Ini 10 Nama Calon Anggota KPU Papua Pegunungan, 5 Bukan Dari Lapago

3 years ago
PolhukamTanah Papua

Tujuh Tahun, Masyarakat Nduga Dalam Intimidasi Konflik Berkepanjangan

2 years ago
HeadlinePolhukamTanah Papua

Ketua DPRP: Jangan Stigma Warga Papua Separatis dari Penampilan Gimbal dan Janggut

10 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?