Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: WALHI Papua: Pengakuan Hak Masyarakat Adat Penting untuk Kelestarian Hutan
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Lingkungan > WALHI Papua: Pengakuan Hak Masyarakat Adat Penting untuk Kelestarian Hutan
Lingkungan

WALHI Papua: Pengakuan Hak Masyarakat Adat Penting untuk Kelestarian Hutan

admin
Last updated: August 19, 2025 16:07
By
admin
Byadmin
Follow:
215 Views
1 year ago
Share
Seruah Walhi Papua - Dok Walhi Papua
SHARE

Papua, rumah bagi hutan tropis yang kaya akan keanekaragaman hayati dan spesies endemik, memiliki peran vital dalam mengatasi krisis iklim global.

Jayapura, nirmeke.com – Direktur Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Papua, Maikel Primus Peuki, menegaskan pentingnya pengakuan hak masyarakat adat untuk menjaga kelestarian hutan tropis di wilayah ini.

Iklan Nirmeke

“Kehidupan masyarakat adat Papua sangat erat kaitannya dengan kelestarian alam. Mereka telah lama menjaga hutan tropis ini dengan pengetahuan tradisional yang sangat berharga,” ujar Peuki kepada wartawan, Selasa (11/3/2025).

Peuki menambahkan bahwa Papua adalah benteng terakhir hutan tropis Indonesia yang harus dilindungi oleh semua pihak. Menurutnya, masyarakat adat memiliki peran krusial dalam menjaga ekosistem hutan.

Baca Juga:  Perampasan Sumber Daya Alam Papua: Pembangunan yang Mengabaikan Masyarakat Adat

Pembangunan Berkelanjutan dan Pengakuan Hutan Adat

Dengan pembagian Papua menjadi enam provinsi, Peuki menekankan bahwa pembangunan berkelanjutan harus diimbangi dengan pengelolaan hutan yang ramah lingkungan. Salah satu langkah penting adalah memberikan pengakuan terhadap Hutan Adat dan hak-hak masyarakat adat berdasarkan suku atau marga mereka.

“Pemerintah harus segera mengimplementasikan kewenangan Otonomi Khusus Papua untuk membuat Peraturan Daerah (Perda) yang memproteksi masyarakat adat dan hutan adat mereka,” jelasnya.

Transparansi dan Partisipasi dalam Tata Kelola Hutan

Baca Juga:  WALHI Papua Berharap Uskup Timika Suarakan Isu Lingkungan dan Masyarakat Adat

Peuki juga menyoroti pentingnya tata kelola hutan yang transparan dan partisipatif. Ia mengingatkan bahwa eksploitasi hutan yang tidak bertanggung jawab harus dihindari.

“Masyarakat adat harus dilibatkan dalam perencanaan dan pelaksanaan kebijakan terkait hutan, agar pengelolaan hutan bisa dilakukan secara berkelanjutan tanpa merusak ekosistem,” katanya.

Selain itu, Peuki memberikan apresiasi terhadap langkah Kejaksaan Agung dalam mengawal kasus-kasus kejahatan lingkungan. Ia berharap langkah ini dapat memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan lingkungan dan memastikan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan. (*)

Related

You Might Also Like

Banjir Rendam Kebun Warga di Empat Kampung Jayawijaya, Masyarakat Terancam Krisis Pangan

Awam Katolik Papua Tuduh Uskup Agung Merauke Intimidasi Umat, Soroti Ancaman Libatkan Densus 88

Puluhan Anak Muda Gaungkan Global Climate Strike di Kota Jayapura

Hutan Merintih Dan Berseru

LBH Papua Merauke Minta Presiden Hentikan Pelibatan TNI dalam Sengketa Tanah Adat Marga Kamuyend

TAGGED:Kerusakan Hutan di PapuaPengakuan Hak Masyarakat Adat Penting untuk Kelestarian HutanWalhi Papua

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Apel Perdana: Bupati Lanny Jaya Serukan Kolaborasi ASN, Lupakan Perbedaan Politik
Next Article Bupati Lanny Jaya Berharap Sinergi Lebih Baik Antara Kepala Kampung dan Kepala Distrik
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Ketua Baru KPA Jayawijaya Tonius Wenda dan Pengurus Bergerak Cepat, Renovasi Honai Kantor KPA dan Shelter Sebelum Memulai Pelayanan Keluar - Foto: Dok. KPA Jayawijaya
Tonius Wenda Tancap Gas Benahi KPA Jayawijaya
Kesehatan Papua Pegunungan
4 days ago
Kepala Distrik Bugukgona Salurkan Bibit Kelinci dan Ikan, Dorong Kemandirian Ekonomi Kampung
Ekonomi & Bisnis Papua Pegunungan
5 days ago
KNPI Yahukimo Bentuk Panitia Verifikasi OKP, Dorong Persatuan Pemuda dan Pemulihan Kondisi Daerah
Papua Pegunungan
5 days ago
Masyarakat Adat Yahukimo Tolak Pembangunan Pos TNI di Dekai, Sebut Abaikan Aspirasi Warga
Papua Pegunungan Polhukam
5 days ago
Baca juga
LingkunganPolhukamTanah Papua

Nyalakan Tungku Adat di DPRK Biak, Kepala Suku Tegas Tolak Militerisme dan PSN: Tanah Adat Bukan Objek Negara

4 months ago
LingkunganPapua PegununganPendidikan

HMPJ Soroti Rencana Kantor Vertikal di Wamena, Dinilai Ancam Hak Ulayat dan Picu Konflik Agraria

2 months ago
Lingkungan

Kawasan Hutan Mangrove Teluk Youtefa Jayapura Dirusak, Walhi Papua: Kini Terancam Hilang

3 years ago
EditorialLingkungan

Cycloop Bukan untuk Digali: Menolak Tambang demi Masa Depan Papua

11 months ago
LingkunganPolhukamTanah Papua

Suku Wiyagar Tolak Proyek Kampung Nelayan di Sumuraman, Desak Pemerintah Hormati Hak Ulayat

3 months ago
LingkunganPolhukamTanah Papua

Uskup Timika Tolak PSN Sawit: “Masyarakat Butuh Hutan, Bukan Kebun Kelapa Sawit”

5 months ago
LingkunganTanah Papua

Maikel Primus Peuki Kembali Terpilih Pimpin WALHI Papua Periode 2026–2030

3 months ago
LingkunganPolhukamTanah Papua

Nobar “Pesta Babi” Uncen, Soroti Ancaman Ekosida dan Hak Masyarakat Adat Papua

3 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?