Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: WALHI Papua Berharap Uskup Timika Suarakan Isu Lingkungan dan Masyarakat Adat
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Lingkungan > WALHI Papua Berharap Uskup Timika Suarakan Isu Lingkungan dan Masyarakat Adat
Lingkungan

WALHI Papua Berharap Uskup Timika Suarakan Isu Lingkungan dan Masyarakat Adat

admin
Last updated: September 23, 2025 11:56
By
admin
Byadmin
Follow:
324 Views
1 year ago
Share
SHARE

Jayapura, nirmeke.com – Penetapan Pastor Dr. Bernardus Bofitwos Baru, OSA, sebagai Uskup Timika oleh Paus Fransiskus pada Sabtu (8/3/2025) pukul 20.30 WIT mendapat apresiasi dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Papua. Organisasi lingkungan ini menyoroti sejumlah isu penting di wilayah Keuskupan Timika, terutama terkait lingkungan hidup dan hak masyarakat adat.

Iklan Nirmeke

Direktur Eksekutif Daerah WALHI Papua, Maikel Peuki, menyatakan bahwa penetapan ini merupakan wujud kepercayaan Gereja Katolik Roma kepada putra asli Papua.

“Ini adalah kepercayaan kepada orang Papua asli untuk memimpin dan menjalankan roda organisasi Gereja Katolik Roma di Tanah Papua, khususnya di Keuskupan Timika,” ujarnya.

Isu Lingkungan dan Hak Adat Jadi Perhatian

Baca Juga:  Walhi Papua Khawatir Rencana Eksplorasi Blok Warim di Puncak Papua Akan Rusak ‘Salju Abadi’

WALHI Papua menyoroti beberapa isu krusial yang diharapkan menjadi perhatian Uskup Timika, di antaranya; Dampak Mega Industri Tembagapura: Keberadaan PT Freeport Indonesia dan dampaknya terhadap lingkungan serta masyarakat adat. Kedua, Aktivitas Perusahaan Sawit dan HPH: Kegiatan perusahaan sawit dan industri kayu hutan log (HPH) di wilayah adat suku Kamoro. Keberadaan Instalasi Militer: Ketiga, Dampak instalasi militer di wilayah perkotaan hingga kawasan operasi PT Freeport Indonesia.

Walhi Berharap Penerapan Ensiklik Laudato Si’: Dorongan agar Keuskupan Timika menerapkan ensiklik Laudato Si’ dari Paus Fransiskus, yang menekankan pentingnya menjaga lingkungan hidup.

“Kami berharap Uskup Timika, dengan latar belakang pendidikan doktoralnya dari Universitas Urbanium Roma, dapat membawa umat Katolik di wilayah pelayanannya ke arah yang dikehendaki Tuhan Yesus Kristus, serta memberikan perlindungan bagi umat Katolik di Timika dan sekitarnya,” kata Maikel Peuki.

Baca Juga:  Walhi Papua Ajak Pemuda Bersolidaritas Berjuang Bersama Suku Awyu Dalam Melindungi Tanah Adat Mereka

Kemitraan Strategis

WALHI Papua menyatakan komitmennya untuk menjadi mitra strategis bagi Gereja Katolik Roma, khususnya Keuskupan Timika, dalam melindungi hak masyarakat adat Papua dan hutan tropis di Tanah Papua.

“Kami akan selalu menempatkan diri sebagai mitra strategi bagi Gereja Katolik Roma secara umum, dan khususnya Keuskupan Timika di masa kini dan masa depan bagi kepentingan perlindungan Hak Masyarakat Adat Papua Asli dan Hutan Tropis yang masih hutan belantara di Tanah Papua” kata Maikel Peuki.(*)

Related

You Might Also Like

Koalisi HAM Papua: Presiden Harus Cabut PSN yang Rampas Tanah Adat di Merauke

Umat Katolik Pribumi Papua Layangkan Surat Terbuka Kepada Uskup Agung Merauke

Perampasan Sumber Daya Alam Papua: Pembangunan yang Mengabaikan Masyarakat Adat

Walhi Papua Khawatir Rencana Eksplorasi Blok Warim di Puncak Papua Akan Rusak ‘Salju Abadi’

LSM dan Aktivis Lingkungan di Kota Jayapura Gelar Festival Angkat Sampah Di Kawasan Resapan Air Sungai Konya Abepura

TAGGED:Isu Lingkungan dan Masyarakat Adat di PapuaPastor Dr. Bernardus Bofitwos BaruWalhi Papua

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article KNPB Terdaftar di Tanah Papua, Tuduh Lenis Kogoya “Boneka Jakarta”
Next Article Pemkab Lanny Jaya Perkuat Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Dana Otsus Papua Besar, Pengawasan Lemah, Rakyat Masih Menunggu Kesejahteraan
Artikel Catatan Aktivis Papua
15 hours ago
Jejak Sunyi Bruder Eligius Fenenteruma, OFM: Fransiskan Pertama dari Orang Asli Papua
Artikel
21 hours ago
SPWP Soroti MBG di Papua, Henius: Jangan Abaikan Pendidikan dan Kesehatan
Papua Pegunungan Tanah Papua
21 hours ago
16 Ton Beras untuk Warga Kondaga, Kepala Distrik Tekankan Pembagian Merata
Papua Pegunungan
22 hours ago
Baca juga
Lingkungan

Kawasan Hutan Mangrove Teluk Youtefa Jayapura Dirusak, Walhi Papua: Kini Terancam Hilang

3 years ago
LingkunganPapua Pegunungan

Longsor Terjang Walaik, Kebun Warga Hancur dan Akses Terputus

4 months ago
LingkunganTanah Papua

Mahasiswa Dan Tokoh Empat Distrik Yahukimo Tolak Tambang Pt Tawang Mineral Indonesia

8 months ago
LingkunganPapua PegununganPendidikan

HMPJ Soroti Rencana Kantor Vertikal di Wamena, Dinilai Ancam Hak Ulayat dan Picu Konflik Agraria

4 months ago
LingkunganTanah Papua

Empat Kali Demo, Masyarakat Adat Yapsi dan Kaureh Tuntut CEO PT Sinarmas Hadir Langsung

10 months ago
LingkunganSiaran PersTanah Papua

Dukung Perjuangan Masyarakat Adat Awyu, Ampera PS Sampaikan 10 Pernyataan Sikap

3 years ago
LingkunganTanah Papua

Direktur WALHI Papua Soroti Pernyataan Gubernur Papua Pegunungan Soal Tambang di Intan Jaya

1 year ago
Lingkungan

Ajak Masyarakat Jangan Buang Sampah, Pemuda Beam Kwiyawage Bersih-Bersih di Kota Tiom

3 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?