Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Tim HAM Temukan Bukti Peluru dan Ganja di Lokasi Konflik Yahukimo
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Polhukam > Tim HAM Temukan Bukti Peluru dan Ganja di Lokasi Konflik Yahukimo
PolhukamSiaran Pers

Tim HAM Temukan Bukti Peluru dan Ganja di Lokasi Konflik Yahukimo

admin
Last updated: June 24, 2025 13:07
By
admin
Byadmin
Follow:
361 Views
1 year ago
Share
SHARE

Wamena, nirmeke.com — Tim pemantau dari Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua menemukan sejumlah barang bukti berupa selongsong peluru, proyektil, dan tanaman ganja di lokasi konflik bersenjata antara TNI dan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) di Distrik Tangma, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan.

Iklan Nirmeke

Ketua tim pemantau sekaligus pembela hak asasi manusia (HAM) di Papua, Theo Hesegem, mengatakan bahwa temuan tersebut didapat saat timnya melakukan investigasi lapangan dari tanggal 17 hingga 18 Juni 2025.

“Kami melihat langsung tempat kejadian perkara di Kampung Aruli, Distrik Tangma. Kami temukan selongsong dan proyektil peluru dari dua belah pihak, TNI dan TPNPB. Selain itu, saat menuju Kampung Lik Ima, kami juga menemukan tanaman ganja yang tumbuh liar di sekitar pemukiman,” kata Theo dalam keterangannya, Rabu (19/6/2025).

Ia menjelaskan, konflik senjata yang terjadi sejak 15 Juni 2025 itu telah menimbulkan kepanikan warga sipil. Masyarakat setempat terpaksa mengungsi ke lokasi-lokasi aman seperti Gereja Halihalo dan Kantor Klasis Tangma.

Baca Juga:  Tim Investigasi Bersama Warga Puncak Papua Adukan Pelanggaran HAM ke Komnas HAM RI

“Warga mengaku peluru masuk ke sekitar tempat mereka mengungsi. Kami mendokumentasikan lokasi-lokasi tersebut dan menemukan proyektil tertanam di tanah. Masyarakat bahkan menandai lokasi dengan kayu sebagai bukti visual,” ungkapnya.

Tim sedang mencabut Tanaman Ganja di kampung Lik ima Yahukimo – Dok Tim HAM

Bukti Disita Saat Pemeriksaan TNI

Dalam perjalanan kembali dari Kampung Lik Ima menuju Wamena, tim sempat diperiksa oleh aparat TNI di Gunung Onggolo. Saat itu, beberapa barang bukti yang dibawa—seperti proyektil dan selongsong peluru—disita oleh aparat.

“Kami dijelaskan bahwa pemeriksaan itu bagian dari prosedur keamanan. Tim kami tetap menjelaskan bahwa barang bukti tersebut dikumpulkan untuk keperluan dokumentasi pelanggaran HAM,” jelas Theo.

Pastikan Egianus Tidak di Lokasi

Salah satu isu penting yang diklarifikasi dalam investigasi tersebut adalah keberadaan pimpinan TPNPB, Egianus Kogoya. Tim HAM menyatakan telah menyusuri wilayah Lik Ima, dan memastikan bahwa Egianus tidak berada di sana.

Baca Juga:  Mengurai Fakta Kasus Penyanderaan Nduga Antara Tahun 1996 dan 2023

“Kami sudah ke lokasi yang disebut-sebut markas TPNPB, dan kami pastikan Egianus Kogoya tidak ada di sana saat kami datang,” tegas Theo Hesegem.

Tim juga bertemu dengan aparat TNI di Pos Kurima dan menyampaikan laporan pemantauan secara langsung. Menurut Theo, komunikasi terbuka dengan aparat di lapangan penting untuk menjamin transparansi dan keselamatan warga sipil.

Akan Dilaporkan ke Nasional dan Internasional

Theo menegaskan bahwa hasil pemantauan ini akan disusun dalam laporan resmi dan disampaikan kepada pihak terkait, termasuk Presiden Republik Indonesia, Panglima TNI, Komnas HAM RI, serta Pelapor Khusus PBB untuk Papua dan masyarakat internasional.

“Kami harap pemerintah segera merespons situasi ini secara serius. Warga sipil harus dilindungi dari dampak konflik bersenjata. Negara punya kewajiban hukum dan moral untuk itu,” pungkasnya.(*)

Pewarta: Yefta Lengka

Related

You Might Also Like

Trauma dan Ketakutan: Warga Ibele Desak TNI Angkat Kaki

Mahasiswa Puncak Se-Indonesia Desak Pengusutan Kasus Dugaan Mutilasi di Papua

Mahasiswa Papua Gelar Aksi Solidaritas di Makassar, Tuntut Pembebasan Empat Tahanan Politik Tanpa Syarat

Front Justice Desak Penuntasan Kasus Penembakan Tobias Silak, Nilai Proses Hukum Lambat dan Tidak Transparan

Penangkapan yang Berujung Kematian: Catatan Gelap Kekerasan Aparat di Yahukimo

TAGGED:Egianus KogoyaKomnas HAM RIPembela HAM di PapuaTheo HesegemTPNPBYayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article PJ Kepala Kampung Tekul Sukseskan Program Penerangan Listrik dari Dana Desa 2024
Next Article Pemuda Katolik Papua Tengah Salurkan Bantuan Kemanusiaan bagi Pengungsi di Sinak
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Pemkab Yahukimo Salurkan Bantuan Beras ke Enam Distrik Terdampak Kekeringan
Papua Pegunungan
6 hours ago
Kesal dan Terbebani Persoalan Hidup, Ibu Aniaya Anak hingga Meninggal di Sentani
Kriminal
1 day ago
333 Rumah Menunggu Dipulihkan, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Nasional Tanah Papua
1 day ago
Kontrakan Belum Dibayar Pemda, Mahasiswa Lanny Jaya di Bali Terusir
Pendidikan
1 day ago
Baca juga
PolhukamTanah Papua

Setahun Kasus Penembakan Tobias Silak, Keluarga dan Warga Tuntut Keadilan di Pengadilan

1 year ago
PolhukamTanah Papua

KNPB Sentani Serukan Aksi 15 Agustus, Angkat Isu HAM dan Kemanusiaan di Papua

1 month ago
PolhukamTanah Papua

DPR Papua Tengah Didesak Bentuk Tim Investigasi Intan Jaya

2 months ago
PolhukamTanah Papua

Ketua DPRP Papua Pegunungan: Sweeping Aparat Ciptakan Trauma dan Salah Sasaran

1 year ago
PolhukamTanah Papua

Gruduk PN Wamena, Front Justice Desak Sidang Adil untuk Kasus Penembakan Tobias Silak

1 year ago
LingkunganSiaran PersTanah Papua

PT MNM Serobot Tanah Ulayat Yei, Warga Jagebob Lawan PSN Merauke

12 months ago
HeadlinePolhukam

Deklarasi LBH Papua Merauke: Harapan Baru bagi Masyarakat Adat Papua

1 year ago
PolhukamTanah Papua

Terpidana Pembunuhan Tobias Silak di Yahukimo Diduga Bebas Berkeliaran di Polres Jayawijaya, Aparat Disorot

7 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?