Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: KNPI Soroti Pendataan Pengungsi di Papua, Minta Hak Sipil Dikembalikan dan Pasukan Non-Organik Ditarik
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Polhukam > KNPI Soroti Pendataan Pengungsi di Papua, Minta Hak Sipil Dikembalikan dan Pasukan Non-Organik Ditarik
PolhukamTanah Papua

KNPI Soroti Pendataan Pengungsi di Papua, Minta Hak Sipil Dikembalikan dan Pasukan Non-Organik Ditarik

admin
Last updated: August 24, 2026 20:30
By
admin
Byadmin
Follow:
3 Views
1 hour ago
Share
KNPI Soroti Pendataan Pengungsi di Papua, Minta Hak Sipil Dikembalikan dan Pasukan Non-Organik Ditarik - (Foto: Istimewa)
SHARE

Wamena, nirmeke.com — Ketua DPD II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Jayawijaya, Hengky Hilapok, menyoroti pendataan pengungsi di Tanah Papua yang dinilai perlu dilakukan secara transparan dan tidak sepihak.

Iklan Nirmeke

Hengky meminta pemerintah memastikan proses pendataan pengungsi tidak hanya menjadi kegiatan administratif, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemulihan hak-hak masyarakat sipil yang terdampak konflik.

Menurut Hengky, masyarakat Papua yang menjadi korban konflik membutuhkan jaminan perlindungan dan kepastian atas hak-hak sipil mereka. Karena itu, pemerintah diminta menempatkan kepentingan masyarakat sebagai bagian utama dalam setiap kebijakan penanganan pengungsi.

“Pendataan harus dilakukan secara terbuka dan melibatkan masyarakat. Jangan sampai pendataan dilakukan sepihak tanpa memperhatikan kondisi dan kebutuhan masyarakat yang terdampak,” ujar Hengky.

Ia mengatakan persoalan pengungsi di Papua tidak dapat dilepaskan dari kondisi keamanan dan konflik yang berlangsung di sejumlah wilayah.

Karena itu, menurutnya, penyelesaian persoalan pengungsi harus dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya dengan mendata jumlah warga yang mengungsi, tetapi juga memastikan mereka mendapatkan perlindungan, akses terhadap kebutuhan dasar, serta hak untuk kembali menjalani kehidupan secara aman.

Baca Juga:  Breaking News: Final Putusan MK Pasangan John Tabo – Ones Pahabol Menang

Minta Hak Sipil Masyarakat Dipulihkan

Hengky juga meminta pemerintah mengembalikan dan menjamin hak-hak sipil masyarakat Papua yang terdampak konflik.

Ia menilai pemulihan hak sipil merupakan bagian penting dalam membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Yang paling penting bukan hanya pendataan. Hak-hak masyarakat sipil juga harus dikembalikan dan dijamin. Masyarakat harus merasa aman untuk menjalankan kehidupan mereka,” katanya.

Selain persoalan pengungsi, Hengky menyoroti keberadaan pasukan non-organik di Papua. Ia meminta pemerintah mengevaluasi keberadaan pasukan tersebut dan mendorong penarikan pasukan non-organik dari wilayah Papua.

Menurut Hengky, persoalan Papua membutuhkan pendekatan yang lebih mengedepankan dialog, perlindungan masyarakat sipil dan penyelesaian secara damai.

Sikap mengenai penarikan pasukan non-organik tersebut juga sebelumnya disampaikan Hengky dalam kapasitasnya sebagai Ketua KNPI Jayawijaya.

Baca Juga:  KNPB Sebut Papua dalam Situasi Darurat Militer dan Kemanusiaan

KNPI Dorong Penyelesaian Berbasis Kemanusiaan

Hengky menegaskan KNPI Jayawijaya mendorong pemerintah agar penanganan persoalan Papua dilakukan dengan mengutamakan kepentingan masyarakat.

Ia berharap pemerintah tidak hanya melihat persoalan Papua dari perspektif keamanan, tetapi juga memperhatikan aspek kemanusiaan, sosial, ekonomi dan hak-hak masyarakat sipil.

“Pemerintah harus hadir untuk memberikan rasa aman dan menjamin hak masyarakat. Penyelesaian persoalan Papua harus mengutamakan kepentingan rakyat,” ujar Hengky.

Ia menambahkan, KNPI Jayawijaya akan terus menyuarakan kepentingan pemuda dan masyarakat dalam mendorong terciptanya kondisi yang aman, damai dan bermartabat di Kabupaten Jayawijaya serta Tanah Papua.

Hengky juga mengajak seluruh elemen pemuda untuk mengambil peran dalam menjaga ruang dialog dan menyampaikan aspirasi masyarakat secara bertanggung jawab. Sikap tersebut sejalan dengan pernyataannya sebelumnya bahwa KNPI harus menjadi wadah bersama bagi pemuda Jayawijaya dan membangun kolaborasi antarelemen.(Red)

Related

You Might Also Like

Tim Investigasi Bersama Warga Puncak Papua Adukan Pelanggaran HAM ke Komnas HAM RI

KNPB Sentani Serukan Aksi 15 Agustus, Angkat Isu HAM dan Kemanusiaan di Papua

Festival Sekolah Adat Hugulama Ke-I 2026 Resmi Akan Ditutup di Yogonima

Dr. Yunus Wonda: Kami Milik Semua Orang di Kabupaten Jayapura

MRP Papua Pegunungan Keluhkan Anggaran: Delapan Bulan Hanya Terima Gaji, Kunjungan Kerja dan Reses Terhenti

TAGGED:Hengky HilapokKNPI JayawijayaPengungsi Warga Sipil di Papua

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Pemkab Yahukimo Serahkan Bibit Ikan kepada Masyarakat, Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Keluarga
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Pemkab Yahukimo Serahkan Bibit Ikan kepada Masyarakat, Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Keluarga
Ekonomi & Bisnis Papua Pegunungan
1 hour ago
Kelompok Tani Sukunauak-Welasomon Blok D Keluhkan Hama dan Irigasi, 11 Hektare Sawah di Walelagama Terancam
Ekonomi & Bisnis Papua Pegunungan
9 hours ago
KNPB Wilayah Balim Tolak Pendataan Ulang Pengungsi, Dorong Penyelesaian Konflik melalui Pihak Ketiga
Polhukam Tanah Papua
10 hours ago
Kebakaran Lahan Kepung Wamena, Api Muncul di Sejumlah Wilayah Saat Kemarau Melanda
Papua Pegunungan
10 hours ago
Baca juga
PolhukamTanah Papua

Konflik Berdarah Meletus di Kapiraya, Pemerintah Papua Tengah Diminta Bertindak Cepat

9 months ago
Tanah Papua

Tim Koboy Papua Pegunungan Kritik Gaya Komunikasi Gubernur: Minta Stop Lempar Tanggung Jawab

1 year ago
Tanah Papua

Perkuat Perdamaian Di Papua, PLII Gelar Nobar Film Gandhi

3 years ago
Perempuan & AnakTanah Papua

SAKTPP Gelar Diskusi Publik Terkait Pembunuhan Keji Terhadap Dua Ibu Berstatus Pengungsi di Yahukimo

3 years ago
Tanah Papua

Kejati Papua Minta Permohonan Pra Peradilan Plt Bupati Mimika Dinyatakan Gugur

3 years ago
NasionalPendidikanTanah Papua

Mahasiswa Papua di Gorontalo Demo, Desak Pengusutan Dugaan Pelanggaran HAM di Puncak

4 months ago
LingkunganTanah Papua

MRP Pegunungan Desak Pemda Hentikan Galian C Penyebab Banjir di Jayawijaya

1 year ago
HeadlinePolhukamTanah Papua

LBH Papua: 58 Tahun Freeport Beroperasi, Hak Buruh dan Masyarakat Adat Masih Terabaikan

1 year ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?