WAMENA, NIRMEKE.COM — Aksi penyampaian aspirasi ribuan pelajar yang tergabung dalam Solidaritas Pelajar West Papua (SPWP) se-Lapago di Kantor DPR Papua Pegunungan, Wamena, Selasa (15/9/2026), berlangsung aman dan lancar.
Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Jayawijaya, AKP Edythoir Sabara, mengatakan situasi tersebut tidak terlepas dari pengamanan yang dilakukan kepolisian dengan mengedepankan pendekatan pelayanan dan komunikasi kepada massa aksi.
“Untuk kegiatan penyampaian aspirasi adik-adik kita dari Solidaritas Pelajar West Papua SPWP se-Lapago bisa berjalan dengan aman dan lancar itu tidak terlepas dari bagaimana mereka menerima, mau mendengar imbauan dari kami,” ujar Edythoir usai mengamankan kegiatan tersebut.
Ia menjelaskan, personel kepolisian melakukan pemantauan sejak massa mulai berkumpul di sejumlah titik hingga bergerak menuju Kantor DPR Papua Pegunungan.
Menurutnya, kepolisian dalam pengamanan aksi tersebut mengedepankan pendekatan persuasif dan pelayanan kepada peserta aksi selama mereka tetap menjaga ketertiban.
“Bahwasannya saat ini kami kepolisian menjalankan istilah pelayanan pengamanan, bukan lagi pengamanan yang istilahnya sadis. Tapi kami lebih melayani,” katanya.
Edythoir mengatakan personel kepolisian memonitor pergerakan massa dari sejumlah titik kumpul dan mendampingi mereka selama perjalanan menuju lokasi aksi.
“Dari beberapa titik kumpul mereka, kami hanya memonitoring, kami membersamai mereka selama mereka tetap tertib,” ujarnya.
Dalam pengamanan aksi tersebut, Polres Jayawijaya mengerahkan 350 personel. Pengamanan melibatkan anggota Polres Jayawijaya dengan dukungan personel Brimob Kompi B dan Kodim 1702/Jayawijaya.
“Untuk pengamanan kali ini kami melibatkan sebanyak 350 personel. Itu terdiri dari Polres Jayawijaya dibantu teman-teman Brimob Kompi B dan Kodim 1702 Jayawijaya,” jelasnya.
Ia mengatakan personel Kodim 1702/Jayawijaya turut membantu melalui patroli bergerak di sejumlah wilayah sekitar Kota Wamena selama kegiatan berlangsung.
Sementara personel kepolisian melakukan pendampingan terhadap massa aksi dari titik berkumpul hingga tiba di Kantor DPR Papua Pegunungan.
Edythoir juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan DPR Papua Pegunungan yang bersedia menerima langsung massa pelajar dan mendengarkan aspirasi yang disampaikan.
“Terima kasih kepada pimpinan DPR Provinsi Papua Pegunungan. Beliau bersedia menerima adik-adik kita. Sama-sama kita saksikan dan lihat, semua bisa berjalan,” katanya.
Menurut Edythoir, seluruh aspirasi massa pelajar telah disampaikan kepada pimpinan DPR Papua Pegunungan.
Ia berharap penyampaian pendapat di muka umum dapat terus berlangsung secara tertib dengan adanya komunikasi antara peserta aksi, aparat keamanan dan pihak yang menerima aspirasi.
Kepolisian juga mengajak seluruh pihak, termasuk media, turut mengawal pelaksanaan kegiatan masyarakat dan pelayanan pengamanan yang dilakukan aparat.
Hingga massa membubarkan diri, situasi di sekitar Kantor DPR Papua Pegunungan dan sejumlah ruas jalan yang dilalui massa dilaporkan tetap aman dan kondusif.(Red)*

