Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Walhi Papua Ingatkan Pemerintah Pertimbangkan  Penempatan Lokasi Kantor Gubernur di Lahan Pangan Masyarakat Adat
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Lingkungan > Walhi Papua Ingatkan Pemerintah Pertimbangkan  Penempatan Lokasi Kantor Gubernur di Lahan Pangan Masyarakat Adat
LingkunganTanah Papua

Walhi Papua Ingatkan Pemerintah Pertimbangkan  Penempatan Lokasi Kantor Gubernur di Lahan Pangan Masyarakat Adat

admin
Last updated: July 12, 2023 11:34
By
admin
Byadmin
Follow:
1.1k Views
3 years ago
Share
Direktur Walhi Papua Maikel Primus Peuki - (Aguz Pabika/Nirmeke)
SHARE

Jayapura, nirmeke.com – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Papua mengingatkan pemerintah pusat agar tidak merusak sumber pangan masyarakat adat milik masyarakat Wouma, Welesi dan Asolokobal.

Iklan Nirmeke

Hal tersebut ditegaskan Direktur Walhi Papua Maikel Primus Peuki ketika menjadi pemateri dalam Seminar Dampak Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Pegunungan yang digelar masyarakat adat tiga aliansi Wouma, Welesi dan Asolokobal di asrama Nayak II Tanah Hitam, Selasa (11/7/2023) sore ini.

“Sikap daripada masyarakat adat pemilik hak ulayat sudah jelas bahwa mereka menyadari dampak daripada pembangunan itu akan menimbulkan kerusakan lingkungan yang sangat para sehingga mereka tolak,” kata Peuki.

Tapi juga kata Peuki, masyarakat sadar mereka akan kehilangan sumber pangan ataupun  juga sumber penghidupan bagi masyarakat setempat yang ada di sekitar Wouma, Welesi dan Asolokobal.

“Saya pikir pemerintah perlu mempertimbangkan terkait rencana pembangunan kantor Gubernur di lahan pangan produktif milik masyarakat,” harapnya.

Walhi Papua juga melihat penempatan kantor juga masih menimbulkan pro dan kontra dan kedepan akan timbul konfilk yang berkepanjangan, baik itu antara masyarakat adat Papua yang tinggal disana Wouma, Welesi dan Asolokbal tapi juga akan menimbulkan dampak lingkungan yang sangat panjang dan itu akan terjadi antar generasi baik saat ini mapun anak cucu mereka kedepan.

Baca Juga:  8 Warga Sipil Jadi Korban Operasi Militer Dalam Misi Selamatkan Pilot Susi Air

“Kenapa demikian, karena Jika aktivitas daripada pembangunan kantor jalan di area lahan perkebunan itu tentu akan merusak  dampak lingkungan yang sangat besar, dimana air dan sungai akan tercemar limbah akibat aktifitas masal disana dan tentu akan menimbulkan dampak-dampak lingkungan yang merugikan masyarakat setempat,” kata Peuki.

Secara Lembaga Walhi Papua, dengan melihat kondisi lokasi, menunjukan bahwa pemerintah telah lalai dalam memberikan atau menempatkan lokasi pembangunan kantor di sana.

“Kita harus lihat perijinan yang dikeluarkan, dan juga Amdal sebagai dokumen public tidak pernah terpublikasikan secara luas, serta dampak dari pembangunan terhadap lingkungan kedepan tidak jelas sama sekali, seharusnya pemerintah sudah sosialisasikan ke pemilik ulayat maupun masyarakat public,” tegas Walhi Papua.

Baca Juga:  Pencaker: Otsus Hadir Untuk Orang Papua Bukan Non Papua, Pemerintah Harus Utamakan Putra Daerah

Dengan demikian Walhi Papua melihat Pemerintah ini sedang menunjukan bahwa proses yang sedang di dorong jangal dan salah dan proses ini akan membawa dampak buruk kedepan di Provinsi Papua Pegunungan apalagi di provinsi Pemekaran kedepan.

“Pemerintah sedang menujukan wajah mafia mereka kepada masyarakat adat, karena proses pelepasan tanah dan keterbukaan informasi soal surat-surat tidak terbuka ke public maupun masyarakat pemilik ulayat sehingga mereka bisa dikatakan mafia,” ujarnya.

Lanjutnya, lokasi lahan perkebunan masyarakat itu juga tidak hanya akan di bangun kantor Gubernur saja tapi juga kantor-kantor lain sehingga secara otomatis pusat pemerintahan akan di tetapkan di lahan pekebunan milik masyarakat adat Wouma, Welesi dan Asolokobal.

“Sehingga kita secara lembaga tetap berada di garis rakyat yang melawan bahwa ini sebenarnya lingkungan yang perlu dipertahankan dan akan menimbulkan dampak yang sangat besar bila di bangun pusat pemerintahan,” tegasnya. (*)

Related

You Might Also Like

Fransina Daby Buka Seminar dan Salurkan Bantuan ke Mahasiswa Jayawijaya di Jayapura

Jaksa Diminta Tuntut Maksimal Pelaku Penembakan Thobias Silak dan Luka Berat Anak di Yahukimo

Resmi Dikukuhkan, Bupati Yahukimo Dorong PKK dan Posyandu Perkuat Layanan Masyarakat

KNPB Mamberamo Tengah Gelar Aksi Damai, Tolak Militerisme dan Soroti Krisis Kemanusiaan

Tapol Papua Tolak New York Agreement, Soroti PSN dan Dugaan Pelibatan OAP sebagai Informan

TAGGED:Direktur Walhi Papua Maikel Primus PeukiPro Kontra Lokasi Pembangunan Kantor Gubernur Provinsi Papua PegununganSengketa Tanah di Welesi

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article LBH Papua Akan Layangkan Gugatan Hukum Terhadap Aduan Korban Perampasan Lahan Masyarakat Adat di Wamena
Next Article Cadangan Minyak Indonesia 3,95 Miliar Barel, Terbanyak di Papua
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

GAMKI Lanny Jaya Gelar Rakercab dan Mahaperta, Pemuda Diajak Berperan dalam Pembangunan
Papua Pegunungan
7 days ago
Panitia PAB Serahkan 24 Anggota Baru kepada Pengurus IPMPKDPT
Pendidikan
7 days ago
Hamka Yelipele Dilantik sebagai Anggota MRP Papua Pegunungan, Keluarga Gelar Syukuran
MRP Papua Pegunungan
1 week ago
Markus Haluk Tekankan Pentingnya Budaya, Iman, dan Literasi Digital bagi Generasi Muda
Pendidikan
1 week ago
Baca juga
PolhukamTanah Papua

MRP: Rambut Gimbal Bukan Berarti Berafiliasi Dengan TPNPB OPM

4 years ago
PendidikanPolhukamTanah Papua

Polisi Tangkap Empat Mahasiswa Uncen Saat Aksi Peringati New York Agreement

1 year ago
PolhukamSiaran PersTanah Papua

KNPB Yahukimo Nyatakan Dekai Darurat Keamanan, Soroti Penangkapan Warga Sipil

8 months ago
MRP Papua PegununganPapua Pegunungan

APS Dukung Penguatan MRP Papua Pegunungan, Soroti Dana Otsus dan Isu Strategis Daerah

8 months ago
Tanah Papua

BEM Uncen: Plt Bupati Mimika Tidak Ditangkap Bukti Hukum Diskriminatif Terhadap OAP

4 years ago
PolhukamTanah Papua

BEM FISIP UNCEN Kecam Tindakan Represif Aparat Gabungan di Sorong

1 year ago
Tanah Papua

BREAKING NEWS: Sempat Dihadang, Massa Masyarakat Adat Terobos Gerbang Kantor Bupati Merauke

2 months ago
Tanah Papua

Miris! Terminal Pasar Yibama Wamena Jadi Tempat Judi Masal

2 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?