Tiom, nirmeke.com – Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan sosial berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT), sembako, dan Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap II Tahun 2026 kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, Rabu (25/6/2026).
Penyaluran bantuan tersebut dihadiri Asisten I Setda Kabupaten Lanny Jaya, Andi Hendarka, S.Hut., M.Si., yang mewakili Bupati Lanny Jaya. Turut hadir unsur Kejaksaan, Lembaga Masyarakat Adat (LMA), Kantor Pos Perwakilan Jayapura di Wamena, 39 kepala distrik, serta unsur Forkopimda Kabupaten Lanny Jaya.
Dalam sambutannya, Andi Hendarka mengatakan bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat penerima manfaat yang tersebar di 39 distrik sebagai bentuk perhatian pemerintah dalam membantu kebutuhan ekonomi masyarakat.
“Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat penerima manfaat untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan pesan Bupati Lanny Jaya agar seluruh pihak mendukung proses penyaluran bantuan sehingga berjalan lancar, tepat sasaran, dan diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lanny Jaya, Petron Tabuni, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan PKH dan bantuan sosial Tahap II Tahun 2026.
Menurut Petron, jumlah KPM pada tahap ini mencapai 30.259 penerima dengan total anggaran sebesar Rp23.058.525.000.
“Jumlah penerima manfaat dapat berubah setiap tahun, karena disesuaikan dengan hasil verifikasi dan pembaruan data dari pemerintah pusat,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa bantuan sosial diberikan berdasarkan kategori desil kesejahteraan. Karena itu, masyarakat yang sebelumnya menerima bantuan namun tidak lagi terdaftar, kemungkinan dinilai telah mengalami peningkatan kondisi ekonomi atau memiliki usaha yang dianggap mampu memenuhi kebutuhan keluarga.
Petron juga meminta seluruh kepala distrik untuk membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait perubahan data penerima bantuan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di lapangan.
Menurutnya, pemerintah daerah terus berupaya melakukan pembaruan data secara berkala agar program bantuan sosial benar-benar tepat sasaran dan dapat membantu masyarakat yang paling membutuhkan.
“Data kemiskinan harus terus diperbaiki. Harapan pemerintah daerah, jumlah masyarakat miskin dapat terus menurun dari tahun ke tahun melalui berbagai program pemberdayaan dan bantuan sosial yang tepat sasaran,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya memastikan penyaluran bantuan sosial akan terus dilakukan sesuai data penerima manfaat yang telah ditetapkan pemerintah pusat.(*)
