Yahukimo, nirmeke.com — Jemaat Gereja Kristen Injil (GKI) Damsyik Helariki merayakan Hari Pekabaran Injil Masuk pada 4 Juli 2026 dengan penuh sukacita. Perayaan tersebut dihadiri Wakil Bupati Yahukimo, Esau Miram, S.IP, bersama unsur DPRK, Pemerintah Kabupaten Yahukimo, tokoh gereja, dan masyarakat setempat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut lima anggota DPRK Yahukimo, yakni Yafet Saram, Agustin Siringon, Roni Kabak, Apner Yalehet, dan Ones Hubusa. Hadir pula Kepala Dinas Ketahanan Pangan Saskar Kenangalem, Ketua GOW Dorce Loho, lima kepala distrik dari Distrik Angguruk, Kosarek, Yahuliambut, Heriapini, dan Ubalihi, para gembala gereja, serta jemaat GKI Damsyik Helariki.
Dalam sambutannya, Esau Miram menyampaikan rasa syukur atas sejarah masuknya Injil di Helariki yang dinilai telah membawa perubahan besar bagi kehidupan masyarakat.
“Kita bersyukur kepada Tuhan karena melalui pekabaran Injil, masyarakat Helariki dapat mengenal firman Tuhan, membangun persaudaraan dengan masyarakat di berbagai distrik, serta menjalani kehidupan yang berlandaskan nilai-nilai kekristenan,” ujarnya.
Menurut Esau, Hari Pekabaran Injil Masuk merupakan momentum bersejarah yang perlu terus dirayakan sebagai ungkapan syukur atas karya Tuhan di Tanah Helariki.
Ia juga mengajak para hamba Tuhan dan pelayan gereja untuk tetap setia melayani jemaat di tempat tugas masing-masing dengan penuh semangat, kasih, dan pengabdian.
Kepada generasi muda GKI, Esau berpesan agar semakin banyak yang melanjutkan pendidikan di Sekolah Alkitab GKI sebagai upaya mempersiapkan kader-kader pelayan gereja di masa depan.
“Saya berharap generasi muda GKI mau masuk Sekolah Alkitab agar pelayanan gereja tetap eksis, terus berkembang, dan mampu menjangkau lebih banyak jiwa,” katanya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pelayanan gereja, Wakil Bupati menyatakan akan memberikan bantuan biaya pendidikan bagi mahasiswa yang memilih melanjutkan studi di Sekolah Alkitab GKI pada angkatan tahun 2026.
Pada kesempatan yang sama, Esau Miram menjelaskan bahwa peresmian Gedung Gereja Damsyik Helariki yang semula dijadwalkan bersamaan dengan perayaan tersebut terpaksa ditunda karena kendala transportasi udara. Peresmian akan dilaksanakan setelah layanan penerbangan kembali normal sehingga seluruh tamu undangan dapat menghadirinya.
Selain itu, sebagai putra Helariki, Esau Miram juga meluncurkan sebuah buku berjudul Harapan Tak Tercapai Namun Nubuatan Tergenapi (Perjalanan Injil di Helariki Sejak 4 Juli 1963). Buku tersebut diserahkan secara simbolis kepada perwakilan pemerintah, gereja, dan jemaat yang hadir sebagai bentuk dokumentasi sejarah perjalanan pekabaran Injil di Helariki.
Rangkaian peringatan Hari Pekabaran Injil Masuk ditutup dengan makan bersama antara jemaat, panitia, dan jajaran Pemerintah Kabupaten Yahukimo sebagai wujud kebersamaan, persaudaraan, dan rasa syukur dalam keluarga besar Helariki.(*)
Pewarta: Vekson Aliknoe
