Wamena, nirmeke.com — Himpunan 12 Agro Wisata Alam dan Kampung Budaya Wamena menggelar diskusi kesiapan destinasi wisata dalam rangka menyambut kunjungan wisatawan pada momentum Festival Budaya Lembah Baliem dan Karnaval Agustus 2026.
Diskusi tersebut berlangsung pada Kamis, 9 Juli 2026, dan dipimpin oleh Paulus Himan selaku perwakilan himpunan. Dalam pertemuan itu, para pengelola wisata membahas berbagai langkah persiapan di masing-masing lokasi agar dapat memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Kami berdiskusi terkait kesiapan dan persiapan di wisata masing-masing, supaya momen Agustus ini juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat pengelola wisata,” ujar Paulus Himan.
Menurutnya, sebanyak 12 destinasi wisata alam dan kampung budaya yang tergabung dalam himpunan tersebut berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan, kebersihan, dan kesiapan fasilitas wisata.
Langkah ini dilakukan agar wisatawan yang datang ke Wamena tidak hanya menghadiri Festival Budaya Lembah Baliem dan Karnaval Agustus, tetapi juga tertarik mengunjungi destinasi wisata lain di sekitar Wamena.
Selain melakukan persiapan di masing-masing lokasi, Himpunan 12 Wisata Alam dan Kampung Budaya Wamena juga akan menggelar Festival Mini pada 6 Agustus 2026 di kawasan wisata Pasir Putih.
Festival tersebut akan diisi dengan berbagai kegiatan budaya dan atraksi wisata yang melibatkan beberapa destinasi anggota himpunan, seperti Sikoko, Pudadan, Waik, dan sejumlah lokasi wisata lainnya.
“Kegiatan ini kami siapkan khusus untuk menyambut wisatawan mancanegara maupun domestik yang datang ke Wamena. Kami berharap mereka dapat berkunjung ke Pasir Putih dan menikmati kegiatan yang kami selenggarakan,” kata Paulus.
Ia menambahkan bahwa Himpunan 12 Wisata Alam dan Kampung Budaya Wamena mendukung penuh pelaksanaan Festival Budaya Lembah Baliem yang diselenggarakan pemerintah di kawasan WLSI.
“Kami adalah mitra pemerintah dan mendukung penuh Festival Budaya Lembah Baliem. Di saat yang sama, kami juga siap melayani para pengunjung di destinasi wisata masing-masing,” ujarnya.
Setiap bulan Agustus, Wamena menjadi salah satu pusat kegiatan budaya dan pariwisata di Papua Pegunungan melalui penyelenggaraan Festival Budaya Lembah Baliem dan Karnaval Agustus. Kedua agenda tersebut dikenal sebagai daya tarik utama yang mendatangkan wisatawan lokal maupun mancanegara ke Wamena.
Melalui persiapan yang dilakukan, Himpunan 12 Wisata Alam dan Kampung Budaya Wamena berharap sektor pariwisata lokal dapat memperoleh manfaat ekonomi yang lebih luas, sekaligus memperkenalkan kekayaan wisata alam dan budaya Wamena kepada para pengunjung.(*)
Pewarta: Aguz Pabika
