Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Pemerintah Kehilangan Kendali Atasi Konflik Horizontal Dalam Pesta Demokrasi di Papua Pegunungan
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Polhukam > Pemerintah Kehilangan Kendali Atasi Konflik Horizontal Dalam Pesta Demokrasi di Papua Pegunungan
Polhukam

Pemerintah Kehilangan Kendali Atasi Konflik Horizontal Dalam Pesta Demokrasi di Papua Pegunungan

admin
Last updated: March 8, 2024 14:32
By
admin
Byadmin
Follow:
2.2k Views
2 years ago
Share
Aparat kepolisian saat mengamankan kericuhan pemilu di Wamena - Dok
SHARE

Oleh: Yefta Lengka

Iklan Nirmeke

“Orang Papua sibuk Urus Politik Jakarta. Sementara Jakarta sibuk merampok harta dan kekayaan alam di Papua dan kasi habis manusia Papua”

Dalam Sidang pleno perolehan suara di KPU kabupaten, banyak sekali masa yang membawa senjata tajam untuk mengadu kekuatan masa. Pada akhirnya kelompok-kelompok tersebut saling menyerang. Dan dalam kelompok-kelompok tersebut ada yang dari satu suku bahkan keluarga. Sayang sekali, permusuhan akan tercipta secara langsung dalam politik praktis ini.

Dalam situasi seperti ini pihak lain menyiapkan Pisau Samurai, (pisau panjang yang dibelah dari bar sensor), ada juga yang siapkan minuman keras untuk merangsang emosi, dan masih banyak cara lainnya untuk orang Papua gunakan dalam pesta Demokrasi dengan iming-iming “untuk jaga diri”. Pertanyaannya apakah barang benda bisa menjaga manusia? Tentu tidak!

Di sela-sela itu, TNI POLRI tidak mengawasi (razia) massa yang yang membawa senjata tajam tersebut. TNI-Polri membiarkan situasi ini berjalan begitu saja. Para pejabat sementara yang ditetapkan Mendagri juga terlihat membisu seribu bahasa. Tidak ada rapat koordinasi dengan forum komunikasi pimpinan daerah dan provinsi di tanah Papua. Padahal potensi konflik sangat nyata secara terang-terangan.

Baca Juga:  Memilih Wakil Rakyat yang Berkualitas

Contoh kasus di Jayawijaya adalah saat pleno perolehan suara distrik Asotipo dan Hubikosi. Kedua distrik tersebut telah terjadi konflik antar warga. Dalam kasus ini, konflik telah terjadi dan beberapa hari kemudian Pj. Bupati Kabupaten Jayawijaya mengeluarkan himbauan.

Ini merupakan pembiaran terhadap peningkatan eskalasi konflik. Mengapa saya sebut sebagai pembiaran? Karena salah satu mandat yang di berikan kepada PJ Bupati Jayawijaya adalah untuk menyiapkan jalannya pesta demokrasi secara baik dan benar untuk badan legislatif maupun eksekutif definitif. Namun jika ada pembiaran seperti ini maka saya dapat menyimpulkan ini adalah pembiaran.

Tidak hanya PJ. Bupati Jayawijaya, PJ Gubernur Papua Pegunungan juga seakan lepas tanggungjawab dalam ajang pesta Demokrasi tahun 2024 di Provinsi Papua Pegunungan. Hal itu terlihat dari tidak adanya himbauan dan instruksi pengamanan pergerakan masa dengan senjata tajam di Papua Pegunungan.

Baca Juga:  Tim Investigasi Bersama Warga Puncak Papua Adukan Pelanggaran HAM ke Komnas HAM RI

Atas nama kemanusiaan saya melihat dan menyimpulkan bahwa:

Pertama: Dengan tidak adanya tanggung jawab moral dan fisik Pj. Bupati Jayawijaya dan Pj. Gubernur Papua pegunungan ini, akan meyakinkan bahwa di Papua Pegunungan adalah wilayah rawan konflik. Dengan demikian pengiriman pasukan TNI dan Polri baik organik maupun non organik akan semakin masif dan terstruktur.

Kedua: Pembiaran ini dilakukan dengan sengaja untuk melihat dan memastikan pergerakan masa orang Papua Pegunungan.

Ketiga: Dengan adanya pembiaran ini, depopulasi penduduk pribumi semakin masif dan terstruktur melalui politik praktis. Kata lain yang digunakan oleh orang Papua adalah PMP atau “Papua makan Papua”.

Keempat: Dengan adanya pembiaran ini saya melihat pemerintah dengan sengaja memupuk kebencian terhadap sesama orang Papua melalui politik praktis ini. (*)

)* Aktivis Kemanusiaan asal Wamena Kabupaten Jayawijaya

Related

You Might Also Like

Kasus Penembakan Tobias Silak: “Tangkap, Pecat, dan Adili Pelaku Seberat-beratnya”

Tujuh Saksi Mangkir, Keluarga Thobias Silak Desak Pengadilan Hadirkan Langsung

Tim Investigasi Bersama Warga Puncak Papua Adukan Pelanggaran HAM ke Komnas HAM RI

Ratusan TNI Non-Organik Masuk Ugem Tanpa Izin: Pemerhati HAM Papua Kecam Aksi Sepihak

Gelombang Aksi Serentak di Papua: Jayapura–Wamena Memanas, Isu Militerisme dan Krisis Kemanusiaan Menguat

TAGGED:Konflik Horizontal di WamenaKonflik Pemilu di JayawijayaRawan konflik Pilkada di Papua

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Sekolahkan Anak Dari Hasil Olah Tanah Adat
Next Article Perempuan Genyem Yang Tanguh
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Mahasiswa Papua di Makassar Aksi 63 Tahun Aneksasi, Dihadang Aparat dan Ormas di Monumen Mandala
Polhukam Tanah Papua
2 days ago
Komisi C DPRK Jayawijaya Soroti Krisis Layanan Kesehatan, Pendidikan, hingga Masalah Sosial dalam Rekomendasi LKPJ
Papua Pegunungan Tanah Papua
2 days ago
Pegiat Literasi Salurkan Buku Bacaan untuk Pemuda Gereja Baptis Onggeme, Dorong Generasi Muda Cintai Pendidikan
Pendidikan Sastra
2 days ago
Komisi B DPRK Jayawijaya Soroti Sektor Pertanian, Koperasi, dan Pasar dalam Rekomendasi LKPJ 2026
Papua Pegunungan Tanah Papua
2 days ago
Baca juga
Catatan Aktivis PapuaPolhukam

Menanti Pembebasan Sandera Pilot Susi Air

3 years ago
LingkunganPolhukamSiaran PersTanah Papua

Masyarakat Adat Malind Gugat Izin Proyek Jalan 135 Km di Merauke ke PTUN Jayapura

2 months ago
PolhukamTanah Papua

Demo Mahasiswa Papua di Bali Dilempari Batu dan Sambal Pedas Dari Ormas

3 years ago
PolhukamTanah Papua

Kuasa Hukum Nilai Tuntutan 12 Tahun untuk Penembak Thobias Silak Tidak Adil

7 months ago
NasionalPolhukamTanah Papua

Pemuda Katolik Desak Negara Hadapi Krisis Kemanusiaan Papua, Sampaikan 11 Tuntutan kepada Wapres Gibran

5 months ago
EditorialPolhukam

Otonomi Khusus Papua, Mengapa Memiskinkan Papua?

3 years ago
Polhukam

Rentetan Peristiwa Pemukulan dan Penangkapan Masa Aksi FRPHAMP di Nabire oleh Polisi

2 years ago
PolhukamTanah Papua

Ujaran Rasis Picu Kerusuhan di Yalimo, Satu Orang Tewas dan Dua Luka Akibat Tembakan Aparat

8 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?