Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Sekolahkan Anak Dari Hasil Olah Tanah Adat
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Pendidikan > Sekolahkan Anak Dari Hasil Olah Tanah Adat
Pendidikan

Sekolahkan Anak Dari Hasil Olah Tanah Adat

admin
Last updated: March 5, 2024 16:15
By
admin
Byadmin
Follow:
1k Views
3 years ago
Share
Foto bersama usai melakukan aksi Eka Sula di halaman Gereja Katolik Kapela Santo Yohanes Yogonima, Paroki Kristus Gembala Kita Pugima pada Sabtu, 24 Februari 2024.
SHARE

Wamena, nirmeke.com – Pada Sabtu, 24 Februari 2024, umat Katolik Kapela “Santo Yohanes Pembaptis” Yogonima, Paroki “Kristus Gembala Kita” Pugima, kembali melakukan aksi “Eka Sula” yang ke-1 tahun 2024. Aksi ini dilakukan dalam rangka “membangun gereja manusia.”

Iklan Nirmeke

Aksi Eka Sula ini dilakukan di halaman Gereja Katolik, Kapela Santo Yohanes Pembaptis Yogonima, Paroki Kristus Gembala Kita Pugima, atau Kampung Yogonima, distrik Itlay-Hisage, Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Setidaknya, terdapat 50-an umat. Kebanyakan anak-anak kecil dibawah umur (anak-anak Sekali). Orang-orang besar rata-rata tidak masuk karena sibuk dengan urusan politik praktis (Pilpres dan Pileg 2024).

Adapun dana yang sudah terkumpul pada hari ini Rp 864,000.00 (terbilang: delapan ratus enam puluh empat ribu rupiah).

Aksi ini bertujuan untuk membangun gereja manusia. Gereja manusia yang dimaksud adalah gereja manusia atau anak-anak sekolah yang putus sekolah ataupun yang sedang sekolah di berbagai jenjang pendidikan, baik dari Taman Kanak-Kanak ((TK) hingga Perguruan Tinggi ((PT).

Baca Juga:  Mahasiswa Kembu Se Indonesia Tolak Usulan Pemekaran Kembu  

“Kami kumpul dari hasil kebun untuk membiayai anak-anak kami yang sedang dan putus sekolah, terutama bagi mereka yang tidak mampu membayar biaya sekolah dan seterusnya. Umat secara sukarela sumbang seribu dua ribu untuk meringankan beban dari orang tua,” kata Jeremias Hisage, salah satu tokoh masyarakat setempat.

Hal ini dilakukan semata-mata demi mempersiapkan jalan bagi generasi penerus yang merupakan tulang punggung keluarga, honai adat, tanah adat dan masyarakat adat.

“Tidak harus buat proposal, dan mengemis ke siapapun. Kita ini tuan tanah. Kita tidak perlu biayai sekolah dari hasil tipu-tipu di kantor. Kita bisa kelola tanah adat. Kita bisa jalankan sumbangan sukarela dan kita biayai kita punya anak-anak sendiri hasil olah tanah adat,” kata Alez Hisage, salah satu penggerak Sekali di Kapela ini.

Umat disini mulai berpikir bahwa dengan hasil menjaga tanah adat dan hutan adat, bahkan dengan hasil mengelolanya bisa membuat mereka eksis. Termasuk datangkan uang untuk membiayai anak-anak sekolah.

Baca Juga:  Uncen Jayapura Gelar Kuliah Umum Dan Beda Buku Aldera

“Paling penting adalah jangan kita kehilangan tanah adat. Sebab kehilangan tanah adat akan menjadi jalan masuk untuk kita menjadi hancur, asing dan tidak berarti apa-apa. Kita bisa menjadi apa saja, termasuk menjadi tuan atas dirinya hanya dengan menjaga dan merawat tanah adat. Karena itu, mari kita rawat tanah adat dan biayai anak dari hasil olah tanah adat. Ini jauh lebih terhormat ketimbang jual tanah baru sekolahkan anak, apalagi mabuk,’ ujar Hisage.

Aksi yang sama akan dilakukan setiap bulan pada akhir pekan. Harapannya adalah Aksis ini tidak sekedar panas-panas tai ayam, melainkan secara konsisten dilakukan setiap bulan untuk membangun gereja manusia ataupun mempersiapkan jalan bagi generasi penerus. (*).

Pewarta: Soleman Itlay

Related

You Might Also Like

Ikatan Distrik Emdomen asal Yahukimo Kota Studi Jayapura Rayakan HUT ke-I

HIPMA-LANI Korwil Bandung Desak Perlindungan Warga Sipil di Lanny Jaya dan Pembentukan Tim Independen

Mahasiswa Uncen Asal Intan Jaya Desak Pemprov Papua Tengah Bentuk Tim Penanganan Konflik

Mahasiswa Nduga di Jayapura Soroti Lumpuhnya Pemerintahan dan Proses Pemilihan Wakil Bupati

BREAKING NEWS: Aparat Hadang Aksi Damai Front Mahasiswa Yahukimo di Dekai

TAGGED:Olahan Tanah Adat HubulaParoki "Kristus Gembala Kita PugimaUmat Katolik Kapela Santo Yohanes Pembaptis Yogonima

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article FPD Yahukimo Minta KPU Bersikap Transparan Laksanakan Pleno Tingkat Distrik Dekai Kota
Next Article Pemerintah Kehilangan Kendali Atasi Konflik Horizontal Dalam Pesta Demokrasi di Papua Pegunungan
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Bupati Lanny Jaya: PGBP dan PGBWP Bersatu, Tanda-Tanda Alam Sudah Ada
Papua Pegunungan
7 days ago
Asisten III Pemkab Jayawijaya Buka Seminar, Launching Website dan MPAB HMPJ di Jayapura
Pendidikan
1 week ago
Ketua PGBP Serukan Umat Baptis Papua Hentikan Perang Suku dan Tinggalkan Panah-Parang
Papua Pegunungan
1 week ago
TPNPB Kodap XVI Yahukimo Klaim Nisel Payage dan Meno Heluka Bukan Anggotanya
Polhukam Siaran Pers
1 week ago
Baca juga
Papua PegununganPendidikan

HMPJ Jayapura Desak Pemerintah Hentikan Sementara Proyek CSR di Usilimo, Cegah Konflik Horizontal

2 months ago
Pendidikan

Kontrakan Belum Dibayar Pemda, Mahasiswa Lanny Jaya di Bali Terusir

2 months ago
Pendidikan

Ratusan Orang Jalan Santai Jelang Pesta Emas SMP YPPK St. Thomas Wamena

5 years ago
HeadlinePendidikanTanah Papua

Sekolah Adat Santo Yohanes Pembaptis II Diresmikan: Upaya Menyelami dan Merawat Jati Diri Papua

2 years ago
Pendidikan

Bupati Yalimo Resmikan Asrama Putri Mahasiswa di Jayapura

1 year ago
Pendidikan

Anak-Anak SD Negeri Hutkimo Tuntut Hak Pendidikan, Desak Kepala Sekolah Diganti

1 year ago
Pendidikan

Puluhan Maba IPPM PROPIL-PON di Jayapura Dibekali Materi Fotografi dan Jurnalistik

3 years ago
Papua PegununganPendidikan

Mahasiswa Usilimo di Jayapura Tolak Program Cetak Sawah Rakyat 250 Hektare

3 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?