Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: HIPMA-LANI dan Front Anti Investasi Bali Desak Hentikan Operasi Militer di Lanny Jaya
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Pendidikan > HIPMA-LANI dan Front Anti Investasi Bali Desak Hentikan Operasi Militer di Lanny Jaya
PendidikanTanah Papua

HIPMA-LANI dan Front Anti Investasi Bali Desak Hentikan Operasi Militer di Lanny Jaya

admin
Last updated: October 11, 2025 07:54
By
admin
Byadmin
Follow:
144 Views
11 months ago
Share
SHARE

Denpasar, nirmeke.com — Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Lani (HIPMA-LANI) Korwil Bali bersama Front Anti Investasi dan Militerisme Bali mengecam keras operasi militer yang menyebabkan krisis kemanusiaan di Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan. Mereka menilai pemerintah pusat dan daerah telah gagal melindungi warga sipil dari kekerasan dan pelanggaran hak asasi manusia.

Iklan Nirmeke

Dalam pernyataan sikap yang dirilis Jumat (10/10/2025), kedua organisasi tersebut menyoroti serangan udara di Kampung Bunggu, Distrik Melagai Neri, pada Minggu (5/10/2025), yang memaksa warga sipil mengungsi ke hutan dan pegunungan.

“Perempuan, anak-anak, dan orang tua lari menyelamatkan diri hanya dengan pakaian di badan. Hingga kini, mereka masih bertahan di pengungsian tanpa makanan dan layanan kesehatan,” tulis pernyataan itu.

Menurut HIPMA-LANI, peristiwa tersebut bukan insiden spontan, melainkan akibat pengabaian terhadap aspirasi masyarakat yang sejak lama menolak militerisasi di wilayah Tiom. Warga melalui Forum Peduli Lanny Jaya dan aksi bisu “Selamatkan Tanah Adat dan Manusia Papua” pada 20 Agustus 2025 sudah menyampaikan kekhawatiran atas kehadiran aparat non-organik, namun tidak pernah direspons serius oleh pemerintah daerah.

Baca Juga:  Tim Pansus HAM MRPP Laporkan Situasi Lokasi Pengeboman oleh Militer Non-Organik di Lanny Jaya

“Negara gagal menjamin hak hidup dan rasa aman bagi warga sipil. Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya lalai, sementara negara menutup mata,” tegas mereka.

HIPMA-LANI juga menyoroti dua warga sipil yang disebut ditangkap oleh aparat militer saat penyisiran dan hingga kini belum diketahui keberadaannya. Situasi di Lanny Jaya dinilai mencerminkan pola kekerasan serupa yang terjadi di wilayah lain seperti Intan Jaya, Nduga, Puncak, Maybrat, dan Pegunungan Bintang, di mana operasi militer mengakibatkan pengungsian massal dan lumpuhnya layanan dasar masyarakat.

Dalam pernyataan tersebut, HIPMA-LANI Korwil Bali dan Front Anti Investasi dan Militerisme Bali menyampaikan sepuluh tuntutan utama, antara lain:

  1. Menarik seluruh pasukan TNI/Polri organik dan non-organik dari wilayah pemukiman sipil di Lanny Jaya.
  2. Menghentikan operasi militer terhadap warga sipil di seluruh Tanah Papua.
  3. Membebaskan warga sipil yang ditangkap secara sepihak oleh aparat.
  4. Menyatakan pemerintah daerah dan pusat gagal melindungi warga dan bertanggung jawab atas krisis kemanusiaan.
  5. Mengusut tuntas pelanggaran HAM berat masa lalu dan kini di Tanah Papua.
  6. Menghentikan wacana Daerah Otonomi Baru (DOB) karena memperparah penderitaan rakyat Papua.
  7. Membebaskan seluruh tahanan politik di Indonesia dan Papua.
  8. Menolak segala bentuk investasi yang merampas tanah adat dan memperkuat militerisasi.
  9. Mendesak pengesahan Undang-Undang Masyarakat Adat.
  10. Menarik seluruh kekuatan militer dari wilayah sipil di Papua.
Baca Juga:  MRP Papua Pegunungan Ikuti Bimtek Bersama Kemendagri Tingkatkan Kapasitas dan Sinergi Otsus

“Tragedi Lanny Jaya adalah bukti kegagalan negara menjamin kemanusiaan di tanah Papua. Kami menyerukan solidaritas nasional untuk menghentikan kekerasan dan mengembalikan martabat manusia Papua,” demikian penutup pernyataan mereka.(*)

Pewarta: Aguz Pabika

Related

You Might Also Like

Warga Wouma Tantang Gubernur Usut Skandal Pembayaran Lahan Kantor Papua Pegunungan

Negara Abai, 23 Warga Tewas dan Hilang di Meborok Nduga Akibat Banjir Bandang

Mahasiswa Nduga di Jayapura Galang Dana untuk Korban Bencana Alam di Kabupaten Nduga

Polisi Tangkap Empat Mahasiswa Uncen Saat Aksi Peringati New York Agreement

Ratusan Orang Jalan Santai Jelang Pesta Emas SMP YPPK St. Thomas Wamena

TAGGED:Mahasiswa Lanny JayaMiliter Non-Organik di Lanny JayaOperasi Militer di Lanny JayaPengeboman di Lanny Jaya

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Kuasa Hukum Nilai Tuntutan 15 Tahun terhadap Lyogtogi Telenggen Tidak Berdasar dan Tidak Proporsional
Next Article Rasisme di Lapangan Hijau: Luka Lama Kolonialisme Indonesia atas Papua
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Dana Otsus Papua Besar, Pengawasan Lemah, Rakyat Masih Menunggu Kesejahteraan
Artikel Catatan Aktivis Papua
24 hours ago
Jejak Sunyi Bruder Eligius Fenenteruma, OFM: Fransiskan Pertama dari Orang Asli Papua
Artikel
1 day ago
SPWP Soroti MBG di Papua, Henius: Jangan Abaikan Pendidikan dan Kesehatan
Papua Pegunungan Tanah Papua
1 day ago
16 Ton Beras untuk Warga Kondaga, Kepala Distrik Tekankan Pembagian Merata
Papua Pegunungan
1 day ago
Baca juga
Tanah Papua

Perkuat Perdamaian Di Papua, PLII Gelar Nobar Film Gandhi

3 years ago
Tanah Papua

MRP Papua Pegunungan Usulkan Frans Pigome Jadi Presiden PT Freeport Indonesia

11 months ago
Ekonomi & BisnisTanah Papua

Mama-Mama Papua Kota Sorong Desak Pemerintah Bangun Pasar Khusus dan Berikan Pembinaan Usaha

1 year ago
Tanah Papua

Tokoh Papua Ingatkan Wamendagri Jangan Rusak Kebun dan Tatanan Adat Orang Hubula

3 years ago
KesehatanPapua PegununganTanah Papua

Wabah dan Kelaparan Hantui Hutkimo, 23 Warga Dilaporkan Meninggal; Bantuan Pangan Mulai Disalurkan

6 months ago
Tanah Papua

HMI Papua Pastikan yang Demo di Gedung KPK Bukan Bagian Dari Mereka

3 years ago
Tanah Papua

Warga Wamena Minta CCTV dan Lampu Penerangan Jalan Dipasang di Tempat Rawan

3 years ago
Tanah Papua

Umat Katolik Minta Mendagri RI Copot Ismail Asso Dari Anggota MRP Papua Pegunungan

3 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?