Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Korban Terus Berjatuhan, DPD RI Kritik Ketiadaan Arah Penyelesaian Konflik Papua
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Polhukam > Korban Terus Berjatuhan, DPD RI Kritik Ketiadaan Arah Penyelesaian Konflik Papua
NasionalPolhukamTanah Papua

Korban Terus Berjatuhan, DPD RI Kritik Ketiadaan Arah Penyelesaian Konflik Papua

admin
Last updated: April 23, 2026 21:41
By
admin
Byadmin
Follow:
50 Views
3 weeks ago
Share
Konferensi pers dipimpin oleh Wakil Ketua DPD RI, Yorrys Raweyai, serta dihadiri sejumlah anggota DPD RI dari wilayah Papua - Istimewa
SHARE

Jakarta, nirmeke.com — Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari daerah pemilihan se-Tanah Papua mengkritik belum adanya arah jelas atau peta jalan penyelesaian konflik Papua, di tengah terus meningkatnya korban jiwa akibat kekerasan bersenjata.

Iklan Nirmeke

Kritik tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Konferensi pers dipimpin oleh Wakil Ketua DPD RI, Yorrys Raweyai, serta dihadiri sejumlah anggota DPD RI dari wilayah Papua, di antaranya Filep Wamafma, Arianto Kogoya, Lis Tabuni, dan R. Graal Taliawo.

Dalam pernyataannya, DPD menilai eskalasi konflik sejak 2025 hingga 2026 telah menimbulkan ratusan korban jiwa dari berbagai pihak, termasuk masyarakat sipil.

Peristiwa terbaru di Kabupaten Puncak pada 14 April 2026 kembali memperlihatkan dampak serius konflik, dengan laporan sembilan orang meninggal dunia—termasuk seorang anak—serta sejumlah korban luka dan ratusan warga mengungsi.

“Setiap nyawa yang hilang adalah luka bagi bangsa. Ini tidak bisa terus dibiarkan,” demikian pernyataan DPD RI yang di sampaikan Wakil Ketua DPD RI, Yorrys Raweyai.

Baca Juga:  Penulis Buku 46 Bahasa Daerah Apresiasi DPR Papua Pegunungan Dorong Perda Perlindungan Bahasa Lokal

DPD menilai kekerasan yang terus berulang merupakan akumulasi dari persoalan struktural yang belum diselesaikan, termasuk kemiskinan, ketimpangan pembangunan, serta belum tuntasnya kasus-kasus pelanggaran HAM di Papua.

Dalam konteks tersebut, DPD juga menyoroti komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto yang dinilai belum diiringi dengan strategi komprehensif berbasis dialog dan keadilan.

“Belum terlihat adanya grand design atau road map yang jelas dan terbuka kepada publik terkait penyelesaian konflik Papua,” tulis DPD.

DPD mendesak pemerintah untuk segera membuka peta jalan penyelesaian konflik, mendorong dialog inklusif, serta menuntaskan kasus pelanggaran HAM secara adil dan transparan.

Selain itu, negara diminta menjamin perlindungan terhadap masyarakat sipil yang selama ini menjadi korban utama konflik.

Menanggapi pernyataan DPD, aktivis HAM Papua, Teo Hesegem, menilai kritik tersebut mencerminkan realitas di lapangan yang selama ini dialami masyarakat.

Baca Juga:  Pemerintah Yahukimo Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan Publik, Bupati dan Wabup Resmikan Gedung Gereja Baptis Dekai

Menurutnya, pendekatan keamanan yang dominan tanpa diimbangi penyelesaian akar masalah hanya akan memperpanjang siklus kekerasan.

“Selama negara tidak membuka ruang dialog yang jujur dan menyelesaikan pelanggaran HAM secara serius, konflik ini akan terus berulang,” ujarnya.

Teo juga menyoroti kondisi masyarakat sipil, khususnya di wilayah konflik seperti Puncak, yang hidup dalam ketakutan dan keterbatasan akses terhadap kebutuhan dasar.

“Yang paling menderita adalah masyarakat sipil—mereka kehilangan rumah, pendidikan, bahkan nyawa,” katanya.

DPD menegaskan bahwa penyelesaian konflik Papua tidak bisa dilakukan secara sektoral, melainkan membutuhkan sinergi seluruh elemen, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, tokoh adat, tokoh agama, hingga masyarakat sipil.

“Tanah Damai tidak akan terwujud tanpa kolaborasi dan keberanian negara untuk menyelesaikan akar masalah,” demikian pernyataan DPD.

Hingga saat ini, situasi keamanan di sejumlah wilayah Papua, khususnya Papua Pegunungan dan Papua Tengah, masih dilaporkan rentan, dengan masyarakat sipil menjadi kelompok paling terdampak.(*)

Related

You Might Also Like

Jemput Aspirasi di Masyarakat, Benny Mawel: Kita Harus Olah Tanah Untuk Hidup

Miris! Terminal Pasar Yibama Wamena Jadi Tempat Judi Masal

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, PSU Di Distrik Wamena Kota Harus Dikawal Ketat Penyelenggara dan Kepolisian

Gubernur Papua Pegunungan Ancam Tempuh Jalur Hukum Terkait Penyalahgunaan Dana Lahan Kantor Gubernur

WALHI Papua Tolak Perpanjangan IUPK Freeport, Sebut Negara Abaikan Hak Masyarakat Adat

TAGGED:Aktivis HAM PapuaDPD RI se-Tanah PapuaKonflik Bersenjata di PapuaPenyelesaian konflik PapuaTeo Hesegem

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Pemprov Papua Pegunungan Salurkan Bantuan Rp100 Juta untuk Pembangunan Kantor Jemaat Gereja Baptis Kondena
Next Article Keluarga Korban Bersama 9 Kepala Distrik Dan 2  DPRK Laporkan Kasus Penembakan Yemis Yohame ke Polres Yahukimo
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Mahasiswa Papua Demo soal Kasus Dogiyai di Kementerian HAM
Berita Foto Nasional Papua Tengah Polhukam
3 days ago
Mahasiswa Papua di Makassar Aksi 63 Tahun Aneksasi, Dihadang Aparat dan Ormas di Monumen Mandala
Polhukam Tanah Papua
2 weeks ago
Komisi C DPRK Jayawijaya Soroti Krisis Layanan Kesehatan, Pendidikan, hingga Masalah Sosial dalam Rekomendasi LKPJ
Papua Pegunungan Tanah Papua
2 weeks ago
Pegiat Literasi Salurkan Buku Bacaan untuk Pemuda Gereja Baptis Onggeme, Dorong Generasi Muda Cintai Pendidikan
Pendidikan Sastra
2 weeks ago
Baca juga
PolhukamTanah Papua

Sidang Kasus Penembakan Thobias Silak: Dua Saksi Anak Ungkap Kronologi di Depan Majelis Hakim

10 months ago
Tanah Papua

Festival Media se-Tanah Papua Pertama Digelar di Nabire, Hadirkan Ratusan Jurnalis dan Praktisi Nasional

8 months ago
PolhukamTanah Papua

Sidang Kasus Pembunuhan Thobias Silak di PN Wamena Ditunda, Pengacara Desak Saksi Hadir Langsung

9 months ago
Tanah Papua

ODGJ Ditembak Oknum Polisi di Distrik Libarek Wamena

3 years ago
Papua PegununganTanah Papua

Kesbangpol dan Pansel Angkat Bicara soal Mandeknya Hasil Seleksi DPRK Jayawijaya

2 months ago
Tanah Papua

Masyarakat Adat Tiga Distrik di Wamena Tolak Pembangunan KIPP di Lahan Perkebunan Rakyat

1 year ago
Tanah Papua

DPRK Jayawijaya Minta Pemda Serius Sikapi Penolakan Warga Walaik terhadap TNI Non Organik

9 months ago
HeadlinePolhukamTanah Papua

Warga ditembak, Senator Lis Tabuni: Negara harusnya jadi pelindung

4 weeks ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?