Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Mahasiswa dan Pemuda Tujuh Distrik di Jayapura Tolak Rencana Proyek Cetak Sawah di Jayawijaya
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Lingkungan > Mahasiswa dan Pemuda Tujuh Distrik di Jayapura Tolak Rencana Proyek Cetak Sawah di Jayawijaya
LingkunganPendidikan

Mahasiswa dan Pemuda Tujuh Distrik di Jayapura Tolak Rencana Proyek Cetak Sawah di Jayawijaya

Agus Wilil
Last updated: August 12, 2026 11:04
By
Agus Wilil
ByAgus Wilil
Follow:
109 Views
3 months ago
Share
Ikatan Keluarga Besar Distrik Kurulu, Libarek, Pisugi, Usilimo, Witawaya, Wadangku, dan Silokarno Doga (IKBD-KLPUW2S) di Kota Studi Jayapura - (Foto: Agus Wilil/Nirmeke)
SHARE

Jayapura, nirmeke.com — Ikatan Keluarga Besar Distrik Kurulu, Libarek, Pisugi, Usilimo, Witawaya, Wadangku, dan Silokarno Doga (IKBD-KLPUW2S) di Kota Studi Jayapura menyatakan menolak rencana pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN), Proyek Cetak Sawah Rakyat (CSR), serta pembentukan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) di wilayah Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Iklan Nirmeke

Organisasi yang beranggotakan pemuda dan mahasiswa asal tujuh distrik tersebut menyampaikan sikap itu di kawasan Expo, Kota Jayapura, pada 10 Agustus 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons terhadap informasi yang beredar di media sosial sejak 9 Agustus 2026 mengenai rencana pengembangan proyek cetak sawah yang disebut berpotensi mencakup lahan sekitar 700 hektare di sejumlah wilayah Kabupaten Jayawijaya.

Wilayah yang disebut antara lain Distrik Silokarno Doga, Walelagama, Siepkosi, Hubikosi, Usilimo, Maima, Pisugi, Witawaya, dan Libarek.

Baca Juga:  Krisis Pangan Akibat Banjir Wamena: WALHI Papua Soroti Dampak pada Kelompok Rentan

Ketua Terpilih IKBD-KLPUW2S, Emanuel Marian, mengatakan pihaknya menilai rencana tersebut perlu dikaji secara serius karena berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan, tanah adat, serta kehidupan sosial dan budaya masyarakat Hubula.

“Model pembangunan melalui alih fungsi lahan berpotensi mengancam keberlangsungan ruang berkebun dan hak hidup masyarakat adat Hubula,” kata Emanuel dalam pernyataannya.

Menurut Emanuel, pihaknya menyampaikan sejumlah alasan dalam penolakan tersebut. Pertama, mereka mengkhawatirkan terjadinya kerusakan ekologis akibat alih fungsi lahan dan deforestasi dalam skala besar yang dinilai dapat mengganggu keseimbangan lingkungan hidup.

Kedua, mereka mempersoalkan potensi pengambilalihan tanah adat yang disebut melibatkan instansi pemerintah daerah, termasuk Dinas PUPR dan Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya. IKBD-KLPUW2S menilai setiap rencana pemanfaatan tanah adat harus terlebih dahulu memperoleh persetujuan masyarakat adat.

Ketiga, mereka menyoroti potensi dampak terhadap nilai-nilai adat dan budaya masyarakat Hubula, termasuk tempat ritual, situs yang dianggap sakral, pengetahuan adat, serta mitologi yang diwariskan antargenerasi.

Baca Juga:  Gereja Katolik Perlu Selidiki Ancaman Ekologis di Keuskupan Agung Merauke

Keempat, mereka mengkhawatirkan hilangnya tanaman obat tradisional akibat pembukaan dan perubahan vegetasi alami di wilayah yang menjadi lokasi proyek.

“Demi melindungi hak-hak masyarakat adat dan keberlangsungan generasi mendatang, kami menolak tawaran program yang dinilai dapat mengancam keberadaan tanah masyarakat adat di Kabupaten Jayawijaya,” ujar Emanuel.

IKBD-KLPUW2S juga mendesak Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dan pemerintah distrik menghentikan rencana proyek cetak sawah serta skema irigasi yang menurut mereka berpotensi mengutamakan kepentingan investasi dan modal dibandingkan kepentingan masyarakat adat.

Mereka meminta pemerintah melakukan dialog dan memastikan keterlibatan masyarakat adat dalam setiap rencana pembangunan yang menyangkut tanah dan wilayah adat di Kabupaten Jayawijaya.(*)

Pewarta: Agus Wilil

Related

You Might Also Like

Bertemu Pj Kondomo, Mahasiswa Jayawijaya Desak Pemerintah Utamakan OAP Dalam Perekrutan

Mahasiswa Lanny Jaya Gelar Diskusi Tentang Dampak Revisi RUU TNI di Jayapura

HIPMA-LANI Korwil Bandung Desak Perlindungan Warga Sipil di Lanny Jaya dan Pembentukan Tim Independen

Front Anti Investasi dan Militerisme Bali Tolak PSN Cetak Sawah di Jayawijaya

HMPJ Bentuk Panitia Kongres VIII: Desak Pemkab Jayawijaya Segera Cairkan Bantuan Studi Akhir

TAGGED:IKBD-KLPUW2S di Kota Studi JayapuraTolak Rencana Proyek Cetak Sawah di Jayawijaya

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Komisi V DPR Papua Pegunungan Soroti Pelayanan Kesehatan Dasar, Usulkan Kartu Papua Sehat untuk OAP
Next Article Dari Buah Merah Jadi Es Krim, Karya Anak Tolikara Tampil di Festival Lembah Baliem
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Bupati Lanny Jaya: PGBP dan PGBWP Bersatu, Tanda-Tanda Alam Sudah Ada
Papua Pegunungan
3 days ago
Asisten III Pemkab Jayawijaya Buka Seminar, Launching Website dan MPAB HMPJ di Jayapura
Pendidikan
3 days ago
Ketua PGBP Serukan Umat Baptis Papua Hentikan Perang Suku dan Tinggalkan Panah-Parang
Papua Pegunungan
3 days ago
TPNPB Kodap XVI Yahukimo Klaim Nisel Payage dan Meno Heluka Bukan Anggotanya
Polhukam Siaran Pers
3 days ago
Baca juga
Papua PegununganPendidikan

Mahasiswa Tolikara Diusir dari Kontrakan, Desak Pemda Segera Bayar Pemondokan

2 months ago
PendidikanTanah Papua

HIPMA-LANI dan Front Anti Investasi Bali Desak Hentikan Operasi Militer di Lanny Jaya

1 year ago
Berita FotoLingkungan

Gerakan Papua Trada Sampah Bersama Pemuda di Jayapura

4 years ago
LingkunganTanah Papua

MAI-P Agamua Serukan Pengakuan Hak Penentuan Nasib Sendiri dan Hentikan Ekspansi Industri Ekstraktif di Papua

11 months ago
Pendidikan

Demion Tabuni Pimpin KMPPJ Kota Studi Jayapura Masa Bakti 2023-2025

3 years ago
Pendidikan

Seminar Sehari dan LKK HMPJ Diharapkan Mengasah Intelektual Mahasiswa Jayawijaya

4 years ago
LingkunganNasionalSiaran PersTanah Papua

LBH Papua Merauke Minta Presiden Hentikan Pelibatan TNI dalam Sengketa Tanah Adat Marga Kamuyend

5 months ago
Lingkungan

WALHI Papua Soroti Krisis Lingkungan dan Perampasan Wilayah Adat di Hari Bumi 2025

2 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?