Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Front Anti Investasi dan Militerisme Bali Tolak PSN Cetak Sawah di Jayawijaya
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Lingkungan > Front Anti Investasi dan Militerisme Bali Tolak PSN Cetak Sawah di Jayawijaya
LingkunganPendidikan

Front Anti Investasi dan Militerisme Bali Tolak PSN Cetak Sawah di Jayawijaya

admin
Last updated: November 21, 2025 10:38
By
admin
Byadmin
Follow:
21 Views
8 months ago
Share
Front Anti Investasi dan Militerisme Bali Tolak PSN Cetak Sawah di Jayawijaya - Dok
SHARE

Denpasar, nirmeke.com — Front Anti Investasi dan Militerisme Bali menyatakan penolakan tegas terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) yang direncanakan pemerintah pusat di wilayah adat Hubula, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Pernyataan sikap tersebut dibacakan pada Senin (17/11/2025), di Denpasar.

Iklan Nirmeke

Dalam keterangan resminya, kelompok ini menilai PSN cetak sawah seluas 2.000 hektare di lima distrik—Kurulu, Pisugi, Witawaya, Libarek, dan Piramid—berpotensi mengabaikan hak-hak masyarakat adat dan mengancam kelestarian ruang hidup masyarakat Hubula di wilayah Lapago.

“Tanah di Lapago bukan tanah kosong. Itu wilayah adat yang memiliki nilai sejarah, budaya, dan kehidupan masyarakat yang harus dihormati,” demikian kutipan pernyataan mereka.

Baca Juga:  Masyarakat Adat Tehit Tolak Perkebunan Sawit PT Anugerah Sakti Internusa di Sorong Selatan

Front Anti Investasi dan Militerisme Bali juga meminta pemerintah daerah dan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan untuk tidak menjadi fasilitator proyek tersebut. Mereka menegaskan perlunya penghentian seluruh proses persiapan dan sosialisasi PSN di Jayawijaya.

Selain itu, kelompok ini mendesak pemerintah pusat agar tidak memaksakan proyek strategis nasional masuk ke Jayawijaya tanpa dialog dan persetujuan masyarakat adat setempat.

“Sebagai komponen intelektual muda yang peduli terhadap kelestarian adat, lingkungan, dan keadilan sosial, kami menolak PSN karena bertentangan dengan hukum adat dan berpotensi memicu konflik sosial,” tulis mereka.

Baca Juga:  166 Anggota Baru HMPJ Ikut Seminar Sehari. Ini Pesan Pj Sekda Jayawijaya

Dalam pernyataannya, kelompok ini juga mengajak DPRD kabupaten, DPR provinsi, DPR RI, LSM, serta organisasi mahasiswa dan masyarakat sipil untuk bersatu menolak PSN di wilayah adat Hubula.

Pernyataan tersebut ditutup dengan penegasan bahwa tanah adat merupakan identitas masyarakat Hubula dan tidak boleh diperlakukan sebagai ruang kosong untuk kepentingan investasi.

“Tanah adalah identitas dan kehidupan. Lapago bukan tanah kosong. Jayawijaya bukan tanah kosong,” demikian pernyataan itu.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah terkait penolakan tersebut.(*)

Related

You Might Also Like

Aksi Mahasiswa di Jayapura Kecam Kekerasan Aparat dan Penahanan 4 Pimpinan NRFB di Sorong

Mahasiswa Papua Gelar Nobar dan Diskusi: Soroti Militerisme sebagai Dalang Kekerasan di Tanah Papua

Sekolah Adat Hugulama Diharapkan Jadi Rumah Belajar Budaya bagi Generasi Muda

Sejak 2019, Aktivitas Belajar Mengajar di SD Negeri Logotpaga Macet

HMPJ Bentuk Panitia Kongres VIII: Desak Pemkab Jayawijaya Segera Cairkan Bantuan Studi Akhir

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Semangat Bupati dan Wakil Bupati Yahukimo Terus Terlihat: 12 Puskesmas Telah Dibangun
Next Article Asosiasi MRP Dorong Penggantian PP 54/2004 dan PP 64/2008 demi Penguatan Peran Orang Asli Papua
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Lis Tabuni Membumikan Empat Pilar di Kalangan Mahasiswa Lanny Jaya
Nasional Siaran Pers
5 hours ago
MRPP Apresiasi Inisiatif Warga Welesi Bangun Ekonomi Mandiri Lewat Koperasi Desa Merah Putih
Ekonomi & Bisnis MRP Papua Pegunungan Papua Pegunungan
15 hours ago
Koperasi Papua Pegunungan Mulai Bergerak, Alpius Yigibalom: Dana Otsus Harus Menyentuh Langsung Masyarakat
Ekonomi & Bisnis Papua Pegunungan
2 days ago
Dua Anggota TPNPB dan Seorang Warga Sipil Tewas dalam Operasi Militer di Yahukimo
Tanah Papua
2 days ago
Baca juga
PendidikanTanah Papua

Markus Haluk Ingatkan Mahasiswa Jayawijaya Tentang Pentingnya Literasi

2 years ago
Pendidikan

Mirisnya Wajah Pendidikan Di Era Otsus Jilid 2

3 years ago
LingkunganPolhukamTanah Papua

Koalisi HAM Papua: Presiden Harus Cabut PSN yang Rampas Tanah Adat di Merauke

10 months ago
Catatan Aktivis PapuaPendidikan

Saatnya Kaum Sarjana Berdiri Bersama Rakyat

3 years ago
LingkunganTanah Papua

Suku Wio Tolak Kehadiran Kantor Gubernur di Lahan Ekonomi Produktif 

3 years ago
PendidikanTanah Papua

KNPB Konsulat Makassar Gelar Pendidikan Politik Terbuka di Asrama Cenderawasih

8 months ago
PendidikanSastra

Literasi Dan Konflik Di Papua

2 years ago
Pendidikan

Wabup Ronny Elopere Resmi Buka Kongres HMPJ ke-VIII di Jayapura

9 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?