Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Aliansi BEM se-Papua: Kritik Bukan Kejahatan!
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Pendidikan > Aliansi BEM se-Papua: Kritik Bukan Kejahatan!
PendidikanSiaran Pers

Aliansi BEM se-Papua: Kritik Bukan Kejahatan!

admin
Last updated: April 17, 2024 16:01
By
admin
Byadmin
Follow:
924 Views
2 years ago
Share
Mahasiswa Uncen Berhadapan dengan aparat di Gapura Uncen Abepura - Dok
SHARE

Kritik Bukan Kejahatan!

Iklan Nirmeke

Press Release

Aliansi BEM Se Papua Bersama BEM Universitas Indonesia

Apa yang disampaikan oleh BEM Universitas Indonesia (BEM UI) melalui rilis pers atas perlakuan oknum TNI terhadap warga sipil di Papua merupakan fakta yang terjadi di lapangan. Penyiksaan terhadap warga sipil di Kabupaten Puncak Provinsi Pegunungan Tengah merupakan salah satu dari ribuan tindakan kekerasan yang terjadi sejak 1961 di Papua secara umum. Oknum-oknumnya tentu adalah TNI. Keterlibatan oknum TNI-Polri di Papua sudah bukan rahasia umum karena watak militer yang suka mempertontonkan setiap aksi demonstrasi adalah represif, reaksioner, dan brutal.

Kronologis Singkat

“Seakan kitorang setengah binatang”

Penyiksaan tersebut terjadi pada awal Februari 2024 kemarin. Satu setengah bulan kemudian baru video tersebut bertebaran di media sosial. Hal yang tidak diketahui oleh publik bahwa korban sesungguhnya ada tiga orang. Satu orang diantaranya mati pada hari itu, dua orang lainnya disiksa. Informasi yang kami dapatkan, salah seorang yang mati pada hari itu karena dia diseret menggunakan kendaraan sepanjang kurang lebih satu kilometer. Sedangkan, Defianus Kogoya, pemuda Papua yang viral di video penyiksaan tersebut pada akhirnya meninggal di Puskesmas Ilaga. Ketiga orang pemuda tersebut dituduh anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPN-PB). Padahal, mereka (baca:TNI) pun tidak punya cukup bukti. Hal ini terkonfirmasi dari BBC News yang menyatakan bahwa mereka adalah sipil.

Baca Juga:  Ratusan Mahasiswa di Uncen Abepura Tuntut Penerimaan Dilaksanakan Secara Offline

Serangan terhadap BEM UI tidak terlepas dari upaya negara dalam menutupi isu pelanggaran HAM di Papua. Hal tersebut terbukti pada Sidang Umum PBB ke-75 pada 26 September 2020, delegasi RI melalui diplomat muda Silvany Pasaribu mengatakan, “pernyataan Vanuatu merupakan hal yang manipulatif. Delegasi RI menyayangkan delegasi Vanuatu yang berulang kali berusaha menyudutkan Indonesia perihal Papua dan Papua Barat.’’

“Karena mukanya hampir sama. Mereka Brewok”
Pangdam Cenderawasih Mayjen Izak Pangemanan, melalui media BBC News Indonesia, mengatakan alasan sulitnya membedakan warga sipil dan milisi TPNPB. Pernyataan ini jelas dan menunjukkan bahwa warga sipil pun di mata TNI adalah Kombatan atau TPNPB. Hal ini meyakinkan solidaritas di Indonesia dan Internasional bahwa pelanggaran HAM berat terjadi di tanah Papua.

Baca Juga:  AMPPJ Nayak II Gelar Diskusi Publik Tentang Literasi, Jurnalisme Hingga Pengembangan Skill

Selain negara melalui oknum militer melakukan aniaya sipil, mereka juga turut menciptakan konflik horizontal untuk terus mempertahankan status konflik agar mendapatkan anggaran belanja militer. Lalu konflik Papua sebetulnya juga terdapat kepentingan investasi dan konflik kepentingan sesama petinggi militer.

Melihat fakta bahwa Rakyat Papua menjadi korban dari praktek militerisme yang sudah lama dan kita lihat juga dalam video viral beberapa hari lalu adalah bukti militerisme masih nyata dan merupakan bahaya laten bagi demokrasi. Hal itu juga berarti bahwa reformasi TNI belum rampung. Dengan ini Aliansi BEM Se-Papua menyatakan bahwa:

  1. Mendesak negara untuk menghentikan teror dan intimidasi terhadap BEM Universitas Indonesia.
  2. Hentikan kekerasan terhadap warga sipil.
  3. Mendesak Komnas HAM RI untuk mengidentifikasi kasus pelanggaran HAM di Puncak Papua.
  4. Hentikan segala bentuk upaya dalam menutupi isu Papua.
  5. Aliansi BEM Papua bersama BEM Universitas Indonesia

Related

You Might Also Like

HIPMA-LANI dan Front Anti Investasi Bali Desak Hentikan Operasi Militer di Lanny Jaya

Gerakan Literasi Laluguragan Dirikan Perpustakaan Buku di Gereja Baptis Walani

Kisah Penghuni Berjuang di Asrama Mahasiswa Daerah

Alexander Hisage Terpilih Pimpin HMPJ Jayapura Periode 2025–2027

LBH Papua Desak Kapolri Bebaskan Warga Sipil dan Usut Oknum Polisi Pelaku Kekerasan di Sorong

TAGGED:Aliansi BEM se-PapuaKritik Bukan Kejahatan!Mahasiswa Papua Diintimidasi Aparat Kepolisian

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Waspada, Sorong-Manokwari-Nabire-Jayapura dan Merauke Jadi Pintu Masuk Pencaker Non Papua
Next Article Jaring Aspirasi Masyarakat, MRP Papua Pegunungan Bertemu Tokoh-tokoh Adat Suku Wio
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Markus Haluk Tekankan Pentingnya Budaya, Iman, dan Literasi Digital bagi Generasi Muda
Pendidikan
2 days ago
IPMPKDPT Gelar Penerimaan Anggota Baru, Perkuat Iman Katolik dan Budaya Papua
Tanah Papua
2 days ago
KPA Lanny Jaya Edukasi Mahasiswa Mapogadi, Dorong Kesadaran dan Kepedulian terhadap HIV/AIDS
Kesehatan
3 days ago
Operasi Militer Meluas di Tolikara, Warga Sekitar Gereja Moria Diduga Ditangkap
Polhukam Tanah Papua
3 days ago
Baca juga
KesehatanPendidikanTanah Papua

Beasiswa Mandek, DPRD Nilai Bupati dan Dinkes Gagal Jaga Komitmen SDM Kesehatan

1 year ago
Pendidikan

Mahasiswa Lanny Jaya Desak Pemkab Segera Cairkan Bantuan Studi, Ancam Gelar Aksi di Kemendagri

1 year ago
LingkunganSiaran PersTanah Papua

PT MNM Serobot Tanah Ulayat Yei, Warga Jagebob Lawan PSN Merauke

1 year ago
PolhukamSiaran PersTanah Papua

Solidaritas Merauke Desak Kapolda Papua Hentikan Proses Hukum terhadap Masyarakat Adat Moiwend

3 weeks ago
PolhukamSiaran PersTanah Papua

Kematian Leonardo Konorop, LBH Desak MRPS Bentuk Pansus Dugaan Kekerasan Polisi

3 weeks ago
Pendidikan

Raih 74 Suara, Naila Siep Pimpin HMPJ Kota Studi Jayapura Periode 2023-2025

3 years ago
PolhukamSiaran PersTanah Papua

TKP Ledakan Melagi Kembali Diperiksa, Tim Amankan Serpihan untuk Uji Forensik

2 months ago
MRP Papua PegununganPendidikanTanah Papua

Benny Mawel Dukung Launching Universitas Katolik Fajar Timur, Tonggak Baru Pendidikan Tinggi di Papua

8 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?