Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Mahasiswa Papua di Gorontalo Demo, Desak Pengusutan Dugaan Pelanggaran HAM di Puncak
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Pendidikan > Mahasiswa Papua di Gorontalo Demo, Desak Pengusutan Dugaan Pelanggaran HAM di Puncak
NasionalPendidikanTanah Papua

Mahasiswa Papua di Gorontalo Demo, Desak Pengusutan Dugaan Pelanggaran HAM di Puncak

admin
Last updated: April 28, 2026 10:41
By
admin
Byadmin
Follow:
112 Views
4 months ago
Share
Mahasiswa Puncak dan Puncak Jaya se-Indonesia menggelar aksi damai di Kantor DPRD Provinsi Gorontalo, Senin (27/4/2026) - (Foto:Supplied for Nirmeke)
SHARE

Gorontalo, nirmeke.com — Mahasiswa Papua yang tergabung dalam Tim Investigasi HAM Kabupaten Puncak bersama mahasiswa Puncak dan Puncak Jaya se-Indonesia menggelar aksi damai di Kantor DPRD Provinsi Gorontalo, Senin (27/4/2026). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes atas dugaan pelanggaran HAM dalam operasi militer di Distrik Kemburu, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

Iklan Nirmeke

Dalam aksinya, massa mendesak Presiden Republik Indonesia untuk segera mengusut tuntas dugaan kematian sedikitnya 10 warga sipil dalam operasi gabungan aparat TNI–Polri yang terjadi pada 14 April 2026 dini hari.

Koordinator lapangan aksi, Hendrik, menyatakan bahwa operasi militer tersebut tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga melukai warga sipil serta memicu gelombang pengungsian di sejumlah kampung, khususnya di wilayah Makuma dan Nilome, Distrik Kemburu.

“Ini bukan sekadar operasi keamanan, tetapi sudah berdampak langsung pada warga sipil yang tidak bersalah. Kami mendesak negara segera bertanggung jawab dan mengusut tuntas kasus ini,” tegasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun mahasiswa, operasi militer diduga telah dimulai sejak 13 April 2026, ketika aparat TNI melakukan pergerakan darat secara diam-diam dari Distrik Gigobak menuju Kemburu melalui Magebume. Warga setempat mengaku tidak mengetahui pergerakan tersebut hingga keesokan harinya ditemukan jejak sepatu aparat di jalur berlumpur.

Baca Juga:  Mahasiswa Ubahak Dapat Materi Jurnalis Dari Komunitas Papuansphoto

Seorang tokoh gereja di Magebume yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa aparat bergerak saat warga sedang beristirahat.

“Masyarakat tidak tahu karena mereka tidur. Pagi hari kami lihat jejak sepatu di jalan dan menduga itu aparat yang masuk ke wilayah kami,” ujarnya.

Mahasiswa juga menyoroti dugaan penyisiran dan penyerangan terhadap rumah-rumah warga tanpa kepastian keberadaan target operasi. Selain itu, mereka menyebut adanya keterlibatan helikopter dalam operasi tersebut, termasuk dugaan pengeboman di wilayah Pogoma dan Kemburu yang menyebabkan kerusakan rumah warga serta hilangnya ternak.

Akibat peristiwa itu, warga dilaporkan mengungsi ke berbagai wilayah seperti Magebume, Sinak, Mulia, hingga Bina. Kondisi ini menyulitkan proses pendataan serta pemantauan kondisi para pengungsi.

Baca Juga:  Pemkab Yahukimo Gelar Musrenbang RPJMD 2025–2029, Fokus pada Pembangunan Demi Kesejahteraan Masyarakat

Dalam pernyataan sikapnya, mahasiswa Papua mengecam keras tindakan aparat yang dinilai melanggar hak asasi manusia serta tidak sesuai dengan prinsip hukum nasional dan internasional. Mereka juga menilai tindakan tersebut berpotensi melanggar sejumlah ketentuan hukum, termasuk Undang-Undang HAM dan perlindungan warga sipil.

Selain mendesak pengusutan kasus, massa aksi juga menuntut penghentian operasi militer di wilayah sipil serta penarikan pasukan dari daerah konflik guna mencegah jatuhnya korban lebih lanjut.

Mereka turut meminta Komnas HAM RI untuk segera melakukan investigasi langsung di Kabupaten Puncak serta mendesak pemerintah membuka akses bagi lembaga kemanusiaan nasional dan internasional, termasuk Palang Merah dan mekanisme Perserikatan Bangsa-Bangsa.

“Kami akan terus bersuara sampai keadilan ditegakkan dan masyarakat sipil benar-benar dilindungi,” ujar Hendrik.

Aksi damai tersebut berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan menjadi bagian dari gelombang solidaritas mahasiswa Papua di berbagai daerah yang menyoroti situasi kemanusiaan di Tanah Papua.(*)

Related

You Might Also Like

Pimpinan Gereja di Indonesia Diminta Bersuara Hentikan PSN yang Rampas Hak Masyarakat Adat Merauke

Bacaleg DPC PPP Yahukimo Didominasi Kaum Milenial

BEM Uncen: Plt Bupati Mimika Tidak Ditangkap Bukti Hukum Diskriminatif Terhadap OAP

Papua Pegunungan Mulai Datangkan Ikan Segar dari Biak, Alpius: Hasil Bumi Kami Juga Akan Dipasarkan ke Pesisir

Aliansi Pelajar Se-Yahukimo Gelar Diskusi Peringati 7 Tahun Peristiwa Rasisme 2019

TAGGED:Desak Pengusutan Dugaan Pelanggaran HAM di PuncakKantor DPRD Provinsi GorontaloMahasiswa Papua di Gorontalo DemoTim Investigasi HAM Kabupaten Puncak

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Ini 4 Poin Tuntutan Demo di Wamena Hari Ini
Next Article Tak Terbukti Bersalah, Hakim Bebaskan Terdakwa Kasus Nakes Anggruk 2025
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

AMPJ Nayak Lauk Jayapura Gelar Diskusi Publik, Dorong Penguatan Kapasitas Mahasiswa Jayawijaya
Pendidikan
18 hours ago
HIPMI Dorong KONI Papua Pegunungan Kembangkan Sport Industry Jelang PON XXII
Ekonomi & Bisnis Olaraga Papua Pegunungan
1 day ago
BEM USTJ–LBH Papua: Deforestasi PSN Perparah Dampak El Nino di Papua
Lingkungan Pendidikan Tanah Papua
1 day ago
Kecelakaan Maut Tolikara Diselesaikan Lewat Hukum Adat, Disepakati Rp1, 8 Miliar dan 180 Babi
Papua Pegunungan
2 days ago
Baca juga
Tanah Papua

12 Point Program Perioritas Dalam 100 Hari Kerja Bupati Jayawijaya

1 year ago
Papua PegununganTanah Papua

Pemprov Papua Pegunungan Salurkan Bantuan Rp100 Juta untuk Pembangunan Kantor Jemaat Gereja Baptis Kondena

4 months ago
HeadlinePolhukamTanah Papua

CSI Soroti Ancaman Tanah Masyarakat Adat Papua Dalam Sidang Dewan HAM PBB

1 year ago
Tanah Papua

Gelar Bimtek, MRP Papua Pegunungan Perkuat di Bidang Sekretariat

3 years ago
Siaran PersTanah Papua

Kekerasan Berbasis Rasis Terhadap Rakyat Papua Terus Meningkat 6 Tahun Terakhir di Papua 

3 years ago
Tanah Papua

Pernyataan Bupati Merauke Bukti Revisi II UU Otsus Cacat Hukum

4 years ago
Tanah Papua

Dewan Adat Suku Sentani Dukung Penetapan Calon Anggota MRP Jalur Agama

3 years ago
Tanah Papua

Skandal Suap DPD RI: 95 Nama Diserahkan ke KPK

1 year ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?