Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Ini Jumlah Korban Jiwa Akibat Kasus Kekerasan Hingga Konflik Bersenjata di Papua Sepanjang 2022
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Polhukam > Ini Jumlah Korban Jiwa Akibat Kasus Kekerasan Hingga Konflik Bersenjata di Papua Sepanjang 2022
PolhukamTanah Papua

Ini Jumlah Korban Jiwa Akibat Kasus Kekerasan Hingga Konflik Bersenjata di Papua Sepanjang 2022

admin
Last updated: March 31, 2023 14:46
By
admin
Byadmin
Follow:
1.6k Views
4 years ago
Share
Pasukan TNI berpatroli di sepanjang perbatasan antara Papua Nugini dan Indonesia di Waris, Keerom, Provinsi Papua, 17 Maret 2016. (Foto: Reuters)
SHARE

Jayapura, nirmeke.com – Laporan Aliansi Demokrasi untuk Papua (ALDP) menunjukkan sedikitnya 53 kasus kekerasan dan konflik bersenjata terjadi di Papua sepanjang 2022.

Iklan Nirmeke

Dari jumlah tersebut, 47 kasus terjadi di Provinsi Papua dan 6 kasus terjadi di Provinsi Papua Barat.

Adapun konflik paling banyak menelan korban jiwa ada di Sorong, Papua Barat dengan 19 korban jiwa pada 24 Januari 2022. Kepolisian menyebut kejadian ini bermula karena salah paham dua kelompok warga sipil.

Urutan kedua ada di Puncak, Papua. ALDP menghimpun setidaknya ada 15 kasus yang terjadi sepanjang 2022 di tempat ini dengan korban jiwa mencapai 14 orang.

Ketiga adalah Nduga, Papua. Sama seperti yang terjadi di Puncak, kejadian di Nduga pun bersifat sporadis dengan jumlah mencapai 4 kasus konflik. Adapun korban jiwanya mencapai 14 orang.

Daerah dan Jumlah Korban Jiwa Akibat Kekerasan-Konflik Senjata di Papua Versi ALDP (2022)

ALDP menyebut jumlah peristiwa tersebut sebenarnya menurun dari 2021 yang mencapai 63 kasus kekerasan. Akan tetapi, jumlah korbannya jauh lebih banyak dan beragam dari segi usia, profesi, dan etnis. Kasus kekerasan terjadi di banyak tempat, bahkan ruang publik.

“Saling tembak bukan saja terjadi di pos-pos tetapi juga di pasar, di jalan utama dan tempat fasilitas layanan publik dalam durasi yang cukup lama,” tulis ALDP dalam laporannya yang diterima Databoks, Senin (27/2/2023).

Baca Juga:  Raga Kogeya: Pengungsi Nduga Masih Diabaikan Oleh Pemerintah Indonesia

Konflik di Papua begitu kompleks. Korban dan pelaku cenderung berkutat antara warga sipil-aparat-Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB). Beberapa kali kasus kekerasan atau penembakan juga dilakukan oleh kelompok Orang Tak Dikenal (OTK).

Berikut rincian terkait tempat konflik, jumlah korban, hingga terduga pelaku kekerasan yang dihimpun oleh ALDP di Papua sepanjang 2022:

Provinsi Papua Barat

  • Sorong (1 kasus): 19 korban jiwa yang disebabkan konflik antara masyarakat sipil
  • Maybarat (3 kasus): 4 korban jiwa (sipil) dilakukan oleh TPNPB, 5 korban luka tembak (sipil), 4 dilakukan oleh TPNPB dan 1 korban luka tembak oleh TNI
  • Manokwari (2 kasus): (1 korban jiwa dilakukan oleh TNI, 2 korban luka tembak, 1 korban (TNI) dilakukan oleh TNI, dan 1 korban luka tembak (sipil) dilakukan oleh OTK

Provinsi Papua

  • Wamena (2 kasus): 1 korban jiwa dan 21 korban luka disebabkan konflik antara masyarakat sipil, dan 1 korban jiwa (Brimob) oleh OTK
  • Pengunungan Bintang (4 kasus): 4 korban jiwa (3 sipil dan 1 TNI), 2 korban luka tembak (Brimob) dilakukan oleh TPNPB
  • Yalimo (2 kasus): 2 korban jiwa (1 TNI dan 1 sipil), 1 korban luka bacok (sipil) dilakukan oleh OTK
  • Puncak (15 kasus): 14 korban jiwa (3 TNI dan 11 sipil), 8 korban luka tembak (5 TNI dan 3 sipil) dilakukan oleh TPNPB. 3 korban jiwa (1 sipil dan 2 TPNPB), 6 korban penganiayaan (sipil) dilakukan oleh TNI. 2 korban jiwa (sipil) dilakukan oleh OTK
  • Intan Jaya (5 kasus): 1 korban jiwa (sipil), 1 korban luka tembak (TNI) dilakukan oleh TPNPB. 1 korban luka tembak (sipil) dilakukan oleh TNI.
  • Yahukimo (3 kasus): 2 korban jiwa (sipil), 2 korban luka tembak (sipil) dilakukan oleh Polri. 2 korban luka lemparan (Polri) dilakukan oleh sipil. 1 korban jiwa (sipil) dilakukan oleh TPNPB
  • Nduga (4 kasus): 14 korban jiwa (3 TNI dan 11 sipil), 9 korban luka (TNI) dilakukan oleh TPNPB
  • Nabire (1 kasus): 1 korban jiwa (TPNPB) dilakukan oleh TNI/Polri
  • Dogiay (1 kasus): Tidak ada korban jiwa
  • Deiyai (1 kasus): 1 korban jiwa (sipil) dilakukan oleh OTK
  • Paniai (2 kasus): 1 korban jiwa (sipil), 1 korban luka tembak (sipil) dilakukan oleh Polri. 2 korban luka lempar (Polri) dilakukan oleh sipil. 9 korban penganiyaan (8 sipil dan 1 TNI) dilakukan oleh TPNPB
  • Merauke (1 kasus): 1 korban jiwa (TNI) dilakukan oleh TNI
  • Lanny Jaya (1 kasus): 1 korban jiwa (TNI) dilakukan oleh TNI
  • Timika (1 kasus): 4 korban jiwa (sipil) dilakukan oleh TNI dan sipil
  • Mappi (2 kasus): 2 korban jiwa (sipil), 10 korban luka (sipil) dilakukan oleh TNI. 1 korban luka bacok (sipil) dilakukan oleh sipil
  • Keerom (1 kasus): 3 korban penganiayaan (sipil) dilakukan oleh TNI
  • Yapen (1 kasus): 1 korban jiwa (sipil) dilakukan oleh TPNPB.
Baca Juga:  Militer Terus Dikerahkan ke Papua, Bukti Adanya Operasi Militer di Tanah Papua

Sumber: katadata.co.id

Related

You Might Also Like

Opini WTP Kembali Diraih, DPRK Yahukimo Mulai Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025

Besok, Gerakan Sion Kids Akan Long Mars di Kota Jayapura

Nyalakan Tungku Adat di DPRK Biak, Kepala Suku Tegas Tolak Militerisme dan PSN: Tanah Adat Bukan Objek Negara

Pemkab Yahukimo Gelar Rakor Bersama 517 Kepala Kampung, Tegaskan Komitmen Jaga Kondusivitas Daerah

Indonesia Mengintensifkan Operasi Keamanan di Tanah Papua

TAGGED:Aliansi Demokrasi untuk Papua (ALDP)Konflik Bersenjata di Papua Sepanjang 2022TNI/PolriTPNPB-OPM

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Yel-yel Papua Merdeka dan Teriakan Referendum Bukan Makar
Next Article Pemberian Hibah Mobil ke Pemprov Papua Pengunungan Bentuk Penghianatan Kesejahteraan Masyarakat Lanny Jaya
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Empat Mahasiswa ISBI Terima Hibah Kepala Kampung Yogonima
Pendidikan
25 minutes ago
Mahasiswa Yahukimo di Manokwari Diusir dari Kontrakan, Pemkab Didesak Segera Bertindak
Pendidikan
6 hours ago
KPA dan Pemkab Lanny Jaya Dorong ASN Sehat, Oby Yanengga Usul Tes HIV Berkala
Kesehatan Papua Pegunungan
10 hours ago
Pengurus Baru IKBD-KLPUW2S Dilantik, HMPJ Tekankan Peran Mahasiswa Hadapi Perubahan Zaman
Pendidikan
1 day ago
Baca juga
PolhukamTanah Papua

Pemuda Sepaham Lanny Jaya Desak Investigasi Insiden yang Lukai Dua Warga Sipil di Intan Jaya

4 months ago
Tanah Papua

Masyarakat Ingatkan Pj Gebernur Velix Wanggai Lokasi di Welesi Masih Bermasalah

3 years ago
KesehatanTanah Papua

Forum Pemberantasan Miras dan Narkoba Ajak Pemuda Baptis West Papua Sadar Akan Ancaman Kepunahan

1 year ago
PendidikanTanah Papua

Manfaatkan Media Sosial Untuk Kampanyekan Persoalan Papua

6 years ago
Tanah Papua

Aktivis Papua Ajak Masyarakat Dukung Anggota MRP Terpilih

3 years ago
PolhukamTanah Papua

Tim Pansus HAM MRPP Laporkan Situasi Lokasi Pengeboman oleh Militer Non-Organik di Lanny Jaya

12 months ago
Tanah Papua

PMKRI Jayapura: Uskup Agung Merauke Merusak Wibawa Gereja Katolik di Tanah Papua

2 years ago
Tanah Papua

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, PSU Di Distrik Wamena Kota Harus Dikawal Ketat Penyelenggara dan Kepolisian

3 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?