Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Ini yang Dibicarakan Gereja tentang Papua di Balik Pintu Sinode Keuskupan Jayapura
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Polhukam > Ini yang Dibicarakan Gereja tentang Papua di Balik Pintu Sinode Keuskupan Jayapura
PolhukamTanah Papua

Ini yang Dibicarakan Gereja tentang Papua di Balik Pintu Sinode Keuskupan Jayapura

admin
Last updated: February 6, 2026 15:24
By
admin
Byadmin
Follow:
21 Views
4 months ago
Share
Pembagian diskusi dalam kelompok pada Sinode Keuskupan Jayapura. Foto: Sinode Keuskupan Jayapura
SHARE

Jayapura, nirmeke.com – Sinode Keuskupan Jayapura 2026 bukan sekadar forum internal Gereja Katolik. Di balik pintu Sinode yang berlangsung sejak 2–8 Februari 2026, para imam, biarawan-biarawati, dan perwakilan umat awam membahas secara serius berbagai persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat Papua, mulai dari hak asasi manusia (HAM), kemanusiaan, konflik sosial, hingga kerusakan lingkungan dan ruang hidup masyarakat adat.

Iklan Nirmeke

Ketua Komisariat Daerah (Komda) Pemuda Katolik Provinsi Papua, Roberthus Yewen, menyatakan Sinode menjadi momentum penting untuk memastikan Gereja benar-benar hadir di tengah penderitaan umat, terutama mereka yang selama ini berada di pinggiran pelayanan.

“Gereja tidak boleh hanya bicara di altar. Pelayanan harus nyata dirasakan oleh umat miskin dan terlantar, anak yatim piatu, kelompok disabilitas, serta masyarakat di wilayah pelosok dan terpencil,” kata Roberthus di Jayapura, Selasa (3/2/2026).

Ia menegaskan bahwa isu HAM, kemanusiaan, dan perdamaian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari misi Gereja Katolik di Tanah Papua. Karena itu, Pemuda Katolik mendukung penuh sikap hierarki Keuskupan Jayapura yang mengedepankan dialog sebagai jalan utama penyelesaian konflik.

Baca Juga:  Bupati dan Wakil Bupati Jayapura Akan Dilantik pada 25 Maret 2025

“Dialog adalah kunci untuk memetakan akar persoalan dan menemukan solusi yang adil, agar masyarakat Papua dapat hidup aman dan damai di tanahnya sendiri,” ujarnya.

Sementara itu, Pastor Stasi Gereja Hati Kudus Yesus Koya Barat, RD Yohanes Jonga, Pr, menegaskan Sinode Keuskupan Jayapura bukan agenda seremonial, melainkan ruang refleksi kritis atas realitas hidup umat di akar rumput. Ia menyoroti kondisi masyarakat Papua yang semakin terdesak, meskipun hidup dekat dengan alam dan hutan.

“Sinode ini adalah kesempatan emas untuk melihat kondisi umat secara jujur. Mereka dekat dengan alam, tetapi kini semakin sulit bertahan hidup di atas tanah sendiri,” kata Pastor John Jonga.

Menurutnya, Sinode harus menjadi ruang aman bagi masyarakat Papua untuk menyuarakan hak-hak dasar, terutama terkait tanah, hutan, air, dan lingkungan hidup yang menjadi penopang kehidupan generasi mendatang.

“Jika Gereja mampu memfasilitasi suara umat soal ruang hidup, maka masyarakat Papua tidak akan lagi merasa terasing di tanahnya sendiri. Gereja harus hadir sebagai pendamping nyata,” tegasnya.

Sinode Keuskupan Jayapura 2026 menargetkan pembaruan visi dan misi Gereja dengan arah Gereja misioner yang mandiri, partisipatif, solider, dan terlibat aktif dalam kehidupan sosial masyarakat. Sinode juga diarahkan untuk memperkuat peran Gereja dalam advokasi HAM, perlindungan lingkungan, pembangunan perdamaian berbasis dialog, serta penguatan peran kaum muda dan umat awam.

Baca Juga:  Pagi tadi, Bendera Bintang Kejora Berkibar di Pasar Sinakma Wamena

Di sisi lain, Ketua Sinode Keuskupan Jayapura, Elpius Hugi, mengapresiasi keterlibatan Pemerintah Provinsi Papua dalam pelaksanaan Sinode. Ia menegaskan bahwa Gereja adalah mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan Papua yang berkeadilan dan bermartabat.

Sinode Keuskupan Jayapura 2026 diikuti sekitar 300 delegasi yang terdiri dari para imam, pimpinan kongregasi, biarawan dan biarawati, serta perwakilan umat awam dari seluruh wilayah Keuskupan Jayapura.

Pada pembukaan Sinode, Uskup Keuskupan Jayapura Mgr. Yanuarius Teofilus Matopai You menegaskan bahwa Sinode digelar sebagai respons atas kompleksitas persoalan Papua, mulai dari konflik sosial, kekerasan, kemiskinan struktural, hingga kerusakan lingkungan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat adat.

“Gereja dipanggil untuk tidak tinggal diam, tetapi terlibat aktif mendampingi umat dan membela martabat manusia,” ujar Uskup Yanuarius.(*)

Sumber: kabarpapua.co

Related

You Might Also Like

MRP Papua Pegunungan Dukung Rute Baru Sriwijaya Air, Minta Pemerintah Atur Pengendalian Penduduk

Festival Budaya ke-4, Bupati Lanny Jaya Resmi Luncurkan Batik Noken Karya Anak Daerah

Warga ditembak, Senator Lis Tabuni: Negara harusnya jadi pelindung

12 Point Program Perioritas Dalam 100 Hari Kerja Bupati Jayawijaya

Aliansi Masyarakat Distrik Walaik Tolak Kehadiran TNI Non Organik di Tanah Adat

TAGGED:Gereja KatolikKomda Pemuda Katolik Provinsi PapuaSinode Keuskupan Jayapura

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Ketua Komisi C DPRK Jayawijaya Resmi Buka Raker dan POF HMPJ Periode 2026–2027
Next Article Duel Legendaris Pembuka Liga 4 Papua Pegunungan: Persiwa Legend vs Persipura Legend
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

KNPB Serukan Konsolidasi Terbuka, Soroti Situasi Darurat Kemanusiaan di Papua
Polhukam Siaran Pers Tanah Papua
1 week ago
LBH Papua Merauke Minta Presiden Hentikan Pelibatan TNI dalam Sengketa Tanah Adat Marga Kamuyend
Lingkungan Nasional Siaran Pers Tanah Papua
1 week ago
Bupati Yunus Wonda Minta Warga Stop Berkebun di Kawasan Cagar Alam Cyclop
Uncategorized
1 week ago
Serangan Drone Bom di Nduga, Tiga Anggota TPNPB Gugur
Polhukam Tanah Papua
1 week ago
Baca juga
Ekonomi & BisnisTanah Papua

Pemprov Papua Pegunungan Luncurkan Program “Habis Apel, Minum Kopi Kita” untuk Dukung UMKM Lokal

9 months ago
Tanah Papua

Rekrutmen Anggota MRP Papua Pegunungan Harus Selektif

3 years ago
Tanah Papua

Pengurus DPC PDIP Kabupaten Puncak Jaya Gelar Temu Akbar Dengan Pendukungnya

2 years ago
NasionalPapua Tengah

Perkuat Jiwa Nasionalisme, Lis Tabuni Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI kepada Mahasiswa Intan Jaya di Nabire

2 months ago
InfrastrukturTanah Papua

Dua Dekade Terisolasi: Warga Lokpon Yahukimo Menanti Terang Pendidikan, Kesehatan, dan Listrik

11 months ago
Tanah Papua

Gelar Syukuran, Masyarakat Distrik Mugi dan Yogosem Apresiasi Pembangunan Era Bupati Yahuli

11 months ago
HeadlineTanah Papua

OPD di Provinsi Papua Pegunungan  Didominasi Honorer Non OAP

2 years ago
Tanah Papua

Ditjen Otda Kemendagri Pesan MRP Papua Pegunungan Jadi Corong Kawal Aspirasi OAP

2 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?