Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: 171 Tahun Injil Masuk Tanah Papua, PMKRI Jayapura: Gereja Harus Bersikap untuk Kemanusiaan
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Polhukam > 171 Tahun Injil Masuk Tanah Papua, PMKRI Jayapura: Gereja Harus Bersikap untuk Kemanusiaan
PolhukamTanah Papua

171 Tahun Injil Masuk Tanah Papua, PMKRI Jayapura: Gereja Harus Bersikap untuk Kemanusiaan

Agus Wilil
Last updated: February 6, 2026 13:57
By
Agus Wilil
ByAgus Wilil
Follow:
36 Views
4 months ago
Share
171 Tahun Injil Masuk Tanah Papua, PMKRI Jayapura: Gereja Harus Bersikap untuk Kemanusiaan - dok pribadi
SHARE

Jayapura, nirmeke.com — Peringatan 171 tahun Injil masuk ke Tanah Papua menjadi momentum refleksi kritis bagi Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Jayapura Santo Efrem. Organisasi mahasiswa Katolik ini menegaskan bahwa gereja tidak boleh berhenti pada perayaan seremonial, tetapi harus bersikap tegas membela kemanusiaan orang Papua.

Iklan Nirmeke

Setiap 5 Februari, masyarakat Papua mengenang peristiwa bersejarah masuknya Injil pertama kali di Pulau Mansinam, Teluk Doreh, Manokwari. Peristiwa tersebut terjadi pada 5 Februari 1855, saat dua misionaris asal Jerman, Carl Wilhelm Ottow dan Johann Gottlob Geissler, menginjakkan kaki di Tanah Papua membawa Alkitab dan iman Kristen.

Bagi orang Papua, Injil bukan sekadar ajaran keagamaan, tetapi menjadi bagian dari perjalanan perubahan sosial, budaya, dan cara pandang hidup masyarakat. Injil menyebar dari pesisir hingga ke pedalaman Papua, menembus hutan dan pegunungan, serta hidup berdampingan dengan realitas masyarakat adat.

Ketua Presidium PMKRI Cabang Jayapura Santo Efrem, Jasman Yaleget, mengatakan bahwa kehadiran Injil yang telah berlangsung hampir dua abad seharusnya berdampak nyata terhadap kehidupan kemanusiaan di Tanah Papua.

Baca Juga:  Pj Kondomo Didesak Hadirkan Pihak Pro Kontra Bahas Lokasi Pembangunan Kantor Gubernur

“Hari ini, 5 Februari 2026, kita memperingati 171 tahun Injil pertama kali masuk ke Tanah Papua. Injil datang pada 1855, jauh sebelum Papua dianeksasi ke dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia pada 1961,” ujar Jasman kepada nirmeke.com, Kamis (5/2/2026).

Menurutnya, meskipun Injil telah lama hadir, nilai-nilai kemanusiaan yang diajarkan Injil belum sepenuhnya terwujud dalam realitas hidup orang Papua.

“Pelanggaran HAM terus terjadi hampir 64 tahun. Kondisi kesehatan masyarakat masih memprihatinkan, kemiskinan meningkat, dan angka stunting di Tanah Papua terus bertambah. Ini menjadi pertanyaan besar tentang sejauh mana Injil benar-benar dihidupi,” tegasnya.

Jasman menilai peringatan Injil masuk Tanah Papua tidak boleh dimaknai sebatas ritual keagamaan, tetapi harus mendorong keberpihakan terhadap martabat manusia Papua.

“Dalam momen ini, kita tidak hanya berbicara tentang Injil, tetapi juga tentang manusia Papua. Kemanusiaan harus menjadi pusat perhatian,” katanya.

Ia juga menyerukan kepada seluruh elemen gereja, baik Gereja Katolik maupun denominasi gereja lainnya, agar berani menyuarakan suara kenabian di tengah situasi kemanusiaan Papua saat ini.

Baca Juga:  Semangat Mama-Mama Papua Warnai Konferensi Baptis, Bupati Lanny Jaya Serahkan Rp1 Miliar

“Kami meminta para pendeta dan pastor untuk berani menyuarakan kebenaran dan keadilan, baik di mimbar gereja maupun dalam kehidupan umat,” ujarnya.

Menurut Jasman, masih maraknya pembunuhan, kekerasan, dan pelanggaran HAM menjadi indikator bahwa nilai Injil belum sepenuhnya diwujudkan dalam kehidupan sosial di Tanah Papua.

“Gereja wajib bersuara. Peringatan Injil masuk Tanah Papua jangan hanya menjadi simbol, tetapi harus membawa perubahan nyata bagi orang Papua,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, PMKRI Cabang Jayapura mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga perdamaian di Tanah Papua.

“Kemanusiaan adalah yang utama. Kami mengajak semua pihak untuk terus menjaga perdamaian di atas Tanah Papua,” tutup Jasman.

PMKRI Cabang Jayapura juga menyampaikan ucapan selamat memperingati 171 tahun Injil masuk Tanah Papua, dengan harapan nilai kasih, keadilan, dan kemanusiaan sungguh hidup dan dirasakan oleh seluruh masyarakat Papua.(*)

Pewarta: Agus Wilil

Related

You Might Also Like

Pemkab Yahukimo Gelar Musrenbang RKPD dan Otonomi Khusus 2026

Rife Kerebea Ditahan Tanpa Dasar Hukum, Tim Hukum: PN Wamena dan Lapas Dituding Langgar HAM

Kaum Awam Katolik Papua Meluncurkan Petisi Sebagai Bentuk Protes Terhadap Uskup Agung Merauke

11 Warga Sipil Tewas, YKKMP Desak Negara Akhiri Konflik Bersenjata di Papua

Bupati Jayawijaya Serahkan Bansos Rp20,2 Miliar: Pastikan Tepat Sasaran dan Transparan

TAGGED:Jasman YalegetKetua Presidium PMKRI Cabang Jayapura Santo EfremOrganisasi mahasiswa KatolikPeringatan 171 tahun Injil masuk ke Tanah PapuaPMKRI Jayapura

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Masyarakat Adat Kwiyawagi Tolak Kehadiran TNI Non-Organik, Minta Presiden Tarik Pasukan
Next Article Sekolah Adat Hugulama Diharapkan Jadi Pusat Pendidikan Budaya di Papua Pegunungan
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

KNPB Serukan Konsolidasi Terbuka, Soroti Situasi Darurat Kemanusiaan di Papua
Polhukam Siaran Pers Tanah Papua
1 week ago
LBH Papua Merauke Minta Presiden Hentikan Pelibatan TNI dalam Sengketa Tanah Adat Marga Kamuyend
Lingkungan Nasional Siaran Pers Tanah Papua
1 week ago
Bupati Yunus Wonda Minta Warga Stop Berkebun di Kawasan Cagar Alam Cyclop
Uncategorized
1 week ago
Serangan Drone Bom di Nduga, Tiga Anggota TPNPB Gugur
Polhukam Tanah Papua
1 week ago
Baca juga
PolhukamTanah Papua

Tujuh Tahun, Masyarakat Nduga Dalam Intimidasi Konflik Berkepanjangan

2 years ago
Tanah Papua

Inflasi Kabupaten Jayawijaya Turun Signifikan

2 years ago
Kabar DaerahPolhukamTanah Papua

Senator Agustinus R. Kambuaya Soroti Ketimpangan Solidaritas: ‘Bantu Palestina, Tapi Lupakan Pengungsi Papua’

7 months ago

Front Mahasiswa Papua se Jawa Bali Demo Tolak DOB di Depan Kantor DPR RI

4 years ago
Raga Kogeya Koordinator Pengungsi Nduga di Wamena - Yefta/nirmeke
Catatan Aktivis PapuaTanah Papua

Raga Kogeya: Pengungsi Nduga Masih Diabaikan Oleh Pemerintah Indonesia

3 years ago
Ekonomi & BisnisPapua Pegunungan

Kadis Perindagkop Papua Pegunungan Kunjungi Kebun Kopi Nirmeke di Umpakalo, Dukung Usaha Petani Lokal

3 months ago
PolhukamSiaran PersTanah Papua

Penangkapan Paksa Stenly Dambujai di Depan Gereja Kerahiman Ilahi Merauke Diduga Langgar HAM dan Upaya Pembungkaman Suara Kaum Awam Katolik

6 months ago
Tanah Papua

Masyarakat Wamena Adukan Perampasan Tanah Adat ke Komnas HAM RI

3 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?