Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Penangkapan yang Berujung Kematian: Catatan Gelap Kekerasan Aparat di Yahukimo
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Polhukam > Penangkapan yang Berujung Kematian: Catatan Gelap Kekerasan Aparat di Yahukimo
PolhukamSiaran Pers

Penangkapan yang Berujung Kematian: Catatan Gelap Kekerasan Aparat di Yahukimo

admin
Last updated: September 11, 2025 12:33
By
admin
Byadmin
Follow:
174 Views
9 months ago
Share
Warga Yahukimo Letakkan Jenazah Vickto Deyal di Depan Polres, Tuntut Keadilan atas Dugaan Penganiayaan Polisi - Dok
SHARE

Oleh: Zhelsius Henius Asso, S.H – Pemerhati HAM Papua

Iklan Nirmeke

Pagi itu, Rabu, 3 September 2025, suasana di Jalur 1, depan Polsek Kota Yahukimo, tampak seperti biasa. Namun sekitar pukul 07.30 WIT, suasana berubah ketika aparat kepolisian Polres Yahukimo melakukan penangkapan terhadap seorang warga sipil bernama Victor B. Deyal.

Menurut keterangan keluarga dan saksi, Victor sempat melakukan perlawanan. Ia kemudian dilumpuhkan, dibawa ke Mapolres Yahukimo, dan sejak saat itu tidak pernah kembali dalam keadaan hidup.

Dari Tahanan Menjadi Jenazah

Kabar duka datang cepat. Setelah ditangkap, Victor diduga mengalami penyiksaan. Meski sudah tidak melakukan perlawanan, tubuhnya menjadi sasaran kekerasan. Pada pukul 18.00 WIT, pihak keluarga mendapat telepon dari kepolisian untuk segera datang ke RSUD Yahukimo.

Di rumah sakit, keluarga mendapati Victor sudah terbujur kaku. Tubuhnya penuh luka memar, tanda-tanda yang jelas bahwa ia mengalami kekerasan fisik berat. Dari tangan aparat, ia keluar hanya sebagai jenazah.

Baca Juga:  Keluarga dan 12 Suku Yahukimo Tolak ‘Bayar Nyawa’, Tuntut Keadilan untuk Vicktor Deyal

Kekerasan yang Berulang di Papua

Kasus Victor bukanlah peristiwa tunggal. Ia menambah panjang daftar praktik kekerasan aparat di tanah Papua. Dari Wamena hingga Dekai, dari Pegunungan Tengah hingga pesisir, pola yang sama terus berulang: penangkapan, penganiayaan, kematian tanpa proses hukum yang adil.

Sebagai pemerhati HAM, saya melihat kasus ini tidak sekadar soal Victor. Ini adalah cermin dari persoalan struktural: aparat yang seharusnya melindungi justru menjadi sumber rasa takut masyarakat. Hukum yang seharusnya menjadi tempat mencari keadilan, justru seakan kehilangan daya ketika pelaku adalah aparat bersenjata.

Tuntutan untuk Keadilan

Dalam kasus ini, ada beberapa hal mendesak yang harus dilakukan:

  1. Proses hukum terhadap oknum aparat Polres Yahukimo yang diduga terlibat dalam penyiksaan dan penganiayaan hingga menyebabkan kematian. Tidak boleh ada impunitas.
  2. Investigasi independen dari Komnas HAM RI, agar fakta diungkap tanpa intervensi kepolisian.
  3. Transparansi dari pihak kepolisian, termasuk membuka kronologi penangkapan, hasil visum, serta menjamin tidak ada intimidasi terhadap keluarga korban maupun saksi.
  4. Perlindungan terhadap keluarga korban oleh LPSK, karena seringkali keluarga menjadi rentan setelah menuntut keadilan.
Baca Juga:  West Papua Darurat HAM dan Demokrasi, Sekjen PBB Kapan Kunjungi Papua?

Negara Wajib Hadir

Victor hanyalah satu nama di antara sekian banyak korban kekerasan aparat di Papua. Namun setiap nyawa adalah unik dan tak tergantikan. Kematian Victor seharusnya menjadi peringatan keras bahwa praktik kekerasan dalam penegakan hukum tidak bisa lagi ditoleransi.

Negara tidak boleh berpangku tangan. Keadilan bagi keluarga korban adalah ujian sesungguhnya bagi komitmen negara terhadap hak asasi manusia.

Saya, sebagai pemerhati HAM di Papua, menegaskan bahwa Victor tidak boleh mati sia-sia. Kasus ini harus menjadi titik balik untuk menghentikan kekerasan yang selama ini dibiarkan berlangsung.(*)

Related

You Might Also Like

Ini 4 Poin Tuntutan Demo di Wamena Hari Ini

Pesawat Sipil Masih Beroperasi, Egianus Kogoya Warning Pj Bupati dan Pemkab Nduga

57 Pastor Pribumi Papua Serukan Referendum Untuk Papua

Ratusan TNI Non-Organik Masuk Ugem Tanpa Izin: Pemerhati HAM Papua Kecam Aksi Sepihak

Tiga Anggota DPRD Yahukimo Kunjungi Distrik Tangma, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Konflik

TAGGED:Catatan Gelap Kekerasan Aparat di YahukimoFront Justice for Vicktor DeyalPemerhati HAM PapuaZhelsius Henius Asso

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Festival Media se-Tanah Papua Pertama Digelar di Nabire, Hadirkan Ratusan Jurnalis dan Praktisi Nasional
Next Article Bupati Jayawijaya Tegaskan Pemerintah Siap Kawal Aspirasi, Minta Aksi Demo Tidak Ganggu Kinerja
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Ketua Baru KPA Jayawijaya Tonius Wenda dan Pengurus Bergerak Cepat, Renovasi Honai Kantor KPA dan Shelter Sebelum Memulai Pelayanan Keluar - Foto: Dok. KPA Jayawijaya
Tonius Wenda Tancap Gas Benahi KPA Jayawijaya
Kesehatan Papua Pegunungan
1 day ago
Kepala Distrik Bugukgona Salurkan Bibit Kelinci dan Ikan, Dorong Kemandirian Ekonomi Kampung
Ekonomi & Bisnis Papua Pegunungan
2 days ago
KNPI Yahukimo Bentuk Panitia Verifikasi OKP, Dorong Persatuan Pemuda dan Pemulihan Kondisi Daerah
Papua Pegunungan
2 days ago
Masyarakat Adat Yahukimo Tolak Pembangunan Pos TNI di Dekai, Sebut Abaikan Aspirasi Warga
Papua Pegunungan Polhukam
2 days ago
Baca juga
Kabar DaerahPolhukamTanah Papua

Sejumlah OPD dan Pejabat Bank Papua Terlibat Korupsi Dana Desa Miliaran Rupiah di Kabupaten Lanny Jaya

9 months ago
KerjasamaPolhukam

Masyarakat Adat Kwiyawagi Tolak Kehadiran TNI Non-Organik, Minta Presiden Tarik Pasukan

4 months ago
PolhukamTanah Papua

Terpidana Pembunuhan Tobias Silak di Yahukimo Diduga Bebas Berkeliaran di Polres Jayawijaya, Aparat Disorot

4 months ago
PolhukamTanah Papua

KNPB dan AMP Serahkan Surat Pemberitahuan Aksi ke Polrestabes Makassar

9 months ago
LingkunganPolhukamTanah Papua

Bentrok di Abepura, Aktivis AMPPTAP Terluka dan Ditangkap Saat Aksi Tolak Perampasan Tanah Adat Papua

8 months ago
HeadlinePolhukamTanah Papua

Ketua DPRP: Jangan Stigma Warga Papua Separatis dari Penampilan Gimbal dan Janggut

12 months ago
Catatan Aktivis PapuaSiaran Pers

Masyarakat Tiga Aliansi Suku Hubula Butuh Dukungan Semua Komponen Suku di Lapago

3 years ago
PolhukamSiaran Pers

Mahasiswa Papua Gelar Aksi Solidaritas di Makassar, Tuntut Pembebasan Empat Tahanan Politik Tanpa Syarat

8 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?