Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Peringati Rasisme dan New York Agreement, KNPB Akan Mobilisasi Rakyat Papua Turun Jalan
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Pena Papua > Catatan Aktivis Papua > Peringati Rasisme dan New York Agreement, KNPB Akan Mobilisasi Rakyat Papua Turun Jalan
Catatan Aktivis PapuaTanah Papua

Peringati Rasisme dan New York Agreement, KNPB Akan Mobilisasi Rakyat Papua Turun Jalan

Redaksi
Last updated: August 21, 2023 08:28
By
Redaksi
ByRedaksi
Follow:
1.6k Views
3 years ago
Share
Demo Rasisme di Papua tahun 2019- (Aguz/Nirmeke)
SHARE

Jayapura, nirmeke.com — Komite Nasional Papua Barat sudah menetapkan bulan Agustus sebagai bulan Rasisme.

Iklan Nirmeke

Hal tersebut di tegaskan Agus Kossay Ketua Umum Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Pusat dalam siaran persnya, Minggu, (13/8/2023), di Jayapura.

Dan Kossay juga mengatakan tanggal 15 Agustus 2023, rakyat Papua akan turun jalan dalam rangka memperingati sekaligus memprotes hari perjanjian New York Agreement dimana nasib dan masa depan orang Papua dintentukan oleh Amerika, Belanda, dan Indonesia tanpa melibatkan orang Papua sebagai subjek hukum dan politik.

“Praktek kotor ini pula bagian dari pada rasialisme penjajah di aspek politik, seperti diskriminasi bangsa Papua dan mengganggap bangsa Papua masih inferior atau masih primitif dan lainnya,” kata Kossay.

Maka, KNPB menegaskan dan  menghimbau kepada seluruh rakyat Papua siapkan basis perlawanan menuju Aksi Nasional di seluruh teritorial Papua Barat pada tanggal 15 Agustus 2023.

Baca Juga:  Saatnya Kaum Sarjana Berdiri Bersama Rakyat

“Mulai dari hari ini 10 Agustus 2023, masing-masing rakyat Papua melakukan konsolidasi disetiap basis, sel-sel, sesama rakyat tertindas untuk melakukan perlawanan damai sebagai bentuk protes terhadap perlakuan praktek kotor yang tidak perikemanusiaan atas orang asli Papua diatas tanah air kita,” kata Kossay.

Ia menegaskan seluruh pelosok tanah Papua dari Sorong-Merauke akan melakukan aksi serentak pada 15 Agustus 2023, sesuai kondisi wilayah masing-masing.

“Kehadiran Indonesia di Papua itu ilegal dan tidak Sah, sebab Indonesia perlakuan OAP tidak sesuai amanat semangat Deklarasi Resolusi PBB tentang dewan perwalian pada tahun 1949, bahwa setiap wilayah-wilayah yang belum berpemerintahan agar segera melakukan proses penyiapan/dipersiapkan untuk Menuju negara sendiri, namun disini Indonesia gagal dalam mempraktekkannya di tanah Papua sebagai wilayah terkoloni,” ujarnya.

Baca Juga:  SAKTPP Gelar Diskusi Publik Terkait Pembunuhan Keji Terhadap Dua Ibu Berstatus Pengungsi di Yahukimo

Selanjutnya, kata Kossay, tepat bulan ini juga secara organisasi KNPB sudah mencabut Mike, Megapon yang pernah digantung pada 2018 sejak Kongres 2 KNPB di Vietnam, dan secara resmi KNPB bersama rakyat Papua akan kembali ke jalanan demokrasi, hiasi jalanan dengan bendera perlawanan, sembari kenakan baju Army kita nyatakan sikap dan jiwa militansi untuk berjuang bebaskan bangsa kita dari penindasan kolonialisme Indonesia.

“Maka, rakyat Papua yang terkoloni saatnya siapakan basis Perlawanan, siapkan diri, menunggu setiap himbauan-himbauan Aksi Nasional serentak di seluruh pelosok teritorial West Papua. Salam Pembebasan!,” tegasnya. (*)

Pewarta: Aguz Pabika

Related

You Might Also Like

Pemuda Kota Jayapura Gelar Ibadah Gabungan dan Penyerahan Piala Persahabatan

Perkuat Jiwa Nasionalisme, Lis Tabuni Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI kepada Mahasiswa Intan Jaya di Nabire

Wakil Gubernur Papua Pegunungan Ajak Warga Yalimo Bangkit Pasca Kerusuhan: “Tidak Boleh Ada Rasisme”

Pemuda Baptis West Papua Gelar Pra-HUT ke-20 dan Natal 2025 di Wamena

DPW Partai GEMA Bangsa Papua Perkuat Struktur Hingga ke Tingkat Kampung

TAGGED:Agus Kossay Ketua Umum Komite Nasional Papua Barat (KNPB) PusatDemo KNPB di PapuaPapua MerdekaPerjanjian New York Agreement

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Sah, Jemaat GIDI Kanaan Sentani Menerima Surat Rekomendasi Pelayanan
Next Article Wamena Seperti Anak Kehilangan Induk
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

KNPB Serukan Konsolidasi Terbuka, Soroti Situasi Darurat Kemanusiaan di Papua
Polhukam Siaran Pers Tanah Papua
1 week ago
LBH Papua Merauke Minta Presiden Hentikan Pelibatan TNI dalam Sengketa Tanah Adat Marga Kamuyend
Lingkungan Nasional Siaran Pers Tanah Papua
1 week ago
Bupati Yunus Wonda Minta Warga Stop Berkebun di Kawasan Cagar Alam Cyclop
Uncategorized
1 week ago
Serangan Drone Bom di Nduga, Tiga Anggota TPNPB Gugur
Polhukam Tanah Papua
1 week ago
Baca juga
NasionalPendidikanTanah Papua

Anggota DPR RI Arianto Kogoya Hadiri Seminar Nasional BEM Uncen, Tekankan Pentingnya Pendidikan Inklusif di Papua

6 months ago
Tanah Papua

Berita kunjungan Jokowi ke Papua tenggelam Dengan Kunjungan Uskup ke Wamena

3 years ago
Catatan Aktivis Papua

Opini | Egianus Kogoya, Literasi dan Makna Kebebasan

12 months ago
Papua PegununganTanah Papua

SEPAHAM dan PPDI Lanny Jaya Nyatakan Papua Darurat Kemanusiaan dan Militerisme

1 month ago
Tanah Papua

Pemuda Baptis Tiga Wilayah Gelar Seminar Sehari di Wilayah Karu, Soroti Lima Isu Strategis

10 months ago
Papua PegununganPendidikanSastra

Sekolah Adat Hugulama Diharapkan Jadi Pusat Pendidikan Budaya di Papua Pegunungan

4 months ago
PolhukamTanah Papua

Negara Abai, 23 Warga Tewas dan Hilang di Meborok Nduga Akibat Banjir Bandang

7 months ago
KesehatanPapua Pegunungan

KPA Tolikara Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS kepada Remaja di Wunin II

3 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?